Pertama di Indonesia! Surge & Huawei Hadirkan Dual-Location Smart Classroom di Kalbar
Rabu, 01 Okt 2025 18:43
Surge dan Huawei Indonesia, dengan dukungan penuh dari Pemprov Kalbar berhasil meluncurkan solusi ruang kelas pintar “Dual-Location Smart Classroom” pertama di Indonesia. Foto/Istimewa
PONTIANAK - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) dan Huawei Indonesia, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan setempat, berhasil meluncurkan solusi ruang kelas pintar “Dual-Location Smart Classroom” pertama di Indonesia.
Inisiatif ini dihadirkan di SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Mempawah, sebagai bukti nyata bahwa sinergi teknologi, infrastruktur, dan tata kelola lokal mampu meningkatkan akses pendidikan berkualitas.
Ruang kelas pintar di kedua sekolah ini dilengkapi dengan sistem pembelajaran jarak jauh canggih dari Huawei, meliputi layar pintar, papan tulis pintar, kamera HD, dan mikrofon nirkabel. Saat peluncuran, guru bahasa Inggris di Pontianak mengajar siswa di dua lokasi secara bersamaan, membuktikan keandalan dan kapabilitas imersif sistem yang digunakan.
“Bersama Huawei dan dengan dukungan dari otoritas pendidikan Kalimantan Barat, kami mengubah konektivitas menjadi peluang, memberikan kesempatan kepada anak-anak di daerah terpencil di Indonesia untuk belajar langsung dari guru-guru ahli,” kata Yune Marketatmo, CEO Surge.
“Fasilitas internet gratis 1 Gbps untuk sekolah merupakan bagian dari komitmen Surge untuk menyediakan Internet Rakyat, layanan internet terjangkau dan berkecepatan tinggi bagi semua komunitas di seluruh negeri," sambung dia.
Untuk memastikan keberlanjutan program ini, Surge menyediakan koneksi internet 1 Gbps gratis bagi sekolah yang berpartisipasi, didukung oleh jaringan backbone fiber nasional serta edge cloud. Inisiatif ini menggabungkan teknologi inovatif Huawei dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kalimantan Barat, sebagai solusi mengatasi keterbatasan tenaga guru dan mendorong partisipasi aktif siswa.
“Kami bangga berkolaborasi dengan Surge untuk mewujudkan visi ini,” tegas James Zeng, CEO Huawei Indonesia Enterprise Business Group.
“Dual-Location Smart Classroom ini dibangun menggunakan teknologi terdepan untuk menghadirkan pengalaman belajar berbasis cloud yang bebas hambatan. Dengan cara ini, kami yakin siswa dapat berinteraksi dengan guru secara real-time dan mengulang pelajaran kapan saja, di mana saja," lanjut dia.
Kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah melalui inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat mempercepat transformasi pendidikan digital di Indonesia serta mendukung program nasional seperti Merdeka Belajar.
“Saya yakin bahwa salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan dan konektivitas internet yang memadai dan terjangkau. Melalui inisiatif ini, fasilitas internet di sekolah dapat mengakselerasi literasi digital dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Kalimantan Barat. Saya berharap keterlibatan aktif pemerintah daerah, pimpinan sekolah, dan para mitra swasta ini dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara ini, terutama di Kalimantan Barat,” kata Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat.
Sebagai kelanjutan dari peluncuran Dual-Location Smart Classroom, Surge, Huawei, dan Dinas Pendidikan Kalimantan Barat berencana memperluas manfaat ruang kelas pintar ini ke seluruh provinsi dan secara nasional, sehingga setiap anak di mana pun mereka berada dapat belajar dan meraih prestasi.
Inisiatif ini dihadirkan di SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Mempawah, sebagai bukti nyata bahwa sinergi teknologi, infrastruktur, dan tata kelola lokal mampu meningkatkan akses pendidikan berkualitas.
Ruang kelas pintar di kedua sekolah ini dilengkapi dengan sistem pembelajaran jarak jauh canggih dari Huawei, meliputi layar pintar, papan tulis pintar, kamera HD, dan mikrofon nirkabel. Saat peluncuran, guru bahasa Inggris di Pontianak mengajar siswa di dua lokasi secara bersamaan, membuktikan keandalan dan kapabilitas imersif sistem yang digunakan.
“Bersama Huawei dan dengan dukungan dari otoritas pendidikan Kalimantan Barat, kami mengubah konektivitas menjadi peluang, memberikan kesempatan kepada anak-anak di daerah terpencil di Indonesia untuk belajar langsung dari guru-guru ahli,” kata Yune Marketatmo, CEO Surge.
“Fasilitas internet gratis 1 Gbps untuk sekolah merupakan bagian dari komitmen Surge untuk menyediakan Internet Rakyat, layanan internet terjangkau dan berkecepatan tinggi bagi semua komunitas di seluruh negeri," sambung dia.
Untuk memastikan keberlanjutan program ini, Surge menyediakan koneksi internet 1 Gbps gratis bagi sekolah yang berpartisipasi, didukung oleh jaringan backbone fiber nasional serta edge cloud. Inisiatif ini menggabungkan teknologi inovatif Huawei dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kalimantan Barat, sebagai solusi mengatasi keterbatasan tenaga guru dan mendorong partisipasi aktif siswa.
“Kami bangga berkolaborasi dengan Surge untuk mewujudkan visi ini,” tegas James Zeng, CEO Huawei Indonesia Enterprise Business Group.
“Dual-Location Smart Classroom ini dibangun menggunakan teknologi terdepan untuk menghadirkan pengalaman belajar berbasis cloud yang bebas hambatan. Dengan cara ini, kami yakin siswa dapat berinteraksi dengan guru secara real-time dan mengulang pelajaran kapan saja, di mana saja," lanjut dia.
Kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah melalui inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat mempercepat transformasi pendidikan digital di Indonesia serta mendukung program nasional seperti Merdeka Belajar.
“Saya yakin bahwa salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan dan konektivitas internet yang memadai dan terjangkau. Melalui inisiatif ini, fasilitas internet di sekolah dapat mengakselerasi literasi digital dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Kalimantan Barat. Saya berharap keterlibatan aktif pemerintah daerah, pimpinan sekolah, dan para mitra swasta ini dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara ini, terutama di Kalimantan Barat,” kata Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat.
Sebagai kelanjutan dari peluncuran Dual-Location Smart Classroom, Surge, Huawei, dan Dinas Pendidikan Kalimantan Barat berencana memperluas manfaat ruang kelas pintar ini ke seluruh provinsi dan secara nasional, sehingga setiap anak di mana pun mereka berada dapat belajar dan meraih prestasi.
(TRI)
Berita Terkait
News
Tak Sekadar Menambang, PT Vale Bangun Generasi Penggerak Hilirisasi di Bumi Nikel
Kabupaten Luwu Timur diproyeksikan mampu bertransformasi untuk menjadi pusat literasi nikel dan pendidikan industri berkelanjutan di Indonesia Timur.
Rabu, 16 Sep 2026 20:39
News
Wali Kota Munafri Raih Penghargaan atas Komitmen Pemerataan Pendidikan
Pemerintah Kota Makassar memperkuat pemerataan pendidikan hingga wilayah kepulauan melalui pembenahan infrastruktur sekolah dan pemberian tunjangan bagi guru serta tenaga kependidikan berdasarkan jarak penugasan.
Kamis, 10 Sep 2026 20:44
News
Athirah Bekali 180 Kepala Sekolah di Makassar dengan Strategi Transformasi
Sebanyak 180 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar mempelajari strategi mendorong transformasi sekolah yang terukur melalui pendekatan Objectives and Key Results (OKR).
Kamis, 20 Agu 2026 16:55
Sulsel
Ukir Sejarah! SDN Bontojai “Kawinkan” Dua Gelar Juara Umum di HUT ke-81 RI
SD Negeri Bontojai, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, mencatat prestasi bersejarah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026.
Rabu, 19 Agu 2026 20:16
News
YBM PLN UIP Sulawesi Bantu 15 Mahasiswa FPIK UMI
Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima bantuan pendidikan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi.
Rabu, 19 Agu 2026 15:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano