MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja

Kamis, 13 Agu 2026 10:15
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
MMF 2026 Campus Day juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara MarkPlus dan Kalla Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Kemampuan menggunakan kecerdasan buatan (AI) saja dinilai tidak cukup untuk menghadapi perubahan dunia kerja. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, generasi muda tetap dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, empati, kolaborasi, dan kepemimpinan.

Persoalan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Makassar Marketing Festival (MMF) 2026 Campus Day di Kalla Institute, Makassar, yang mengusung tema “Future-Ready Leaders: Human + AI”.

Kegiatan yang merupakan bagian dari agenda tahunan MarkPlus Institute dan Marketeers Event itu mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk membahas perkembangan industri, transformasi teknologi, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja masa depan.

Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan yang dibawa perkembangan AI. Menurutnya, penguasaan teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan kompetensi yang menjadi keunggulan manusia.

“AI akan menjadi bagian dari kehidupan dan dunia kerja di masa depan. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi, seperti empati, kolaborasi, dan pengambilan keputusan,” ujar Syamril.

Ia menambahkan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kepemimpinan juga perlu terus diperkuat agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja yang semakin cepat berubah.

Dalam kegiatan tersebut, Dean of MarkPlus Institute Ardhi Ridwansyah turut membahas perubahan tren pemasaran dan kompetensi yang dibutuhkan di era digital. Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor penting bagi generasi muda, seiring perubahan industri yang berlangsung semakin cepat.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Dr. Andi Lukman, menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan kompetensi lulusan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui sesi diskusi, mahasiswa berkesempatan berdialog langsung dengan para narasumber mengenai perkembangan dunia kerja, kebutuhan industri, peluang karier baru, hingga keterampilan yang perlu dipersiapkan sejak di bangku kuliah.

MMF 2026 Campus Day juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MarkPlus dan Kalla Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekosistem inovasi. Kolaborasi ini juga diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan, tantangan, dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Selain mengikuti rangkaian diskusi, peserta MMF 2026 juga mendapatkan Certificate of Attendance, wawasan mengenai perkembangan industri, informasi peluang kerja dan karier, serta kesempatan memperluas jejaring dengan akademisi dan praktisi.

Melalui kegiatan tersebut, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga mampu beradaptasi, berinovasi, mengambil keputusan, dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru