XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular lewat #ByeByeBox di Kampus ITB
Selasa, 15 Sep 2026 14:00
Untuk mendorong pengelolaan e-waste yang lebih bertanggung jawab, XLSMART bersama REMIND membawa #ByeByeBox Campus Roadshow ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Foto/Istimewa
BANDUNG - Limbah elektronik atau e-waste menjadi persoalan yang semakin relevan di tengah pesatnya penggunaan perangkat digital. Untuk mendorong pengelolaan e-waste yang lebih bertanggung jawab, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama REMIND membawa #ByeByeBox Campus Roadshow ke Institut Teknologi Bandung (ITB).
Program yang berlangsung pada 14–28 September 2026 ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam membangun infrastruktur digital Indonesia yang bertanggung jawab, sekaligus memperkuat implementasi ESG & Sustainability perusahaan dan kontribusinya terhadap keberlanjutan Indonesia.
#ByeByeBox merupakan E-Waste Reverse Vending Machine pertama di Indonesia yang dikembangkan untuk memudahkan masyarakat menyerahkan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan ke jalur pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
Dalam kolaborasi XLSMART dan REMIND, #ByeByeBox tidak hanya berfungsi sebagai titik pengumpulan e-waste, tetapi juga menjadi medium edukasi untuk mendorong kebiasaan pengelolaan perangkat elektronik yang lebih sirkular, terutama di kalangan generasi muda.
Peluncuran program dilakukan di Aula Timur ITB pada 14 September 2026. Setelah itu, aktivasi #ByeByeBox berlangsung di area kampus hingga 28 September 2026.
Dalam tahap pertama kampanye yang berlangsung hingga November 2026, XLSMART dan REMIND menargetkan pengumpulan 600 kg e-waste. Seluruh e-waste yang terkumpul akan dicatat dan diukur sebagai bagian dari pengukuran dampak program secara keseluruhan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan pertumbuhan konektivitas dan teknologi digital perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam mengelola dampak lingkungannya.
"Melalui #ByeByeBox, kami ingin membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah, dekat, dan relevan bagi generasi muda. Program ini menjadi bagian dari perjalanan XLSMART dalam membangun ekosistem digital yang semakin bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar dia.
Penggunaan #ByeByeBox dirancang sederhana. Masyarakat cukup membawa perangkat elektronik kecil yang sudah tidak digunakan, kemudian mengikuti petunjuk pada layar. Perangkat akan dipindai dan divalidasi menggunakan kamera serta teknologi AI, lalu ditimbang secara otomatis sebelum diterima dan tercatat dalam sistem REMIND.
E-waste yang terkumpul selanjutnya diproses melalui pendekatan pemulihan material dan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. Material yang masih memiliki nilai dapat dipulihkan dan dikembalikan ke dalam siklus pemanfaatan sesuai dengan prinsip ekonomi sirkular.
Founder & CEO REMIND, Muhammad Dzikri Ahira Soefihara, mengatakan #ByeByeBox dikembangkan untuk membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah diakses dan terukur. "Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih dapat memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya," tuturnya.
Nah, ITB dipilih sebagai titik awal Campus Roadshow #ByeByeBox karena dinilai relevan sebagai ruang yang mempertemukan teknologi, keilmuan, sustainability, dan aksi nyata mahasiswa. REMIND juga berangkat dari ekosistem ITB, sehingga program ini membawa kembali solusi pengelolaan e-waste kepada generasi mahasiswa berikutnya.
Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung, Prof Syafrizal, mengatakan kampus memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya solusi dan kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan. "Kehadiran #ByeByeBox di ITB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu e-waste sekaligus terlibat langsung dalam aksi nyata," katanya.
Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara XLSMART, REMIND, Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB, Institut Teknologi Bandung, GSMA, serta BAPPENAS. Kolaborasi tersebut mempertemukan perspektif bisnis, teknologi, akademik, pengelolaan e-waste, hingga kebijakan pembangunan berkelanjutan.
Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/BAPPENAS, Nizhar Marizi, mengimbuhkan ekonomi sirkular membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Inisiatif seperti #ByeByeBox membantu membawa prinsip tersebut lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama melalui keterlibatan generasi muda dan pemanfaatan teknologi.
Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah atau berat e-waste yang terkumpul. XLSMART dan REMIND juga memperhatikan jumlah partisipan, tingkat engagement, perubahan perilaku, serta dampak pengelolaan e-waste yang dapat dilaporkan secara konkret dan terukur.
Selama aktivasi di ITB, pengguna XL, AXIS, dan Smartfren berkesempatan memperoleh bonus kuota utama berdasarkan berat e-waste yang dikumpulkan melalui #ByeByeBox.
Peserta mendapatkan 500 MB untuk e-waste di bawah 1 kg, 1 GB untuk 1–2 kg, dan 1,5 GB untuk e-waste di atas 2 kg. Bonus tersebut memiliki masa berlaku satu hari. Sementara bagi peserta yang belum menggunakan XL, AXIS, maupun Smartfren, tersedia kesempatan mendapatkan kartu perdana sesuai ketersediaan selama periode aktivasi.
Upaya XLSMART dalam mengelola e-waste tidak hanya menyasar masyarakat dan komunitas. Di sisi internal, perusahaan juga mengelola limbah elektronik yang berasal dari kegiatan operasional, termasuk aktivitas dismantling tower, perangkat jaringan, perangkat IT, baterai, maupun aset elektronik yang telah memasuki akhir masa pakai.
Pengelolaan e-waste tersebut dilakukan bersama pihak ketiga yang memiliki kompetensi sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan e-waste XLSMART berjalan dari dua sisi yang saling melengkapi, yakni pengelolaan limbah elektronik dari operasional perusahaan serta upaya mendorong perubahan kebiasaan di tingkat individu dan komunitas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya XLSMART membangun ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung keberlanjutan Indonesia.
Program yang berlangsung pada 14–28 September 2026 ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam membangun infrastruktur digital Indonesia yang bertanggung jawab, sekaligus memperkuat implementasi ESG & Sustainability perusahaan dan kontribusinya terhadap keberlanjutan Indonesia.
#ByeByeBox merupakan E-Waste Reverse Vending Machine pertama di Indonesia yang dikembangkan untuk memudahkan masyarakat menyerahkan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan ke jalur pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
Dalam kolaborasi XLSMART dan REMIND, #ByeByeBox tidak hanya berfungsi sebagai titik pengumpulan e-waste, tetapi juga menjadi medium edukasi untuk mendorong kebiasaan pengelolaan perangkat elektronik yang lebih sirkular, terutama di kalangan generasi muda.
Peluncuran program dilakukan di Aula Timur ITB pada 14 September 2026. Setelah itu, aktivasi #ByeByeBox berlangsung di area kampus hingga 28 September 2026.
Dalam tahap pertama kampanye yang berlangsung hingga November 2026, XLSMART dan REMIND menargetkan pengumpulan 600 kg e-waste. Seluruh e-waste yang terkumpul akan dicatat dan diukur sebagai bagian dari pengukuran dampak program secara keseluruhan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan pertumbuhan konektivitas dan teknologi digital perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam mengelola dampak lingkungannya.
"Melalui #ByeByeBox, kami ingin membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah, dekat, dan relevan bagi generasi muda. Program ini menjadi bagian dari perjalanan XLSMART dalam membangun ekosistem digital yang semakin bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar dia.
Penggunaan #ByeByeBox dirancang sederhana. Masyarakat cukup membawa perangkat elektronik kecil yang sudah tidak digunakan, kemudian mengikuti petunjuk pada layar. Perangkat akan dipindai dan divalidasi menggunakan kamera serta teknologi AI, lalu ditimbang secara otomatis sebelum diterima dan tercatat dalam sistem REMIND.
E-waste yang terkumpul selanjutnya diproses melalui pendekatan pemulihan material dan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. Material yang masih memiliki nilai dapat dipulihkan dan dikembalikan ke dalam siklus pemanfaatan sesuai dengan prinsip ekonomi sirkular.
Founder & CEO REMIND, Muhammad Dzikri Ahira Soefihara, mengatakan #ByeByeBox dikembangkan untuk membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah diakses dan terukur. "Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih dapat memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya," tuturnya.
Nah, ITB dipilih sebagai titik awal Campus Roadshow #ByeByeBox karena dinilai relevan sebagai ruang yang mempertemukan teknologi, keilmuan, sustainability, dan aksi nyata mahasiswa. REMIND juga berangkat dari ekosistem ITB, sehingga program ini membawa kembali solusi pengelolaan e-waste kepada generasi mahasiswa berikutnya.
Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung, Prof Syafrizal, mengatakan kampus memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya solusi dan kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan. "Kehadiran #ByeByeBox di ITB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu e-waste sekaligus terlibat langsung dalam aksi nyata," katanya.
Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara XLSMART, REMIND, Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB, Institut Teknologi Bandung, GSMA, serta BAPPENAS. Kolaborasi tersebut mempertemukan perspektif bisnis, teknologi, akademik, pengelolaan e-waste, hingga kebijakan pembangunan berkelanjutan.
Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/BAPPENAS, Nizhar Marizi, mengimbuhkan ekonomi sirkular membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Inisiatif seperti #ByeByeBox membantu membawa prinsip tersebut lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama melalui keterlibatan generasi muda dan pemanfaatan teknologi.
Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah atau berat e-waste yang terkumpul. XLSMART dan REMIND juga memperhatikan jumlah partisipan, tingkat engagement, perubahan perilaku, serta dampak pengelolaan e-waste yang dapat dilaporkan secara konkret dan terukur.
Selama aktivasi di ITB, pengguna XL, AXIS, dan Smartfren berkesempatan memperoleh bonus kuota utama berdasarkan berat e-waste yang dikumpulkan melalui #ByeByeBox.
Peserta mendapatkan 500 MB untuk e-waste di bawah 1 kg, 1 GB untuk 1–2 kg, dan 1,5 GB untuk e-waste di atas 2 kg. Bonus tersebut memiliki masa berlaku satu hari. Sementara bagi peserta yang belum menggunakan XL, AXIS, maupun Smartfren, tersedia kesempatan mendapatkan kartu perdana sesuai ketersediaan selama periode aktivasi.
Upaya XLSMART dalam mengelola e-waste tidak hanya menyasar masyarakat dan komunitas. Di sisi internal, perusahaan juga mengelola limbah elektronik yang berasal dari kegiatan operasional, termasuk aktivitas dismantling tower, perangkat jaringan, perangkat IT, baterai, maupun aset elektronik yang telah memasuki akhir masa pakai.
Pengelolaan e-waste tersebut dilakukan bersama pihak ketiga yang memiliki kompetensi sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan e-waste XLSMART berjalan dari dua sisi yang saling melengkapi, yakni pengelolaan limbah elektronik dari operasional perusahaan serta upaya mendorong perubahan kebiasaan di tingkat individu dan komunitas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya XLSMART membangun ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung keberlanjutan Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
News
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
Limbah tutup botol plastik dari tenant makanan dan minuman di Mal Ratu Indah, Makassar, akan diolah menjadi furnitur yang dapat dimanfaatkan pengunjung.1¹
Jum'at, 23 Okt 2026 23:55
Ekbis
XLSMART Perluas Jaringan 5G, Dukung Lonjakan Aktivitas Digital
Kebutuhan konektivitas digital masyarakat Yogyakarta dan Solo terus meningkat, seiring aktivitas pendidikan, pariwisata, perdagangan, hingga pemasaran produk secara daring.
Jum'at, 16 Okt 2026 17:13
Ekbis
Perkuat Layanan Pelanggan, XLSMART Buka Tiga XL Center Baru di Makassar
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) membuka tiga XL Center baru di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk memperluas akses layanan bagi pelanggan.
Jum'at, 09 Okt 2026 18:46
News
Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah
BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata membantu penanganan masalah sampah di berbagai wilayah Indonesia.
Kamis, 08 Okt 2026 12:51
Sulsel
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
Rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) regional mulai mendapat dukungan tujuh pemerintah daerah di Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 09:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim