DLH Makassar Apresiasi Inisiatif Telkom Wujudkan Pantai Bebas Sampah
Sabtu, 18 Okt 2025 14:14
Aksi bersih pantai bertajuk GoZero% Goes to Makassar dari Telkom di Pantai Barombong - Galesong menuai apresiasi dari DLH Makassar. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar mengapresiasi langkah Telkom Indonesia melalui Telkom Regional 5 yang menggelar aksi bersih pantai bertajuk GoZero% Goes to Makassar pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi dalam upaya pengelolaan sampah berkelanjutan dan pelestarian lingkungan pesisir.
Aksi bersih pantai digelar di Pantai Barombong (Makassar) dan Pantai Galesong (Kabupaten Takalar). Kegiatan ini melibatkan 200 peserta yang terdiri dari karyawan Telkom Regional 5, pelajar SMK Telkom Makassar, komunitas Marine Buddies Makassar, DLH Makassar, dan masyarakat setempat. Tema yang diangkat adalah Revive the Sea, Renew our Future, sebagai bagian dari peringatan Hari Aksi Iklim Sedunia.
Kabid Persampahan DLH Makassar, Bau Asseng, mengapresiasi aksi ini sebagai langkah konkret yang sejalan dengan target nasional pengelolaan sampah. "Aksi Telkom luar biasa, kami sangat mengapresiasi. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan bersama-sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kuncinya adalah sinergi dan pemilahan sampah sejak dari rumah," ungkap dia.
“Sampah yang terkumpul dari kegiatan ini dibawa ke bank sampah. Artinya, selain bersih pantai, ada manfaat ekonominya juga. Kami di DLH siap berkolaborasi jika aksi seperti ini terus dilakukan,” tambah Bau Asseng.
Dari aksi ini, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 1,4 ton, jauh melampaui target semula sebesar 500 kg. Mayoritas sampah merupakan plastik, disusul sampah organik dan non-organik lainnya.
EVP Telkom Regional 5, Amien Soebagyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam menjalankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
Telkom Indonesia punya tiga pilar utama ESG. Pilar pertama soal lingkungan, ini bentuk komitmen menjaga laut dan pesisir. Pilar kedua adalah sosial, makanya kami libatkan pelajar dan masyarakat. Pilar ketiga adalah tata kelola.
“Pantai Barombong dan Galesong dipilih karena berdasarkan riset Unhas 2023, kawasan ini memiliki tingkat pencemaran sampah cukup tinggi. Padahal, kawasan ini punya potensi besar untuk pariwisata dan ekonomi,” tambahnya.
VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, mengatakan aksi ini adalah bagian dari program GoZero yang telah dijalankan di berbagai kota, seperti Medan, Bandung, dan Tarakan.
“GoZero adalah inisiatif Telkom untuk mendorong pengurangan jejak karbon, tidak hanya untuk bisnis, tapi juga untuk masyarakat. Setelah Makassar, kami berencana akan lanjutkan di Jawa Tengah atau Jawa Timur,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Marine Buddies Makassar, Junaedi Jabbara alias Jeje, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat lewat aksi nyata.
“Aksi ini bukan cuma soal bersih-bersih pantai, tapi juga soal mengubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Pantai ini destinasi wisata, tidak boleh kita biarkan kotor,” ucap Jeje.
Dalam kegiatan ini, ia menyebut pihaknya menyisir garis pantai Barombong dan Galesong. “Jenis sampah yang ditemukan didominasi plastik. Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting, karena mereka yang tinggal dan mencari nafkah di sini," pungkasnya.
Aksi bersih pantai digelar di Pantai Barombong (Makassar) dan Pantai Galesong (Kabupaten Takalar). Kegiatan ini melibatkan 200 peserta yang terdiri dari karyawan Telkom Regional 5, pelajar SMK Telkom Makassar, komunitas Marine Buddies Makassar, DLH Makassar, dan masyarakat setempat. Tema yang diangkat adalah Revive the Sea, Renew our Future, sebagai bagian dari peringatan Hari Aksi Iklim Sedunia.
Kabid Persampahan DLH Makassar, Bau Asseng, mengapresiasi aksi ini sebagai langkah konkret yang sejalan dengan target nasional pengelolaan sampah. "Aksi Telkom luar biasa, kami sangat mengapresiasi. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan bersama-sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kuncinya adalah sinergi dan pemilahan sampah sejak dari rumah," ungkap dia.
“Sampah yang terkumpul dari kegiatan ini dibawa ke bank sampah. Artinya, selain bersih pantai, ada manfaat ekonominya juga. Kami di DLH siap berkolaborasi jika aksi seperti ini terus dilakukan,” tambah Bau Asseng.
Dari aksi ini, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 1,4 ton, jauh melampaui target semula sebesar 500 kg. Mayoritas sampah merupakan plastik, disusul sampah organik dan non-organik lainnya.
EVP Telkom Regional 5, Amien Soebagyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam menjalankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
Telkom Indonesia punya tiga pilar utama ESG. Pilar pertama soal lingkungan, ini bentuk komitmen menjaga laut dan pesisir. Pilar kedua adalah sosial, makanya kami libatkan pelajar dan masyarakat. Pilar ketiga adalah tata kelola.
“Pantai Barombong dan Galesong dipilih karena berdasarkan riset Unhas 2023, kawasan ini memiliki tingkat pencemaran sampah cukup tinggi. Padahal, kawasan ini punya potensi besar untuk pariwisata dan ekonomi,” tambahnya.
VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, mengatakan aksi ini adalah bagian dari program GoZero yang telah dijalankan di berbagai kota, seperti Medan, Bandung, dan Tarakan.
“GoZero adalah inisiatif Telkom untuk mendorong pengurangan jejak karbon, tidak hanya untuk bisnis, tapi juga untuk masyarakat. Setelah Makassar, kami berencana akan lanjutkan di Jawa Tengah atau Jawa Timur,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Marine Buddies Makassar, Junaedi Jabbara alias Jeje, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat lewat aksi nyata.
“Aksi ini bukan cuma soal bersih-bersih pantai, tapi juga soal mengubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Pantai ini destinasi wisata, tidak boleh kita biarkan kotor,” ucap Jeje.
Dalam kegiatan ini, ia menyebut pihaknya menyisir garis pantai Barombong dan Galesong. “Jenis sampah yang ditemukan didominasi plastik. Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting, karena mereka yang tinggal dan mencari nafkah di sini," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
RUPST Telkom: Dividen Jumbo Disetujui, Jajaran Direksi Dipertahankan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham. Keputusan itu disetujui dalam RUPST.
Selasa, 09 Jun 2026 16:52
Ekbis
RUPST Tahun Buku 2025: Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun
Telkom membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham berdasarkan hasil RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar secara daring, Senin (8/6).
Selasa, 09 Jun 2026 10:19
Ekbis
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sabtu, 30 Mei 2026 10:01
Ekbis
Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Digital
Sepanjang 2025, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun. Dari angka tersebut, perseroan mencatat net income Rp17,8 triliun.
Selasa, 12 Mei 2026 12:01
News
Community Gateway Wamena Hadir, TelkomGroup Dorong Akses Digital Papua Pegunungan
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan.
Senin, 11 Mei 2026 17:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Jadi Tuan Rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional bagi Dosen
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Studi Doktor UIKA: Wakaf Uang Dorong Kebahagiaan hingga Rasa Hidup Bermakna