Pemprov Sulsel Teken Kontrak Rp1,43 Triliun untuk Perbaikan 805 Km Jalan Provinsi
Minggu, 07 Des 2025 10:39
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK), Pemprov secara serentak melaksanakan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk tiga paket Preservasi Jalan Kontrak Tahun Jamak.
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menunjukkan akselerasi luar biasa dalam pembangunan infrastruktur jalan.
Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK), Pemprov secara serentak melaksanakan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk tiga paket Preservasi Jalan Kontrak Tahun Jamak (Multiyear Contract) Tahun Anggaran 2025-2027. Merupakan bagian dari Multiyears Project (MYP) 2025-2027.
Penandatanganan yang meliputi Paket I, Paket IV, dan Paket V ini berlangsung di Toraja Room Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 5 Desember 2025.
Total nilai kontrak untuk ketiga paket ini mencapai Rp1,43 Triliun, dengan cakupan penanganan sepanjang lebih dari 805 kilometer ruas jalan provinsi.
Paket I, yang nilai kontraknya mencapai Rp430,7 Miliar untuk penanganan sepanjang 300,24 km, berfokus pada wilayah selatan.
Ruas-ruas yang dicakup meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.
Di antara yang menjadi prioritas utama adalah ruas-ruas dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi yang sering menjadi keluhan, seperti Jalan Hertasning dan Aroepala di Makassar menuju Gowa.
Selain itu, Paket I juga mencakup ruas vital di Gowa (Jalan Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung - Bili-Bili, Sungguminasa - Malino), hingga ke Sinjai dan Bulukumba (ruas Batas Sinjai - Palampang, ruas Tanete - Tanaberu, dan ruas Kalimporo - Sumalaya - Batas Sinjai).
Sementara itu, penandatanganan juga dilakukan untuk Paket IV (Rp615,6 Miliar) dan Paket V (Rp383,5 Miliar), dengan total nilai Rp999,1 Miliar, yang berfokus pada wilayah tengah, mencakup Barru, Soppeng, Wajo, Bone, dan Pangkep, dengan total penanganan 505,55 km.
Penandatanganan kontrak masif ini dihadiri oleh jajaran DBMBK Sulsel, Inspektorat Sulsel, Bappelitbangda Sulsel, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel, Tim Ahli Gubernur, serta pihak kontraktor (Permata-Tri Star-Kharisma KSO untuk Paket I; Nindya Karya, Amal, dan Indec KSO untuk Paket IV dan V) dan konsultan.
Kepala Bidang Jalan DBMBK Sulsel, Irawan, menyampaikan bahwa proyek-proyek ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemprov dalam merespons keluhan masyarakat.
"Alhamdulillah, hari ini kita telah melakukan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk pelaksanaan Preservasi Jalan" ujar Irawan.
Irawan melanjutkan, Paket I adalah salah satu paket prioritas yang berisi jalan-jalan yang sangat sering menjadi keluhan masyarakat, mulai dari Hertasning, Aroepala, Burung-Burung - Bili-Bili, hingga ruas Sungguminasa - Malino sampai ke Sinjai.
"Ini semua adalah ruas-ruas yang sering menjadi keluhan masyarakat," tambahnya.
Penanganan jalan ini merupakan salah satu prioritas pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Sulsel sebelumnya, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wagub Sulsel, Fatmawati Rusdi. Program ini menjadi tindak lanjut dari upaya masif Pemprov Sulsel dalam menyelesaikan masalah infrastruktur jalan provinsi.
Program ini adalah wujud nyata untuk mempercepat pemerataan pembangunan yang berkeadilan, mendukung aksesibilitas dalam menopang pusat kegiatan, kawasan wisata, fasilitas umum, serta kawasan pertanian dan hortikultura. Muaranya, Pemprov Sulsel berharap proyek ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat secara luas.
Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK), Pemprov secara serentak melaksanakan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk tiga paket Preservasi Jalan Kontrak Tahun Jamak (Multiyear Contract) Tahun Anggaran 2025-2027. Merupakan bagian dari Multiyears Project (MYP) 2025-2027.
Penandatanganan yang meliputi Paket I, Paket IV, dan Paket V ini berlangsung di Toraja Room Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 5 Desember 2025.
Total nilai kontrak untuk ketiga paket ini mencapai Rp1,43 Triliun, dengan cakupan penanganan sepanjang lebih dari 805 kilometer ruas jalan provinsi.
Paket I, yang nilai kontraknya mencapai Rp430,7 Miliar untuk penanganan sepanjang 300,24 km, berfokus pada wilayah selatan.
Ruas-ruas yang dicakup meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.
Di antara yang menjadi prioritas utama adalah ruas-ruas dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi yang sering menjadi keluhan, seperti Jalan Hertasning dan Aroepala di Makassar menuju Gowa.
Selain itu, Paket I juga mencakup ruas vital di Gowa (Jalan Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung - Bili-Bili, Sungguminasa - Malino), hingga ke Sinjai dan Bulukumba (ruas Batas Sinjai - Palampang, ruas Tanete - Tanaberu, dan ruas Kalimporo - Sumalaya - Batas Sinjai).
Sementara itu, penandatanganan juga dilakukan untuk Paket IV (Rp615,6 Miliar) dan Paket V (Rp383,5 Miliar), dengan total nilai Rp999,1 Miliar, yang berfokus pada wilayah tengah, mencakup Barru, Soppeng, Wajo, Bone, dan Pangkep, dengan total penanganan 505,55 km.
Penandatanganan kontrak masif ini dihadiri oleh jajaran DBMBK Sulsel, Inspektorat Sulsel, Bappelitbangda Sulsel, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel, Tim Ahli Gubernur, serta pihak kontraktor (Permata-Tri Star-Kharisma KSO untuk Paket I; Nindya Karya, Amal, dan Indec KSO untuk Paket IV dan V) dan konsultan.
Kepala Bidang Jalan DBMBK Sulsel, Irawan, menyampaikan bahwa proyek-proyek ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemprov dalam merespons keluhan masyarakat.
"Alhamdulillah, hari ini kita telah melakukan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk pelaksanaan Preservasi Jalan" ujar Irawan.
Irawan melanjutkan, Paket I adalah salah satu paket prioritas yang berisi jalan-jalan yang sangat sering menjadi keluhan masyarakat, mulai dari Hertasning, Aroepala, Burung-Burung - Bili-Bili, hingga ruas Sungguminasa - Malino sampai ke Sinjai.
"Ini semua adalah ruas-ruas yang sering menjadi keluhan masyarakat," tambahnya.
Penanganan jalan ini merupakan salah satu prioritas pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Sulsel sebelumnya, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wagub Sulsel, Fatmawati Rusdi. Program ini menjadi tindak lanjut dari upaya masif Pemprov Sulsel dalam menyelesaikan masalah infrastruktur jalan provinsi.
Program ini adalah wujud nyata untuk mempercepat pemerataan pembangunan yang berkeadilan, mendukung aksesibilitas dalam menopang pusat kegiatan, kawasan wisata, fasilitas umum, serta kawasan pertanian dan hortikultura. Muaranya, Pemprov Sulsel berharap proyek ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat secara luas.
(GUS)
Berita Terkait
News
Perbaikan Jalan Hertasning Dikebut dan Mulai Tunjukkan Progres Nyata
Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1, khususnya ruas Jalan Hertasning Kota Makassar, kini menunjukkan perkembangan nyata dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selasa, 13 Jan 2026 16:09
Sulsel
Pemprov Sulsel Kebut Preservasi Jalan Ruas di Wajo, Rampung Pertengahan Maret
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan melalui Program Multi-Year Project (MYP) 2025–2027.
Senin, 12 Jan 2026 17:11
News
Provinsi Sulsel Masuk 3 Besar Nasional Soal Ketertiban Umum
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan prestasi membanggakan, dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum.
Jum'at, 09 Jan 2026 14:14
News
Pemprov Sulsel Umumkan Tender Preservasi Jalan Paket 6 Senilai Rp278,6 Miliar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), resmi menayangkan pengumuman prakualifikasi tender Penanganan Preservasi Jalan Paket 6 pada 7 Januari 2026 di LPSE melalui SPSE.
Kamis, 08 Jan 2026 17:56
News
Tingkatkan Pertanian, Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kamis, 08 Jan 2026 10:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mutasi Pejabat Eselon II, Sinyal Penyegaran Serius Pemkab Jeneponto
2
Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Perumda Pasar
3
Bunda Pintar 2025 Rampung, XLSMART & KemenPPPA Perkuat Literasi Digital Ibu
4
Kuliah Praktisi ITB Nobel Bekali Mahasiswa Alur Tambang Nikel dari Pit hingga Kapal
5
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Tegaskan Kepastian Operasional dan Keberlanjutan Investasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mutasi Pejabat Eselon II, Sinyal Penyegaran Serius Pemkab Jeneponto
2
Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Perumda Pasar
3
Bunda Pintar 2025 Rampung, XLSMART & KemenPPPA Perkuat Literasi Digital Ibu
4
Kuliah Praktisi ITB Nobel Bekali Mahasiswa Alur Tambang Nikel dari Pit hingga Kapal
5
RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Tegaskan Kepastian Operasional dan Keberlanjutan Investasi