Warga Mula Baru Datangi Kantor Pengembang, FKS Land-Tallasa City Respon Soal PLTSA
Jum'at, 03 Okt 2025 17:45
Perwakilan warga dari Cluster Alamanda, Mula Baru, dan Tamalalang mendatangi kantor Management Office Tallasa City, Tamalanrea, Kota Makassar pada Jumat siang, (3/10/25). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Perwakilan warga dari Cluster Alamanda, Mula Baru, dan Tamalalang mendatangi kantor Management Office Tallasa City, Tamalanrea, Kota Makassar pada Rabu, (01/10/25).
Perwakilan warga itu datang untuk menyampaikan aspirasi serta kekhawatiran mereka terhadap potensi dampak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Anorganik (PLTSA).
Usai menerima perwakilan warga, pengelola pengembangan kawasan terpadu Tallasa City, merespon rencana pemerintah daerah yang berencana membangun PLTSA di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar yang lokasinya berada di sekitar kawasan tersebut.
“FKS Land tidak pernah menjalin kerja sama dengan pihak manapun terkait PLTSA. Kami dengan tegas menolak pihak-pihak yang mengatasnamakan FKS Land untuk kepentingan tertentu," kata Manajemen FKS Land, Suma Abiyantoro Palgunadi selaku Permit & Certification Division Head.
Suma Abiyantoro mengatakan, sikap penolakan tersebut telah disampaikan secara resmi dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Wali Kota. Pihaknya memahami keresahan warga, sehingga salah satu langkah yang juga diambil adalah memperkuat batas wilayah, ia mengusahakan agar tidak mengganggu kenyamanan dan aktifitas warga.
“Ada pun bentuk penolakan yang kami lakukan disampaikan melalui mekanisme resmi sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
FKS Land percaya bahwa kenyamanan, kesehatan, dan keamanan warga adalah prioritas utama. FKS Land sebagai pengembang kawasan terpadu Tallasa City, senantiasa berkomitmen menghadirkan lingkungan hunian modern yang berkelanjutan di Makassar.
Dengan visi membangun kota mandiri yang nyaman, hijau, dan ramah keluarga, Tallasa City terus berupaya menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
Prinsip keberlanjutan serta keamanan warga menjadi fondasi dalam setiap pengembangan kawasan.
Hingga Oktober 2025, progres Tallasa City telah mencapai tahap yang sangat signifikan, termasuk infrastruktur utama, pembangunan area bisnis, Cluster yang sudah terhuni seperti Akasia, Utopia dan Alamanda, Alstonia yang beberapa sudah diserah terimakan hingga Anthura yang baru saja diluncurkan.
Tallasa City terus berkembang secara bertahap dengan memperhatikan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga, sejalan dengan konsep kota mandiri yang modern dan ramah lingkungan.
Perwakilan warga itu datang untuk menyampaikan aspirasi serta kekhawatiran mereka terhadap potensi dampak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Anorganik (PLTSA).
Usai menerima perwakilan warga, pengelola pengembangan kawasan terpadu Tallasa City, merespon rencana pemerintah daerah yang berencana membangun PLTSA di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar yang lokasinya berada di sekitar kawasan tersebut.
“FKS Land tidak pernah menjalin kerja sama dengan pihak manapun terkait PLTSA. Kami dengan tegas menolak pihak-pihak yang mengatasnamakan FKS Land untuk kepentingan tertentu," kata Manajemen FKS Land, Suma Abiyantoro Palgunadi selaku Permit & Certification Division Head.
Suma Abiyantoro mengatakan, sikap penolakan tersebut telah disampaikan secara resmi dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Wali Kota. Pihaknya memahami keresahan warga, sehingga salah satu langkah yang juga diambil adalah memperkuat batas wilayah, ia mengusahakan agar tidak mengganggu kenyamanan dan aktifitas warga.
“Ada pun bentuk penolakan yang kami lakukan disampaikan melalui mekanisme resmi sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
FKS Land percaya bahwa kenyamanan, kesehatan, dan keamanan warga adalah prioritas utama. FKS Land sebagai pengembang kawasan terpadu Tallasa City, senantiasa berkomitmen menghadirkan lingkungan hunian modern yang berkelanjutan di Makassar.
Dengan visi membangun kota mandiri yang nyaman, hijau, dan ramah keluarga, Tallasa City terus berupaya menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
Prinsip keberlanjutan serta keamanan warga menjadi fondasi dalam setiap pengembangan kawasan.
Hingga Oktober 2025, progres Tallasa City telah mencapai tahap yang sangat signifikan, termasuk infrastruktur utama, pembangunan area bisnis, Cluster yang sudah terhuni seperti Akasia, Utopia dan Alamanda, Alstonia yang beberapa sudah diserah terimakan hingga Anthura yang baru saja diluncurkan.
Tallasa City terus berkembang secara bertahap dengan memperhatikan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga, sejalan dengan konsep kota mandiri yang modern dan ramah lingkungan.
(UMI)
Berita Terkait
Ekbis
FKS Land Mulai Pembangunan Massal Cluster Anthura di Tallasa City
PT FKS Land melalui proyek kota mandirinya, Tallasa City, kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan hunian premium dengan memulai pembangunan massal Cluster Anthura.
Selasa, 16 Des 2025 11:51
News
Kolaborasi PT Semen Tonasa & Pemda Sulsel Ubah Sampah Jadi Energi Terbarukan
PT Semen Tonasa resmi menandatangani MoU dengan sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di provinsi ini untuk mengolah sampah menjadi energi hijau.
Senin, 03 Nov 2025 09:36
Makassar City
Walkot Munafri Perkuat Sinergi Nasional, Bahas Proyek PLTSa dengan KLHK dan Danantara
Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan keseriusannya dalam mencari solusi cerdas pengelolaan sampah. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin langsung rombongan Pemkot bertolak ke Jakarta.
Rabu, 08 Okt 2025 22:18
Makassar City
6 Tuntutan Warga, Aksi Emak-Emak Warnai Penolakan Pembangunan PSEL di Tamalanrea
Warga sekitar mendatangi Grand Eterno, Tamalanrea rencana lokasi pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada Ahad (28/09/2025).
Minggu, 28 Sep 2025 18:47
News
Program Eco-Cycle Pertamina Wujudkan Kebun Raya Pucak Lebih Hijau dan Mandiri
PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, menginisiasi program inovatif bertajuk Eco-Cycle.
Sabtu, 27 Sep 2025 17:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
2
Diduga Terjatuh ke Sungai Mallaulu, Seorang Petani Tambak Dilaporkan Hilang
3
Tak Ada Tahapan Pemilu, Bawaslu Luwu Timur Perkuat Pengawasan Berkelanjutan
4
Kalla Institute Borong Penghargaan di LLDikti IX Award 2025
5
Peserta Rakor Satu Suara! Andi Amran Kembali Dicalonkan Sebagai Ketum PP IKA Unhas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
2
Diduga Terjatuh ke Sungai Mallaulu, Seorang Petani Tambak Dilaporkan Hilang
3
Tak Ada Tahapan Pemilu, Bawaslu Luwu Timur Perkuat Pengawasan Berkelanjutan
4
Kalla Institute Borong Penghargaan di LLDikti IX Award 2025
5
Peserta Rakor Satu Suara! Andi Amran Kembali Dicalonkan Sebagai Ketum PP IKA Unhas