Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Bencana di Indonesia
Jum'at, 28 Nov 2025 18:12
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memberi keterangan pers soal penyaluran bantuan pangan ke wilayah bencana di Indonesia. Foto: Istimewa
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog melalui penugasan Bapanas telah menyiapkan bantuan dalam jumlah besar yang segera dikirimkan ke daerah terdampak.
Total bantuan yang disalurkan meliputi 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng untuk Provinsi Aceh, 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng untuk Provinsi Sumatera Utara, serta 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng untuk Provinsi Sumatera Barat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional berada dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu masyarakat terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam Keterangan Persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa wilayah Aceh dan Sumatera Utara memiliki surplus produksi pangan yang besar sehingga ketersediaan pangan di daerah tersebut tetap terjaga. Dengan kondisi itu, pemerintah dapat dengan cepat menyalurkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” jelasnya.
Distribusi bantuan dilaksanakan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, serta unsur terkait lainnya. Mentan Amran menegaskan bahwa pengiriman bantuan sudah dimulai dan akan dilanjutkan dengan pemantauan langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.
Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog melalui penugasan Bapanas telah menyiapkan bantuan dalam jumlah besar yang segera dikirimkan ke daerah terdampak.
Total bantuan yang disalurkan meliputi 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng untuk Provinsi Aceh, 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng untuk Provinsi Sumatera Utara, serta 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng untuk Provinsi Sumatera Barat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional berada dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu masyarakat terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam Keterangan Persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa wilayah Aceh dan Sumatera Utara memiliki surplus produksi pangan yang besar sehingga ketersediaan pangan di daerah tersebut tetap terjaga. Dengan kondisi itu, pemerintah dapat dengan cepat menyalurkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” jelasnya.
Distribusi bantuan dilaksanakan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, serta unsur terkait lainnya. Mentan Amran menegaskan bahwa pengiriman bantuan sudah dimulai dan akan dilanjutkan dengan pemantauan langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.
(GUS)
Berita Terkait
News
Mentan Kumpulkan 170 Bupati, Perkuat Irigasi dan Perkebunan Jaga Produksi Pangan Nasional
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh Indonesia, untuk memperkuat program irigasi dan pengembangan perkebunan sebagai langkah strategis menjaga produksi pangan nasional.
Senin, 20 Apr 2026 23:17
News
Stok Melimpah, Cadangan Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut cadangan beras nasional mencetak rekor tertinggi dengan capaian sekitar 4,5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Minggu, 05 Apr 2026 19:05
News
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah ancaman El Nino ekstrem yang diperkirakan terjadi pada April hingga Oktober 2026.
Kamis, 26 Mar 2026 21:47
News
Andi Amran Sulaiman: Arsitek Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Global
Di tengah gejolak krisis pangan global yang melanda berbagai negara, nama Andi Amran Sulaiman muncul sebagai sosok pahlawan modern bagi bangsa Indonesia.
Selasa, 24 Mar 2026 11:50
News
Ramli Rahim Tegaskan Mubes IKA Unhas 2026 Siap Digelar Tanpa Bebani Ketua Umum
Pengorbanan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman selama memimpin Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) kembali menjadi sorotan. Dedikasi yang ditunjukkan begitu luar biasa, tak hanya berupa tenaga dan pikiran tetapi juga dukungan materiil dari kantong pribadinya.
Sabtu, 03 Jan 2026 16:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pindah ke Kantor Sementara, Imigrasi Parepare Tetap Layani Paspor VIP
2
UPT Pengembangan Karakter UMI Gelar Pelatihan Imam Rawatib
3
LSM Pakar Desak Penindakan, Dapur SPPG Tak Berizin di Parepare Harus Disuspend
4
Unhas Bikin Sejarah, Kampus Pertama dengan Dapur MBG di Lingkup PTN-BH
5
Unhas Jadi Tuan Rumah U25 Leaders Forum PTN-BH
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pindah ke Kantor Sementara, Imigrasi Parepare Tetap Layani Paspor VIP
2
UPT Pengembangan Karakter UMI Gelar Pelatihan Imam Rawatib
3
LSM Pakar Desak Penindakan, Dapur SPPG Tak Berizin di Parepare Harus Disuspend
4
Unhas Bikin Sejarah, Kampus Pertama dengan Dapur MBG di Lingkup PTN-BH
5
Unhas Jadi Tuan Rumah U25 Leaders Forum PTN-BH