Golkar Pasang Badan! Idrus Tegaskan Dukung Total Diplomasi Bebas Aktif Prabowo di AS
Rabu, 18 Feb 2026 20:27
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham. Istimewa
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Luar Negeri, Idrus Marham menegaskan partainya mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang disebut “mengalir tetapi tidak hanyut”.
“Kalau mau diperhitungkan di percaturan global, Indonesia jangan pernah main setengah-setengah! Sekali maju, maju terus!," tegas Idrus. Penegasan ini disampaikan berkaitan dengan kunjungan kerja Prabowo ke Washington DC, Amerika Serikat.
Lebih jauh Idrus mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia telah menginstruksikan seluruh kader untuk mendukung penuh kebijakan politik luar negeri Presiden.
Menurut dia, langkah Prabowo bukan hanya tepat secara konseptual, tetapi juga efektif secara strategi. Golkar sepenuhnya yakin, karakter politik luar negeri Indonesia, semenjak Merdeka tidak pernah dijalankan di atas rel diplomasi setengah hati, diplomasi Indonesia bebas-aktif, luwes-tegas! Karena semenjak merdeka Indonesia menyadari dirinya memiliki peran sebagai moral force dunia.
Maka di tengah lanskap geopolitik global yang “terkotak-kotak” dan rapuh konflik, terbuka urgensi Indonesia untuk menjembatani perbedaan dan mendorong dialog konstruktif antarnegara, sekaligus menginisiasi pemufakatan perdamaian yang berbasis keadilan dan kemanusiaan demi terwujudnya perdamaian abadi di tengah pergaulan dunia.
Semua ini, menurut Idrus Marham, harus dijadikan pertimbangan yang terang benderang, dalam memahami argument penting kunjungan Presiden ke Washington DC, Amerika Serikat. Bahkan Golkar ingin lebih menegaskan, bahwa ini bukan sekadar kunjungan kenegaraan biasa, melainkan representasi dari komitmen bangsa Indonesia dalam panggung dunia.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo bertolak ke Washington DC pada Senin (16/2/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Dan Presiden berangkat bukan semata-mata karena undangan tapi lebih dari itu, ada Amanah mulia sebagaimana pembukaan UUD 1945: ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Jadi ada moral force, di situ," tegas Idrus.
Maka, kunjungan ini menjadi momentum Indonesia menunjukkan, bahwa politik luar negeri yang bebas aktif bukan hanya slogan, tetapi prinsip yang harus diperjuangkan dan diwujudkan melalui diplomasi konkret dan partisipasi aktif dalam berbagai forum internasional.
“Kalau tidak sesuai prinsip, kita percaya Pak Prabowo akan mengambil sikap tegas bila prinsip-prinsip dasar kepentingan bangsa Indonesia tidak terpenuhi. Kita tahu beliau punya patriotisme dan nasionalisme yang kuat,” terang Idrus.
Idrus menekankan, politik bebas aktif yang dijalankan Prabowo berakar pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Secara konseptual, kebijakan itu dinilai sejalan dengan ideologi bangsa. Sementara secara strategis, pendekatan tersebut dianggap efektif karena membuka ruang komunikasi dengan berbagai negara tanpa kehilangan jati diri nasional.
“Bebas aktif itu artinya kita berkomunikasi dengan siapa saja, membawa gagasan dan keyakinan kita sendiri. Mengalir, tetapi tidak hanyut. Itu yang sedang dijalankan Pak Presiden,” kata dia.
Sekali lagi Golkar, lanjut Idrus, memandang langkah Prabowo dalam menghadiri dan terlibat aktif di forum-forum internasional mencerminkan strategi diplomasi yang matang dan terukur.
Menurut idrus, sudah waktunya, Indonesia tidak duduk puas di kursi tribun kehormatan, kalau itu hanya akan menjadikannnya penonton percaturan global.
“Sekuat pikiran, dengan segala ide dan gagasan diplomatiknya, Indonesia harus tampil menjadi aktor diplomasi yang diperhitungkan, yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak tanpa kehilangan jati diri dan prinsip,” tambah Idrus.
Kehadiran Indonesia dalam berbagai platform multilateral menunjukkan bahwa diplomasi Prabowo dibangun atas fondasi kepercayaan diri nasional yang kuat. Setiap gagasannya di forum internasional, menjadi langkah sistematis menempatkan Indonesia menjadi kekuatan penyeimbang yang kredibel, yang mampu berbicara dengan otoritas moral sekaligus kapasitas peran yang terus berkembang.
“Pak Bahlil meyakini secara ideologis dan strategis langkah ini benar. Karena itu, seluruh keluarga besar Partai Golkar diminta memberikan dukungan sepenuhnya,” ucap Idrus.
Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan itu akan membahas penguatan hubungan Indonesia–Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai bidang.
Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra yang setara, yang memiliki visi jelas tentang masa depan kawasan Indo-Pasifik dan dunia.
Bagi rakyat Indonesia, keberangkatan sang presiden adalah simbol kebanggaan nasional—bahwa bangsa ini tidak hanya mampu menjaga kedaulatan di dalam negeri, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan damai, sesuai dengan cita-cita luhur yang telah diwariskan oleh para pendiri republik ini.
Selain itu, Prabowo juga diagendakan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (Bo) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza, serta menandatangani kesepakatan terkait tarif impor Amerika Serikat.
“Kalau mau diperhitungkan di percaturan global, Indonesia jangan pernah main setengah-setengah! Sekali maju, maju terus!," tegas Idrus. Penegasan ini disampaikan berkaitan dengan kunjungan kerja Prabowo ke Washington DC, Amerika Serikat.
Lebih jauh Idrus mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia telah menginstruksikan seluruh kader untuk mendukung penuh kebijakan politik luar negeri Presiden.
Menurut dia, langkah Prabowo bukan hanya tepat secara konseptual, tetapi juga efektif secara strategi. Golkar sepenuhnya yakin, karakter politik luar negeri Indonesia, semenjak Merdeka tidak pernah dijalankan di atas rel diplomasi setengah hati, diplomasi Indonesia bebas-aktif, luwes-tegas! Karena semenjak merdeka Indonesia menyadari dirinya memiliki peran sebagai moral force dunia.
Maka di tengah lanskap geopolitik global yang “terkotak-kotak” dan rapuh konflik, terbuka urgensi Indonesia untuk menjembatani perbedaan dan mendorong dialog konstruktif antarnegara, sekaligus menginisiasi pemufakatan perdamaian yang berbasis keadilan dan kemanusiaan demi terwujudnya perdamaian abadi di tengah pergaulan dunia.
Semua ini, menurut Idrus Marham, harus dijadikan pertimbangan yang terang benderang, dalam memahami argument penting kunjungan Presiden ke Washington DC, Amerika Serikat. Bahkan Golkar ingin lebih menegaskan, bahwa ini bukan sekadar kunjungan kenegaraan biasa, melainkan representasi dari komitmen bangsa Indonesia dalam panggung dunia.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo bertolak ke Washington DC pada Senin (16/2/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Dan Presiden berangkat bukan semata-mata karena undangan tapi lebih dari itu, ada Amanah mulia sebagaimana pembukaan UUD 1945: ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Jadi ada moral force, di situ," tegas Idrus.
Maka, kunjungan ini menjadi momentum Indonesia menunjukkan, bahwa politik luar negeri yang bebas aktif bukan hanya slogan, tetapi prinsip yang harus diperjuangkan dan diwujudkan melalui diplomasi konkret dan partisipasi aktif dalam berbagai forum internasional.
“Kalau tidak sesuai prinsip, kita percaya Pak Prabowo akan mengambil sikap tegas bila prinsip-prinsip dasar kepentingan bangsa Indonesia tidak terpenuhi. Kita tahu beliau punya patriotisme dan nasionalisme yang kuat,” terang Idrus.
Idrus menekankan, politik bebas aktif yang dijalankan Prabowo berakar pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Secara konseptual, kebijakan itu dinilai sejalan dengan ideologi bangsa. Sementara secara strategis, pendekatan tersebut dianggap efektif karena membuka ruang komunikasi dengan berbagai negara tanpa kehilangan jati diri nasional.
“Bebas aktif itu artinya kita berkomunikasi dengan siapa saja, membawa gagasan dan keyakinan kita sendiri. Mengalir, tetapi tidak hanyut. Itu yang sedang dijalankan Pak Presiden,” kata dia.
Sekali lagi Golkar, lanjut Idrus, memandang langkah Prabowo dalam menghadiri dan terlibat aktif di forum-forum internasional mencerminkan strategi diplomasi yang matang dan terukur.
Menurut idrus, sudah waktunya, Indonesia tidak duduk puas di kursi tribun kehormatan, kalau itu hanya akan menjadikannnya penonton percaturan global.
“Sekuat pikiran, dengan segala ide dan gagasan diplomatiknya, Indonesia harus tampil menjadi aktor diplomasi yang diperhitungkan, yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak tanpa kehilangan jati diri dan prinsip,” tambah Idrus.
Kehadiran Indonesia dalam berbagai platform multilateral menunjukkan bahwa diplomasi Prabowo dibangun atas fondasi kepercayaan diri nasional yang kuat. Setiap gagasannya di forum internasional, menjadi langkah sistematis menempatkan Indonesia menjadi kekuatan penyeimbang yang kredibel, yang mampu berbicara dengan otoritas moral sekaligus kapasitas peran yang terus berkembang.
“Pak Bahlil meyakini secara ideologis dan strategis langkah ini benar. Karena itu, seluruh keluarga besar Partai Golkar diminta memberikan dukungan sepenuhnya,” ucap Idrus.
Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan itu akan membahas penguatan hubungan Indonesia–Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai bidang.
Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra yang setara, yang memiliki visi jelas tentang masa depan kawasan Indo-Pasifik dan dunia.
Bagi rakyat Indonesia, keberangkatan sang presiden adalah simbol kebanggaan nasional—bahwa bangsa ini tidak hanya mampu menjaga kedaulatan di dalam negeri, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan damai, sesuai dengan cita-cita luhur yang telah diwariskan oleh para pendiri republik ini.
Selain itu, Prabowo juga diagendakan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (Bo) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza, serta menandatangani kesepakatan terkait tarif impor Amerika Serikat.
(UMI)
Berita Terkait
News
Idrus Marham Luncurkan Buku “Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban” di Jakarta
Buku berjudul Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban karya Idrus Marham akan diluncurkan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Novotel, Jakarta, Senin (24/08/2026) hari ini.
Minggu, 23 Agu 2026 20:27
Sulsel
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
Ketua DPD I Golkar Sulsel, IAS mempertemukan Bupati Soppeng H Suwardi Haseng dan Bupati 2014-2024 sekaligus Ketua Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak yang juga akrab disapa Andi Dulli.
Sabtu, 22 Agu 2026 16:18
News
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
Roadshow 2 merupakan kelanjutan dari roadshow tahap pertama yang sebelumnya menyasar 13 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan pada 10–14 Agustus 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 09:23
Sulsel
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Lukman B Kady menginginkan figur yang lincah untuk mengisi jabatan sekretaris DPD I Golkar Sulsel kedepan. Tujuannya untuk memudahkan kinerja Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai ketua terpilih.
Selasa, 18 Agu 2026 16:57
Sulsel
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
Partai Golkar Luwu Timur mulai membuka ruang lebih lebar bagi munculnya kekuatan politik baru.
Sabtu, 15 Agu 2026 14:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
2
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
2
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng