IKA FEBI UIN Alauddin Kukuhkan Pengurus, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
Senin, 27 Jul 2026 09:27
Suasana pelantikan pengurus baru IKA FEBI UIN Makassar melalui Zoom, Minggu (26/7/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (IKA FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC), Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema "Green Jihad & National Resilience: Strategi Politik Ekonomi Syariah Menghadapi Krisis Global." Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut diikuti oleh alumni, sivitas akademika, mahasiswa, hingga praktisi dari berbagai wilayah.
Pelantikan pengurus menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi agar peran alumni semakin kuat dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua IKA UIN Alauddin Makassar, Dr Idrus Marham, yang di wakili oleh Wakil Ketua IKA UIN Alauddin Makassar Dr. Ismail Cawidu, melalui pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima kepengurusan kepada jajaran pengurus yang baru.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi atas konsistensi IKA FEBI dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi almamater.
"IKA FEBI merupakan salah satu organisasi alumni fakultas yang paling aktif di lingkungan UIN Alauddin Makassar dan menjadi organisasi alumni teraktif setelah Ikatan Alumni Fakultas Syariah dan Hukum," ujarnya dalam sambutan.
Sementara, Ketua IKA FEBI UIN Alauddin Makassar, Mega Oktaviany, mengatakan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas profesi dan lintas daerah.
"Alumni memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gagasan, jejaring, dan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan ekonomi syariah sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dengan masyarakat," jelasnya.
Selain pelantikan, seminar nasional menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai berbagai tantangan ekonomi global yang saat ini dihadapi Indonesia.
Forum tersebut menghadirkan Prof Didin S. Damanhuri, Prof Ganjar Razuni, dan Prof Natalis Situmorang, dengan moderator Dr. Supriadi. Para narasumber mengulas isu ekonomi syariah dari perspektif ekonomi, hukum, dan kebijakan publik.
Pembahasan mengenai Green Jihad menjadi salah satu sorotan utama dalam seminar. Konsep tersebut diposisikan sebagai ajakan untuk membangun sistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga menjunjung keberlanjutan lingkungan, tata kelola yang baik, dan pemerataan kesejahteraan. Pendekatan ini dinilai relevan dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah meningkatnya tantangan ekonomi dan perubahan global.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan mengenai implementasi ekonomi syariah, kebijakan pembangunan berkelanjutan, hingga peran generasi muda mewarnai jalannya seminar.
Melalui kegiatan ini, IKA FEBI berharap dapat terus menjadi ruang kolaborasi bagi alumni, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan narasumber sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Ke depan, IKA FEBI UIN Alauddin Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memperkuat jejaring alumni sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah dan pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema "Green Jihad & National Resilience: Strategi Politik Ekonomi Syariah Menghadapi Krisis Global." Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut diikuti oleh alumni, sivitas akademika, mahasiswa, hingga praktisi dari berbagai wilayah.
Pelantikan pengurus menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi agar peran alumni semakin kuat dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua IKA UIN Alauddin Makassar, Dr Idrus Marham, yang di wakili oleh Wakil Ketua IKA UIN Alauddin Makassar Dr. Ismail Cawidu, melalui pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima kepengurusan kepada jajaran pengurus yang baru.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi atas konsistensi IKA FEBI dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi almamater.
"IKA FEBI merupakan salah satu organisasi alumni fakultas yang paling aktif di lingkungan UIN Alauddin Makassar dan menjadi organisasi alumni teraktif setelah Ikatan Alumni Fakultas Syariah dan Hukum," ujarnya dalam sambutan.
Sementara, Ketua IKA FEBI UIN Alauddin Makassar, Mega Oktaviany, mengatakan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas profesi dan lintas daerah.
"Alumni memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gagasan, jejaring, dan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan ekonomi syariah sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dengan masyarakat," jelasnya.
Selain pelantikan, seminar nasional menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai berbagai tantangan ekonomi global yang saat ini dihadapi Indonesia.
Forum tersebut menghadirkan Prof Didin S. Damanhuri, Prof Ganjar Razuni, dan Prof Natalis Situmorang, dengan moderator Dr. Supriadi. Para narasumber mengulas isu ekonomi syariah dari perspektif ekonomi, hukum, dan kebijakan publik.
Pembahasan mengenai Green Jihad menjadi salah satu sorotan utama dalam seminar. Konsep tersebut diposisikan sebagai ajakan untuk membangun sistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga menjunjung keberlanjutan lingkungan, tata kelola yang baik, dan pemerataan kesejahteraan. Pendekatan ini dinilai relevan dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah meningkatnya tantangan ekonomi dan perubahan global.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan mengenai implementasi ekonomi syariah, kebijakan pembangunan berkelanjutan, hingga peran generasi muda mewarnai jalannya seminar.
Melalui kegiatan ini, IKA FEBI berharap dapat terus menjadi ruang kolaborasi bagi alumni, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan narasumber sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Ke depan, IKA FEBI UIN Alauddin Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memperkuat jejaring alumni sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah dan pembangunan nasional.
(MAN)
Berita Terkait
News
UiTM Malaysia dan UIN Alauddin Makassar Perkuat Kolaborasi Akademik
Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan akademik delegasi Fakulti Sains Komputer dan Matematik UiTM Malaysia pada 1–4 September 2026.
Kamis, 10 Sep 2026 09:02
News
Dosen UIN Alauddin Juara 1 Azan MTQ Korpri Nasional 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dosen UIN Alauddin Makassar di panggung nasional. Dr. Baharuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., berhasil meraih juara 1 Cabang Adzan pada MTQ Korpri Nasional VIII Tahun 2026.
Senin, 31 Agu 2026 15:34
Sulsel
Rektor UIN Alauddin Terima Kunjungan Kapolresta Gowa untuk Perkuat Sinergi Institusi
Penguatan sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi menjadi perhatian dalam kunjungan silaturahmi Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman ke UIN Alauddin Makassar.
Rabu, 19 Agu 2026 09:34
Makassar City
Rektor UIN Alauddin Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Perairan Samalona
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan dengan cara berbeda oleh UIN Alauddin Makassar. Rektor UIN Alauddin Makassar bersama tim penyelam mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut perairan Pulau Samalona.
Selasa, 18 Agu 2026 23:00
Sulsel
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Unit Pengelola Zakat (UPZ) UIN Alauddin Makassar menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 126 mahasiswa.
Senin, 17 Agu 2026 12:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep
2
Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Landai, Pelayanan 80 Persen SPBU Kondusif
3
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
4
Pelindo Regional 4 Perkuat Standar Keamanan Pelabuhan Lewat Sertifikasi PFSO
5
Atasi Antrean BBM, Langkah Gubernur Sulsel Dinilai Efektif dan Adaptif
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep
2
Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Landai, Pelayanan 80 Persen SPBU Kondusif
3
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
4
Pelindo Regional 4 Perkuat Standar Keamanan Pelabuhan Lewat Sertifikasi PFSO
5
Atasi Antrean BBM, Langkah Gubernur Sulsel Dinilai Efektif dan Adaptif