BGN Didesak Agar Tutup Dapur SPPG yang Tidak Sesuai Standar
Rabu, 01 Okt 2025 23:32
Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk bersikap tegas demi mencegah terulangnya kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada anak.
Menurut Fatma, BGN sejatinya wajib tegas dan mengevaluasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hasil monitoring ini dapat menjadi dasar bagi BGN untuk mengambil keputusan kepada SPPG yang tidak patuh terhadap standard operating procedure (SOP).
“Saya meminta kepada BGN agar menutup dapur atau SPPG yang tidak qualified,” ucap Fatma, pada Rabu (1/10/2025).
Dipaparkan, tata kelola SPPG dan peralatan yang tidak memenuhi SOP adalah salah satu penyebab kasus keracunan MBG pada siswa maupun pelajar. “Manajemen dan peralatan yang tidak standar, tentu cerminan SPPG yang tak siap dan tak layak, serta pemicu terjadinya KLB (kejadian luar biasa),” katanya.
Data yang dirilis BGN, ada 6.517 orang mengalami keracunan MBG sejak program ini diluncurkan pada Januari 2025 hingga September 2025 di sejumlah wilayah di Indonesia.
"Khusus di Provinsi Sulawesi Selatan, kami tidak mau ada kejadian luar biasa (KLB) atau keracunan MBG," harap mantan wakil wali kota Makassar ini.
Fatma turut meminta kepada masyarakat untuk percaya dengan upaya-upaya pemerintah dalam memperbaiki pelaksanaan MBG.
“Yang tak kalah penting saat ini adalah meyakinkan kepada anak kita, orangtua siswa, dan pihak sekolah bahwa tujuan dari MBG ini adalah untuk memastikan anak-anak kita tidak mengalami kekurangan gizi,” pungkas Fatma.
Diketahui sebelumnya juga Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Makassar menemukan seekor ulat di menu makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (01/10/2025).
Ulat itu ditemukan dalam hidangan sayuran. Sayurannya berisi jagung, wortel dan kacang panjang. Penampakan ulat dalam hidangan sayuran itu kemudian divideokan oleh siswa.
Menurut Fatma, BGN sejatinya wajib tegas dan mengevaluasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hasil monitoring ini dapat menjadi dasar bagi BGN untuk mengambil keputusan kepada SPPG yang tidak patuh terhadap standard operating procedure (SOP).
“Saya meminta kepada BGN agar menutup dapur atau SPPG yang tidak qualified,” ucap Fatma, pada Rabu (1/10/2025).
Dipaparkan, tata kelola SPPG dan peralatan yang tidak memenuhi SOP adalah salah satu penyebab kasus keracunan MBG pada siswa maupun pelajar. “Manajemen dan peralatan yang tidak standar, tentu cerminan SPPG yang tak siap dan tak layak, serta pemicu terjadinya KLB (kejadian luar biasa),” katanya.
Data yang dirilis BGN, ada 6.517 orang mengalami keracunan MBG sejak program ini diluncurkan pada Januari 2025 hingga September 2025 di sejumlah wilayah di Indonesia.
"Khusus di Provinsi Sulawesi Selatan, kami tidak mau ada kejadian luar biasa (KLB) atau keracunan MBG," harap mantan wakil wali kota Makassar ini.
Fatma turut meminta kepada masyarakat untuk percaya dengan upaya-upaya pemerintah dalam memperbaiki pelaksanaan MBG.
“Yang tak kalah penting saat ini adalah meyakinkan kepada anak kita, orangtua siswa, dan pihak sekolah bahwa tujuan dari MBG ini adalah untuk memastikan anak-anak kita tidak mengalami kekurangan gizi,” pungkas Fatma.
Diketahui sebelumnya juga Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Makassar menemukan seekor ulat di menu makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (01/10/2025).
Ulat itu ditemukan dalam hidangan sayuran. Sayurannya berisi jagung, wortel dan kacang panjang. Penampakan ulat dalam hidangan sayuran itu kemudian divideokan oleh siswa.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
BI Sulsel Dorong Efisiensi dan Akselerasi Investasi Lewat DTM PINISI SULTAN 2026
Pemprov Sulsel bersama Kantor Perwakilan BI Sulsel menggelar Dedicated Team Meeting (DTM) Forum PINISI SULTAN yang dirangkaikan dengan Kick-Off South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
Kamis, 30 Apr 2026 12:07
News
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam penanggulangan bencana.
Rabu, 29 Apr 2026 18:53
News
Pemprov Sulsel Dorong Kerjasama Jepang untuk Infrastruktur dan Penyerapan Tenaga Kerja
Pemerintah Provinsi Sulsel mendorong kerjasama dengan Jepang dalam bidang infrastruktur dan penyerapan tenaga kerja trampil.
Rabu, 29 Apr 2026 18:47
News
Kapten Kapal Tanker Asal Gowa Disandera di Somalia, Upaya Penyelamatan Dilakukan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait seorang warganya yang menjadi korban penyanderaan di perairan Somalia.
Selasa, 28 Apr 2026 18:01
Sulsel
Jawab Kebutuhan Nakes, Gubernur Serahkan Mobil Layanan Kesehatan untuk Warga Rongkong
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan satu unit mobil operasional untuk Puskesmas Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah pegunungan.
Selasa, 28 Apr 2026 12:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Chery Resmikan Training Center di Makassar, Perkuat Kompetensi Teknisi dan Layanan Aftersales
2
Kapolsek Tamalatea Tutup Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Bontoramba
3
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
4
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
5
Layanan Ramah HAM, Imigrasi Parepare Permudah Kelompok Rentan Urus Paspor
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Chery Resmikan Training Center di Makassar, Perkuat Kompetensi Teknisi dan Layanan Aftersales
2
Kapolsek Tamalatea Tutup Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Bontoramba
3
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
4
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
5
Layanan Ramah HAM, Imigrasi Parepare Permudah Kelompok Rentan Urus Paspor