Perdana, UIN Alauddin Makassar Diberi Predikat Badan Publik Informatif oleh KI
Kamis, 18 Des 2025 11:49
Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis menerima penghargaan dari Komisi Informasi. Foto: Istimewa
JAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, datang dari Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.
Penghargaan Badan Publik Informatif kategori Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D, didampingi Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Anwar Abubakar, pada acara penganugerahan yang berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin 15 Desember 2025.
Berdasarkan hasil penilaian nasional, dari 54 Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia yang berhasil meraih kualifikasi informatif, UIN Alauddin Makassar menempati peringkat ke-37 sementara dalam kategori PTKN UIN Alauddin Makassar menempati posisi ke 6 dengan skor 94,38. Capaian ini mencerminkan komitmen institusi dalam membangun tata kelola informasi publik yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam penguatan keterbukaan informasi publik di lingkungan kampus. Menurutnya, penghargaan ini menjadi momentum penting bagi UIN Alauddin Makassar untuk terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang baik.
“Ini adalah pertama kalinya UIN Alauddin Makassar meraih predikat Badan Publik Informatif. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus merawat dan meningkatkan keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008,” ujar Prof. Hamdan.
Eks Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga ini menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan pilar penting dalam mewujudkan Good University Governance.
“Transparansi dan akuntabilitas informasi adalah fondasi utama Good University Governance. Melalui keterbukaan informasi publik, kami ingin memastikan bahwa tata kelola UIN Alauddin Makassar berjalan secara profesional, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Andi Aderus, Lc., M.A., secara terpisah menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi institusi dalam membangun sistem layanan informasi publik yang terintegrasi.
Ia menuturkan bahwa PPID UIN Alauddin Makassar terus melakukan penguatan kelembagaan, digitalisasi layanan informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memastikan hak masyarakat atas informasi publik dapat terpenuhi secara optimal.
“Predikat Badan Publik Informatif ini menjadi bukti bahwa komitmen UIN Alauddin Makassar terhadap keterbukaan informasi semakin kuat. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses,” ungkapnya.
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan agenda tahunan Komisi Informasi Pusat sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap badan publik yang dinilai berhasil menerapkan prinsip keterbukaan informasi secara optimal. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi UIN Alauddin Makassar sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi nilai transparansi dan Good University Governance.
Penghargaan Badan Publik Informatif kategori Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D, didampingi Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Anwar Abubakar, pada acara penganugerahan yang berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin 15 Desember 2025.
Berdasarkan hasil penilaian nasional, dari 54 Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia yang berhasil meraih kualifikasi informatif, UIN Alauddin Makassar menempati peringkat ke-37 sementara dalam kategori PTKN UIN Alauddin Makassar menempati posisi ke 6 dengan skor 94,38. Capaian ini mencerminkan komitmen institusi dalam membangun tata kelola informasi publik yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam penguatan keterbukaan informasi publik di lingkungan kampus. Menurutnya, penghargaan ini menjadi momentum penting bagi UIN Alauddin Makassar untuk terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang baik.
“Ini adalah pertama kalinya UIN Alauddin Makassar meraih predikat Badan Publik Informatif. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus merawat dan meningkatkan keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008,” ujar Prof. Hamdan.
Eks Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga ini menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan pilar penting dalam mewujudkan Good University Governance.
“Transparansi dan akuntabilitas informasi adalah fondasi utama Good University Governance. Melalui keterbukaan informasi publik, kami ingin memastikan bahwa tata kelola UIN Alauddin Makassar berjalan secara profesional, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Andi Aderus, Lc., M.A., secara terpisah menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi institusi dalam membangun sistem layanan informasi publik yang terintegrasi.
Ia menuturkan bahwa PPID UIN Alauddin Makassar terus melakukan penguatan kelembagaan, digitalisasi layanan informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memastikan hak masyarakat atas informasi publik dapat terpenuhi secara optimal.
“Predikat Badan Publik Informatif ini menjadi bukti bahwa komitmen UIN Alauddin Makassar terhadap keterbukaan informasi semakin kuat. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses,” ungkapnya.
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan agenda tahunan Komisi Informasi Pusat sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap badan publik yang dinilai berhasil menerapkan prinsip keterbukaan informasi secara optimal. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi UIN Alauddin Makassar sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi nilai transparansi dan Good University Governance.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
IKA FEBI UIN Alauddin Gelar Mubes dan Buka Puasa, Perkuat Konsolidasi Alumni
IKA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama, Sabtu (6/3/2026).
Sabtu, 07 Mar 2026 09:16
News
BPP IKA UIN Alauddin Perkuat Konsolidasi dan Peran Strategis Alumni
Badan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (BPP IKA) UIN Alauddin Makassar menggelar rapat koordinasi, sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan institusi dan masyarakat.
Jum'at, 27 Feb 2026 16:40
News
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
Menag RI, Nasaruddin Amir mengajak guru besar UIN Alauddin Makassar menjaga tradisi keilmuan. Ia mau, daerah di mana kampus berdiri, dikenal sebagai kota ilmuwan, episentrum peradaban Islam.
Senin, 09 Feb 2026 19:28
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
Komunitas Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forkeis Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup rangkaian kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) 2026 di Baruga Paralegal, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 11:17
News
Penguatan Publikasi dan Visibilitas Digital Dongkrak Posisi UIN Alauddin di Webometrics
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis web global, Webometrics.
Kamis, 05 Feb 2026 15:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Warga Selayar Mudik Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877 Milik TNI AL
2
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
3
Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi
4
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
5
Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Warga Selayar Mudik Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877 Milik TNI AL
2
Nginep di Vasaka Makassar Rp670 Ribu, Sudah Termasuk Iftar
3
Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi
4
Wakil Ketua DPRD Makassar Gelar Open House Lebaran untuk Warga
5
Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan