BPP IKA UIN Alauddin Perkuat Konsolidasi dan Peran Strategis Alumni
Jum'at, 27 Feb 2026 16:40
Suasana rapat koordinasi alumni yang dihadiri Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, Ketua BPP IKA UJIAN HM Idrus Marham, Wakil Ketua Ismail Cawidu dan Sekjen Prof Supardin. Foto:Istimewa
MAKASSAR - Badan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (BPP IKA) UIN Alauddin Makassar menggelar rapat koordinasi, sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan institusi dan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Alumni Berkiprah, Bangsa Berjaya” ini berlangsung di Sultan Alauddin Hotel & Convention Makassar, Jumat (27/2/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar alumni serta merumuskan langkah konkret dalam mendukung pengembangan almamater dan kontribusi bagi masyarakat luas. Kehadiran sejumlah tokoh utama alumni dan pimpinan kampus menegaskan komitmen bersama dalam membangun jejaring yang solid dan berdaya saing.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi simbol dukungan institusi terhadap penguatan peran alumni sebagai mitra strategis kampus dalam pengembangan akademik, sosial, dan profesional.
Selain itu, Ketua Umum BPP IKA UIN Alauddin Makassar, HM Idrus Marham, bersama jajaran pengurus, termasuk Wakil Ketua Umum Ismail Cawidu, dan Sekretaris Jenderal Prof Supardin, memimpin jalannya rapat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Melalui forum ini, BPP IKA UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan program pemberdayaan alumni, serta mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Alumni sebagai bagian dari kekuatan intelektual diharapkan terus hadir membawa perubahan positif di berbagai sektor.
Ketua BPP IKA UIN Alauddin Makassar, HM Idrus Marham, menegaskan bahwa penguatan organisasi alumni menjadi fokus utama, khususnya melalui pembentukan dan pengaktifan Ikatan Alumni (IKA) di tingkat fakultas hingga daerah.
Menurutnya, langkah internal yang didorong saat ini adalah memastikan setiap fakultas aktif membentuk IKA, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan di berbagai daerah sebagai upaya memperluas jaringan alumni.“Program internal yakni mendorong fakultas aktif untuk membentuk IKA, kemudian buat di daerah. Memang banyak alumni, tapi di daerah tidak terlalu banyak. Apalagi kalau di suatu daerah masih sangat kurang, maka harus ada yang menjadi motor penggerak alumni,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsolidasi alumni memiliki tantangan tersendiri karena karakter organisasi alumni yang bersifat sosial dan sukarela. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis membangun kekuatan alumni secara kolektif.
“Kita memiliki visi besar untuk menjadikan IKA ini sebagai konsolidasi besar untuk kemasyarakatan dan keummatan. Kami sudah lakukan pertemuan, tapi masih ada hambatan. Karena itu, saya ingin mengingatkan kembali supaya IKA Fakultas bisa bergerak lebih kencang lagi, sementara di tingkat nasional peran Wakil Ketua Umum juga berjalan optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Idrus Marham menekankan bahwa visi besar IKA UIN Alauddin Makassar adalah memantapkan posisi alumni dan institusi dalam peran strategis di berbagai lini kehidupan. “Keberadaan IKA ini visi besarnya adalah bagaimana memantapkan posisi UIN Alauddin sebagai institusi dan alumni dalam posisi yang strategis di setiap lini,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan bahwa momentum yang kondusif saat ini harus dimanfaatkan alumni untuk terus berkiprah dan memberikan kontribusi nyata.
“Kiprah alumni ini seharusnya bisa lebih diversifikasi, terutama di bulan Ramadan ini. Kegiatan alumni harus lebih dibunyikan, misalnya melalui kegiatan menderma dan amaliah Ramadan,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan database alumni sebagai fondasi utama dalam membangun jejaring yang kuat. Menurutnya, jumlah alumni UIN Alauddin Makassar terus bertambah setiap tahun.
“Penguatan database alumni harus semakin ditata. Jumlah alumni setiap saat bertambah. Di UIN Alauddin ini kita melakukan wisuda hingga tujuh kali setahun dengan sekitar 650 orang setiap wisuda. Diperkirakan alumni kita sudah mencapai sekitar 100 ribu orang. Ini membutuhkan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan alumni,” jelasnya.
Di sisi lain, pihak kampus juga berharap alumni UIN Alauddin Makassar dapat terus berkiprah di tingkat nasional dan mengambil peran penting di berbagai sektor strategis.
“Kami berharap alumni bisa hadir di elit nasional dan memainkan peran penting dalam berbagai bidang,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara alumni dan institusi, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam memperluas peran alumni. Melalui konsolidasi yang kuat, IKA UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial dan intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan almamater.
Kegiatan yang mengusung tema “Alumni Berkiprah, Bangsa Berjaya” ini berlangsung di Sultan Alauddin Hotel & Convention Makassar, Jumat (27/2/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar alumni serta merumuskan langkah konkret dalam mendukung pengembangan almamater dan kontribusi bagi masyarakat luas. Kehadiran sejumlah tokoh utama alumni dan pimpinan kampus menegaskan komitmen bersama dalam membangun jejaring yang solid dan berdaya saing.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi simbol dukungan institusi terhadap penguatan peran alumni sebagai mitra strategis kampus dalam pengembangan akademik, sosial, dan profesional.
Selain itu, Ketua Umum BPP IKA UIN Alauddin Makassar, HM Idrus Marham, bersama jajaran pengurus, termasuk Wakil Ketua Umum Ismail Cawidu, dan Sekretaris Jenderal Prof Supardin, memimpin jalannya rapat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Melalui forum ini, BPP IKA UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan program pemberdayaan alumni, serta mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Alumni sebagai bagian dari kekuatan intelektual diharapkan terus hadir membawa perubahan positif di berbagai sektor.
Ketua BPP IKA UIN Alauddin Makassar, HM Idrus Marham, menegaskan bahwa penguatan organisasi alumni menjadi fokus utama, khususnya melalui pembentukan dan pengaktifan Ikatan Alumni (IKA) di tingkat fakultas hingga daerah.
Menurutnya, langkah internal yang didorong saat ini adalah memastikan setiap fakultas aktif membentuk IKA, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan di berbagai daerah sebagai upaya memperluas jaringan alumni.“Program internal yakni mendorong fakultas aktif untuk membentuk IKA, kemudian buat di daerah. Memang banyak alumni, tapi di daerah tidak terlalu banyak. Apalagi kalau di suatu daerah masih sangat kurang, maka harus ada yang menjadi motor penggerak alumni,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsolidasi alumni memiliki tantangan tersendiri karena karakter organisasi alumni yang bersifat sosial dan sukarela. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis membangun kekuatan alumni secara kolektif.
“Kita memiliki visi besar untuk menjadikan IKA ini sebagai konsolidasi besar untuk kemasyarakatan dan keummatan. Kami sudah lakukan pertemuan, tapi masih ada hambatan. Karena itu, saya ingin mengingatkan kembali supaya IKA Fakultas bisa bergerak lebih kencang lagi, sementara di tingkat nasional peran Wakil Ketua Umum juga berjalan optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Idrus Marham menekankan bahwa visi besar IKA UIN Alauddin Makassar adalah memantapkan posisi alumni dan institusi dalam peran strategis di berbagai lini kehidupan. “Keberadaan IKA ini visi besarnya adalah bagaimana memantapkan posisi UIN Alauddin sebagai institusi dan alumni dalam posisi yang strategis di setiap lini,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan bahwa momentum yang kondusif saat ini harus dimanfaatkan alumni untuk terus berkiprah dan memberikan kontribusi nyata.
“Kiprah alumni ini seharusnya bisa lebih diversifikasi, terutama di bulan Ramadan ini. Kegiatan alumni harus lebih dibunyikan, misalnya melalui kegiatan menderma dan amaliah Ramadan,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan database alumni sebagai fondasi utama dalam membangun jejaring yang kuat. Menurutnya, jumlah alumni UIN Alauddin Makassar terus bertambah setiap tahun.
“Penguatan database alumni harus semakin ditata. Jumlah alumni setiap saat bertambah. Di UIN Alauddin ini kita melakukan wisuda hingga tujuh kali setahun dengan sekitar 650 orang setiap wisuda. Diperkirakan alumni kita sudah mencapai sekitar 100 ribu orang. Ini membutuhkan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan alumni,” jelasnya.
Di sisi lain, pihak kampus juga berharap alumni UIN Alauddin Makassar dapat terus berkiprah di tingkat nasional dan mengambil peran penting di berbagai sektor strategis.
“Kami berharap alumni bisa hadir di elit nasional dan memainkan peran penting dalam berbagai bidang,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara alumni dan institusi, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam memperluas peran alumni. Melalui konsolidasi yang kuat, IKA UIN Alauddin Makassar diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial dan intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan almamater.
(GUS)
Berita Terkait
News
Dirut BPJS Kesehatan Puji Fasilitas RS UIN Alauddin, Layak Layani Peserta JKN
Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan peluncuran kerja sama pelayanan yang digelar Jumat (22/5/2026).
Sabtu, 23 Mei 2026 07:46
Sulsel
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar Kampus II, Gowa, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 23:20
Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 National Ecofeb Competition 2026
Tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara 1 pada ajang National Ecofeb Competition 2026 cabang lomba Business Plan yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UWP Surabaya, Senin (11/5/2026).
Selasa, 12 Mei 2026 09:03
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Makassar Dorong Pengembangan Kader Lewat Tikar 2026
Forkeis UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Temu Ilmiah Kader 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Senin, 11 Mei 2026 15:42
News
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Kabupaten Gowa, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
2
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Aksi di Lahan Sengketa Eks Gedung Hamrawati, Massa Sampaikan Pesan Peringatan
5
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
2
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Aksi di Lahan Sengketa Eks Gedung Hamrawati, Massa Sampaikan Pesan Peringatan
5
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG