SPJM Kunjungan Silaturahmi ke SINDO Makassar: Bahas Kolaborasi & Capaian Program TJSL Berdampak
Kamis, 28 Agu 2025 19:19

Manajemen SPJM dan SINDO Makassar berfoto bersama seusai kunjungan silaturahmi di kantor SINDO Makassar, pada Kamis (28/8/2025). Foto/Maman Sukirman
MAKASSAR - Manajemen PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), salah satu subholding PT Pelindo, berkomitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama media. SPJM juga memastikan terus memberikan kontribusi terbaik bagi negara, masyarakat, dan lingkungan melalui ragam program TJSL berdampak.
Hal itu disampaikan oleh SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, saat kunjungan silaturahmi ke kantor SINDO Makassar, Kamis (28/8/2025). Turut hadir pada kunjungan itu yakni VP Komunikasi Korporasi SPJM, Atik Mei, dan timnya. Mereka diterima oleh Pimpinan Redaksi Agus Nyomba dan Manager Bisnis Andi Ibrahim.
"Ini bentuk silaturahmi. Ya, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Tentunya, kami ingin apa yang telah terjalin baik selama ini, bisa lebih baik lagi pada masa mendatang," kata dia.
Pada kesempatan itu, Patrick juga membahas mengenai kinerja SPJM, yang hingga kuartal II 2025 cukup solid. Sejumlah indikator menunjukkan pertumbuhan positif. SPJM yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) konsisten mendukung kinerja Pelindo secara umum.
Tidak kalah penting, kehadiran SPJM juga telah memberikan sumbangsih, baik bagi negara dan daerah, masyarakat dan lingkungan. Perusahaan memiliki sederet program TJSL yang berfokus pada sektor pendidikan, UMKM, dan lingkungan yang terbukti memberikan dampak positif.
Di bidang lingkungan, SPJM telah melakukan sejumlah inisiatif penting, seperti penanaman ratusan pohon buah di Maros serta penanaman puluhan ribu bibit mangrove di Maros dan Takalar. Terbaru, SPJM menanam setidaknya 5.000 bibit pohon endemik yang rata-rata hampir punah di Gowa.
"Ada pohon Bitti yang merupakan bahan baku pembuatan kapal Pinisi dan adapula pohon kayu Uru yang merupakan bahan pembuatan Tongkonan. Ke depan masih akan terus kami lakukan dan termasuk rencana membantu bibit pohon Pinus untuk pemerintah Gowa," ungkapnya.
SPJM juga menjalankan program Sustainable Village di Desa Wisata Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan sejumlah anak perusahaan. Program ini mencakup pemasangan solar panel, pembuatan komposter, serta perbaikan dan rebranding kapal Jolloro untuk masyarakat desa.
Selanjutnya, di bidang Pendidikan, SPJM memiliki program Pelindo Juara, yang memberikan beasiswa kepada anak-anak pekerja kurang mampu, terutama yang bekerja sebagai security dan cleaning service di lingkungan SPJM.
Berikutnya, ada program Workshop Safety and Environment yang ditujukan kepada agen kapal sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap keselamatan kerja. Program ketiga adalah Pelindo Vokasi, yang menawarkan pelatihan sertifikasi pengelasan, bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi di Makassar, serta di Jakarta bersama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (PT JPPI), anak perusahaan SPJM.
Adapun di bidang UMKM, SPJM menyelenggarakan pelatihan digital marketing bagi mitra UMK seperti Tapoji Food dan program Pelindo Difablepreneur, yang memberikan pelatihan life skill kepada difabel, termasuk pelatihan barista dan pembuatan handycraft. Selain itu, SPJM juga menginisiasi kolaborasi dengan TJSL Pelindo Grup Wilayah Makassar melalui program Teman Nelayan dan Pelita.
Terbaru, ada program SPJM Support UMKM. Lewat program ini, perusahaan melakukan pembinaan terhadap UMKM untuk bisa naik kelas. VP Komunikasi Korporasi SPJM, Atik Mei, menyampaikan beberapa UMKM binaan menunjukkan perkembangan positif. "Beberapa ada yang menembus pasar retail modern, ada yang masuk Indomaret," tuturnya.
Hal itu disampaikan oleh SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, saat kunjungan silaturahmi ke kantor SINDO Makassar, Kamis (28/8/2025). Turut hadir pada kunjungan itu yakni VP Komunikasi Korporasi SPJM, Atik Mei, dan timnya. Mereka diterima oleh Pimpinan Redaksi Agus Nyomba dan Manager Bisnis Andi Ibrahim.
"Ini bentuk silaturahmi. Ya, untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Tentunya, kami ingin apa yang telah terjalin baik selama ini, bisa lebih baik lagi pada masa mendatang," kata dia.
Pada kesempatan itu, Patrick juga membahas mengenai kinerja SPJM, yang hingga kuartal II 2025 cukup solid. Sejumlah indikator menunjukkan pertumbuhan positif. SPJM yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) konsisten mendukung kinerja Pelindo secara umum.
Tidak kalah penting, kehadiran SPJM juga telah memberikan sumbangsih, baik bagi negara dan daerah, masyarakat dan lingkungan. Perusahaan memiliki sederet program TJSL yang berfokus pada sektor pendidikan, UMKM, dan lingkungan yang terbukti memberikan dampak positif.
Di bidang lingkungan, SPJM telah melakukan sejumlah inisiatif penting, seperti penanaman ratusan pohon buah di Maros serta penanaman puluhan ribu bibit mangrove di Maros dan Takalar. Terbaru, SPJM menanam setidaknya 5.000 bibit pohon endemik yang rata-rata hampir punah di Gowa.
"Ada pohon Bitti yang merupakan bahan baku pembuatan kapal Pinisi dan adapula pohon kayu Uru yang merupakan bahan pembuatan Tongkonan. Ke depan masih akan terus kami lakukan dan termasuk rencana membantu bibit pohon Pinus untuk pemerintah Gowa," ungkapnya.
SPJM juga menjalankan program Sustainable Village di Desa Wisata Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan sejumlah anak perusahaan. Program ini mencakup pemasangan solar panel, pembuatan komposter, serta perbaikan dan rebranding kapal Jolloro untuk masyarakat desa.
Selanjutnya, di bidang Pendidikan, SPJM memiliki program Pelindo Juara, yang memberikan beasiswa kepada anak-anak pekerja kurang mampu, terutama yang bekerja sebagai security dan cleaning service di lingkungan SPJM.
Berikutnya, ada program Workshop Safety and Environment yang ditujukan kepada agen kapal sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap keselamatan kerja. Program ketiga adalah Pelindo Vokasi, yang menawarkan pelatihan sertifikasi pengelasan, bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi di Makassar, serta di Jakarta bersama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (PT JPPI), anak perusahaan SPJM.
Adapun di bidang UMKM, SPJM menyelenggarakan pelatihan digital marketing bagi mitra UMK seperti Tapoji Food dan program Pelindo Difablepreneur, yang memberikan pelatihan life skill kepada difabel, termasuk pelatihan barista dan pembuatan handycraft. Selain itu, SPJM juga menginisiasi kolaborasi dengan TJSL Pelindo Grup Wilayah Makassar melalui program Teman Nelayan dan Pelita.
Terbaru, ada program SPJM Support UMKM. Lewat program ini, perusahaan melakukan pembinaan terhadap UMKM untuk bisa naik kelas. VP Komunikasi Korporasi SPJM, Atik Mei, menyampaikan beberapa UMKM binaan menunjukkan perkembangan positif. "Beberapa ada yang menembus pasar retail modern, ada yang masuk Indomaret," tuturnya.
(TRI)
Berita Terkait

Ekbis
SPJM Laksanakan Pemanduan di Tersus Sumuradem, Jamin Layanan Profesional & Berkelanjutan
SPJM menyelenggarakan sosialisasi pelayanan pemanduan dan penundaan di Terminal Khusus (Tersus) Sumuradem, wilayah Wajib Pandu Kelas I Indramayu, Jawa Barat.
Sabtu, 23 Agu 2025 18:36

News
Survei Kepuasan Pelanggan IPCM: Layanan Pandu & Tunda Kapal Dapat Rating Sangat Puas
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) kembali melaksanakan Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) untuk Tahun Penilaian 2024 di wilayah pelimpahan Area V.
Kamis, 21 Agu 2025 20:15

News
SPJM Perkuat Kompetensi SDM Bidang Hukum Lewat In-House Training
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) menggelar in-house training (IHT) dan forum diskusi (FGD) untuk memperkuat kompetensi SDM di bidang hukum.
Rabu, 20 Agu 2025 17:47

News
Meriahkan HUT RI, Pelindo Group Makassar Gelar Senam, Donor Darah, & Bazar UMKM
Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di lingkungan Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.
Jum'at, 15 Agu 2025 20:50

News
PLN Bangun Lab TIK di SMKN 1 Konawe, Akhiri Perjalanan 30 Km bagi Siswa & Guru
Selama bertahun-tahun, puluhan siswa dan guru SMKN 1 Konawe Utara harus menempuh perjalanan sejauh 30 Km setiap kali pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berlangsung.
Kamis, 14 Agu 2025 15:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Dua Kelompok Nelayan Konflik Soal Alat Tangkap, DKP Sulsel Damaikan
2

Tingkatkan Kreativitas Anak, Pertamina Enduro Gelar Lomba Mewarnai di SDN Mangkura
3

Jeneponto Feroza Club Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Feroza se-Sulawesi
4

Dorong Perguruan Tinggi Mendunia, Prof JJ Tepat Pimpin Unhas di Masa Datang
5

Ajang Baznas Award 2025, Wakil Rektor IV UMI Jalin Peluang Kerjasama Baznas RI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Dua Kelompok Nelayan Konflik Soal Alat Tangkap, DKP Sulsel Damaikan
2

Tingkatkan Kreativitas Anak, Pertamina Enduro Gelar Lomba Mewarnai di SDN Mangkura
3

Jeneponto Feroza Club Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Feroza se-Sulawesi
4

Dorong Perguruan Tinggi Mendunia, Prof JJ Tepat Pimpin Unhas di Masa Datang
5

Ajang Baznas Award 2025, Wakil Rektor IV UMI Jalin Peluang Kerjasama Baznas RI