Capaian Safety SPJM, 19 Juta Jam Pelayanan Dengan Zero Fatality
Jum'at, 20 Feb 2026 13:58
SPJM menunjukkan komitmen tertinggi perusahaan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) menunjukkan komitmen tertinggi perusahaan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di seluruh wilayah operasional sehingga berhasil meraih predikat Zero Fatality selama periode tahun 2025.
Nihil fatality sendiri sangat penting diterapkan oleh perusahaan karena menyangkut tingkat safety yang tinggi dan memerlukan konsistensi antara budaya, kinerja, dan komunikasi K3 diseluruh lini Perusahaan.
SPJM sebagai perusahaan yang bergerak di industri berisiko tinggi, berhasil mencapai total 19.347.232 jam kerja pelayaan dengan status nihil fatality selama periode tahun 2025 dan mendapatkan penghargaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selaku Holding. Penghargaan yang diserahkan oleh Group Head K3 dan Sistem Manajemen PT Pelindo kepada manajemen SPJM pada Safety Forum yang dihadiri oleh perwakilan entitas Pelindo Grup.
“Capaian ini bukan sekedar angka namun sebagai wujud dari upaya berkelanjutan kami untuk perbaikan layanan dan juga konsistensi penerapan K3L oleh seluruh insan SPJM Grup di seluruh lini Perusahaan sehingga tidak hanya menciptakan awareness namun menjadikan K3 menjadi budaya dalam bekerja memberikan pelayanan kepada pengguna jasa, ujar Tubagus Patrick, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.
Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan SPJM Grup dalam memperkuat implementasi program K3 sebagai bagian dari komitmen mencapai Zero Accident (Fatality).
Upaya pencegahan dilakukan melalui peningkatan safety awareness kepada seluruh pekerja dan pihak eksternal, dibarengi dengan komitmen top management melalui agenda rutin management walktrough, dan peningkatan kompetensi dan pemenuhan sarana dan prasarana K3, serta optimalisasi kesiapsiagaan darurat melalui basic life support training dan safety drill sebagai langkah nyata dalam membangun budaya keselamatan yang konsisten.
Pengendalian risiko juga diperkuat melalui penyusunan risk register (IBPR dan HRA) di seluruh unit kerja.
“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kami kepada seluruh insan SPJM yang berdedikasi dalam menaati pada aturan K3L saat bekerja. Penghargaan ini tentunya menjadi pemacu bagi seluruh insan SPJM untuk terus dispilin dalam pelaksanaan K3L sebagai bentuk penegasan bahwa keselamatan bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap insan perusahaan bekerja dengan aman dan pulang dengan selamat,” kata Sekretaris Perusahaan SPJM Tubagus Patrick.
Nihil fatality sendiri sangat penting diterapkan oleh perusahaan karena menyangkut tingkat safety yang tinggi dan memerlukan konsistensi antara budaya, kinerja, dan komunikasi K3 diseluruh lini Perusahaan.
SPJM sebagai perusahaan yang bergerak di industri berisiko tinggi, berhasil mencapai total 19.347.232 jam kerja pelayaan dengan status nihil fatality selama periode tahun 2025 dan mendapatkan penghargaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selaku Holding. Penghargaan yang diserahkan oleh Group Head K3 dan Sistem Manajemen PT Pelindo kepada manajemen SPJM pada Safety Forum yang dihadiri oleh perwakilan entitas Pelindo Grup.
“Capaian ini bukan sekedar angka namun sebagai wujud dari upaya berkelanjutan kami untuk perbaikan layanan dan juga konsistensi penerapan K3L oleh seluruh insan SPJM Grup di seluruh lini Perusahaan sehingga tidak hanya menciptakan awareness namun menjadikan K3 menjadi budaya dalam bekerja memberikan pelayanan kepada pengguna jasa, ujar Tubagus Patrick, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.
Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan SPJM Grup dalam memperkuat implementasi program K3 sebagai bagian dari komitmen mencapai Zero Accident (Fatality).
Upaya pencegahan dilakukan melalui peningkatan safety awareness kepada seluruh pekerja dan pihak eksternal, dibarengi dengan komitmen top management melalui agenda rutin management walktrough, dan peningkatan kompetensi dan pemenuhan sarana dan prasarana K3, serta optimalisasi kesiapsiagaan darurat melalui basic life support training dan safety drill sebagai langkah nyata dalam membangun budaya keselamatan yang konsisten.
Pengendalian risiko juga diperkuat melalui penyusunan risk register (IBPR dan HRA) di seluruh unit kerja.
“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kami kepada seluruh insan SPJM yang berdedikasi dalam menaati pada aturan K3L saat bekerja. Penghargaan ini tentunya menjadi pemacu bagi seluruh insan SPJM untuk terus dispilin dalam pelaksanaan K3L sebagai bentuk penegasan bahwa keselamatan bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap insan perusahaan bekerja dengan aman dan pulang dengan selamat,” kata Sekretaris Perusahaan SPJM Tubagus Patrick.
(GUS)
Berita Terkait
News
PJM Samarinda Perkuat Budaya Keselamatan demi Layanan Maritim Andal
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama pelayanan pemanduan dan penundaan kapal.
Sabtu, 06 Jun 2026 10:30
News
SPJM Perkenalkan Model Integrasi Energi & Pariwisata di Forum LNG Internasional
SPJM memperkenalkan konsep pengelolaan Pelabuhan Benoa sebagai simpul energi nasional sekaligus destinasi pariwisata maritim dalam ajang 11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026.
Kamis, 28 Mei 2026 11:42
News
SPJM Salurkan 23 Sapi dan 7 Kambing Kurban di 13 Provinsi
Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari PT Pelabuhan Indonesia alias Pelindo kembali melaksanakan program pemotongan dan pembagian hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Rabu, 27 Mei 2026 13:56
News
Verifikasi Stasiun Radio Boom Baru Perkuat Keselamatan Pelayaran
SPJM mengawal pelaksanaan verifikasi lapangan Stasiun Radio Boom Baru Tanjung Buyut yang dilakukan oleh Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Buyut Palembang.
Selasa, 26 Mei 2026 09:45
News
SPJM Dorong Kualitas Layanan Pemanduan Lewat Program Endorsement Pandu
Bersama DJPL, SPJM menggelar kegiatan endorsement pandu bagi tenaga pemandu kapal yang berlangsung pada 8–10 April 2026 di Pusat Manajemen dan Logistik Indonesia (PMLI), Ciawi, Bogor.
Sabtu, 16 Mei 2026 13:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
2
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
3
PLN Icon Plus Dorong Lingkungan Bersih Lewat Iconnectivity for Green di Antang
4
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
5
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
2
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
3
PLN Icon Plus Dorong Lingkungan Bersih Lewat Iconnectivity for Green di Antang
4
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
5
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman