PLN UIP Sulawesi Perkuat UMKM Bantaeng lewat Pemasaran Digital
Selasa, 11 Agu 2026 14:23
Sebanyak 31 pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN UIP Sulawesi. Foto/IST
BANTAENG - Sebanyak 31 pelaku usaha di Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi pada Kamis (6/8) ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM dan BUMDes agar semakin adaptif terhadap perkembangan pasar.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari Program Pendampingan UMKM dan Bantuan Alat Usaha BUMDes Mattiro Bulu yang sebelumnya telah diberikan PLN UIP Sulawesi. Program tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana usaha, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat yang mengelolanya.
Pelatihan melibatkan Pemerintah Desa Bonto Tiro dan diikuti 31 peserta, terdiri atas 7 laki-laki dan 24 perempuan. Materi pelatihan disampaikan oleh A. Wenri Fatimah Singkeruang, dosen Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, serta Ramlan, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bantaeng.
General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, pengembangan usaha masyarakat membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Bagi kami, dukungan terhadap UMKM tidak berhenti ketika sarana usaha telah tersedia. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan usaha tersebut. Karena itu, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat manfaat program agar dapat terus berkembang dan memberikan dampak dalam jangka panjang,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Nurul Fajrianti, mengaku mendapatkan pengetahuan baru, khususnya terkait strategi pemasaran digital dan pengelolaan usaha.
“Melalui pelatihan pengelolaan pemasaran produk UMKM Desa Mattiro Bulu, kami mendapat banyak ilmu tentang strategi pemasaran digital dan manajemen usaha dengan baik. Materi ini sangat bermanfaat untuk pelaku usaha kecil seperti kami. Kami berharap ke depannya akan ada pelatihan lagi dengan materi lainnya. Terima kasih PLN UIP Sulawesi,” ungkapnya.
Kepala Desa Bonto Tiro Arman turut mengapresiasi pendampingan yang diberikan PLN UIP Sulawesi. Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi pelengkap penting bagi bantuan sarana usaha yang telah diterima masyarakat.
“Kami mengapresiasi PLN UIP Sulawesi yang terus memberikan pendampingan kepada masyarakat, bukan hanya melalui bantuan sarana usaha, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan dan membantu UMKM di Desa Bonto Tiro berkembang lebih baik,” pungkasnya.
Melalui kombinasi dukungan sarana usaha dan peningkatan kapasitas, PLN UIP Sulawesi berharap UMKM dan BUMDes Mattiro Bulu dapat semakin mandiri dalam mengelola usaha, mampu mengikuti perubahan pasar, serta membuka peluang penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari Program Pendampingan UMKM dan Bantuan Alat Usaha BUMDes Mattiro Bulu yang sebelumnya telah diberikan PLN UIP Sulawesi. Program tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana usaha, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat yang mengelolanya.
Pelatihan melibatkan Pemerintah Desa Bonto Tiro dan diikuti 31 peserta, terdiri atas 7 laki-laki dan 24 perempuan. Materi pelatihan disampaikan oleh A. Wenri Fatimah Singkeruang, dosen Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, serta Ramlan, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bantaeng.
General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, pengembangan usaha masyarakat membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Bagi kami, dukungan terhadap UMKM tidak berhenti ketika sarana usaha telah tersedia. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan usaha tersebut. Karena itu, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat manfaat program agar dapat terus berkembang dan memberikan dampak dalam jangka panjang,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Nurul Fajrianti, mengaku mendapatkan pengetahuan baru, khususnya terkait strategi pemasaran digital dan pengelolaan usaha.
“Melalui pelatihan pengelolaan pemasaran produk UMKM Desa Mattiro Bulu, kami mendapat banyak ilmu tentang strategi pemasaran digital dan manajemen usaha dengan baik. Materi ini sangat bermanfaat untuk pelaku usaha kecil seperti kami. Kami berharap ke depannya akan ada pelatihan lagi dengan materi lainnya. Terima kasih PLN UIP Sulawesi,” ungkapnya.
Kepala Desa Bonto Tiro Arman turut mengapresiasi pendampingan yang diberikan PLN UIP Sulawesi. Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi pelengkap penting bagi bantuan sarana usaha yang telah diterima masyarakat.
“Kami mengapresiasi PLN UIP Sulawesi yang terus memberikan pendampingan kepada masyarakat, bukan hanya melalui bantuan sarana usaha, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan dan membantu UMKM di Desa Bonto Tiro berkembang lebih baik,” pungkasnya.
Melalui kombinasi dukungan sarana usaha dan peningkatan kapasitas, PLN UIP Sulawesi berharap UMKM dan BUMDes Mattiro Bulu dapat semakin mandiri dalam mengelola usaha, mampu mengikuti perubahan pasar, serta membuka peluang penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
SK Hak Terbit, PLN Lanjutkan Sertifikasi Aset GITET 275 kV Kendari
Sebanyak 47 persil lahan yang menjadi bagian dari Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Kendari kini memasuki tahap akhir proses legalisasi aset.
Jum'at, 25 Sep 2026 15:40
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
Ekbis
PLN Mulai First Stringing SUTT Bungku, Dorong Pertumbuhan Industri Morowali
PLN mulai melakukan penarikan konduktor perdana (first stringing) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Senin, 21 Sep 2026 12:19
News
PLN dan BPN Turun Lapangan Dukung Perizinan SUTET Palopo - Bakaru
PLN UIP Sulawesi Sulawesi mematangkan persiapan pembangunan SUTET 275 kV Palopo-Bakaru dengan menggandeng lima Kantor Pertanahan BPN di Sulawesi Selatan.
Minggu, 20 Sep 2026 09:27
Ekbis
PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Sinjai Lewat Pelatihan Digital dan Peternakan
PLN UID Sulselrabar menggabungkan dua pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui Digital Skill Bootcamp dan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
2
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
3
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
4
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
5
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
2
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
3
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
4
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
5
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka