Direksi PLN Pastikan Keandalan Listrik Nataru di Gereja Katedral Makassar dan Posko Siaga
Rabu, 24 Des 2025 19:54
Direktur Manajemen Risiko PT PLN, Adi Lumakso (tengah) saat meninjai kesiapan pasokan Gereja Katolik Katedral Makassar untuk mensukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Makassar pada Rabu (24/1
MAKASSAR - PT PLN (Persero) memastikan kesiapan dan keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar). Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Adi Lumakso, bersama jajaran Manajemen PLN UID Sulselrabar, meninjau langsung sejumlah titik prioritas, termasuk Gereja Katolik Katedral Makassar, Posko Siaga PLN, serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN ULP Mattoanging, Rabu (24/12).
Dalam kunjungannya, Adi Lumakso menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal dan aman guna mendukung kelancaran ibadah serta aktivitas masyarakat selama perayaan Natal.
“Gereja ini merupakan simbol perayaan Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, kami akan all out memastikan distribusi listrik yang andal agar rangkaian ibadah dan perayaan di gereja ini dapat berlangsung tanpa gangguan,” ujar Adi.
Apresiasi atas langkah PLN tersebut disampaikan oleh Pastor Paroki Gereja Katolik Katedral Makassar, Pastor Yulius Malli. Ia menyebut dukungan PLN memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal.
“Kami berterima kasih kepada PLN atas kunjungan langsung Direksi PLN untuk memastikan keamanan pasokan listrik. Saya mewakili pihak gereja mengapresiasi kerja sama dan dukungan PLN, karena listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah. Selain itu, PLN juga menyiapkan UPS, sehingga ibadah dapat berlangsung dengan baik,” ujar Pastor Yulius.
Menurutnya, komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik saat Natal menjadi wujud nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa selama masa siaga Nataru yang berlangsung pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, PLN UID Sulselrabar mengoperasikan 79 posko siaga dengan dukungan 2.454 personel di seluruh wilayah layanan.
“Kunjungan ini merupakan wujud kesiapan PLN dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejak jauh hari, kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima, sekaligus menyiapkan sistem pengamanan berlapis di 226 titik prioritas. Khusus Gereja Katolik Katedral Makassar, kami menyiapkan tiga unit Uninterruptible Power Supply dengan total kapasitas 176 kVA,” ujar Edyansyah.
Dari sisi pasokan, Edyansyah memaparkan bahwa proyeksi Beban Puncak (BP) Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) pada periode Nataru mencapai 1.852,6 megawatt (MW). Dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 2.185,1 MW, sistem kelistrikan Sulbagsel masih memiliki cadangan daya sekitar 332,4 MW.
“Seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan masyarakat, khususnya umat Nasrani, dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Hal ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sebagai langkah penguatan, PLN UID Sulselrabar membentuk Special Force Siaga Nataru yang melibatkan 2.454 personel di 79 posko siaga. Tim ini didukung berbagai peralatan, antara lain 144 unit genset, 25 unit UPS, serta 46 unit Gardu Bergerak (UGB) guna menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Untuk mempercepat penanganan gangguan, PLN juga menyiapkan sarana operasional berupa 12 unit truk crane, 157 unit sepeda motor, dan 295 unit kendaraan operasional.
“Menghadapi potensi cuaca ekstrem, kami memperkuat sistem melalui penerapan digitalisasi smart distribution sehingga pemantauan dan penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” jelas Edyansyah.
Selain penguatan sistem, PLN turut melakukan inspeksi langsung ke sejumlah gereja guna memastikan kesiapan pasokan listrik agar ibadah Natal dapat berlangsung dengan aman dan khidmat.
“Di tengah suasana damai Natal, insan PLN tetap bersiaga di lapangan untuk menjaga keandalan listrik. Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung lancar tanpa kendala. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan selamat sampai tujuan,” tutup Edyansyah.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sulselrabar juga memastikan kesiapan 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang beroperasi di 52 lokasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Dalam kunjungannya, Adi Lumakso menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal dan aman guna mendukung kelancaran ibadah serta aktivitas masyarakat selama perayaan Natal.
“Gereja ini merupakan simbol perayaan Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, kami akan all out memastikan distribusi listrik yang andal agar rangkaian ibadah dan perayaan di gereja ini dapat berlangsung tanpa gangguan,” ujar Adi.
Apresiasi atas langkah PLN tersebut disampaikan oleh Pastor Paroki Gereja Katolik Katedral Makassar, Pastor Yulius Malli. Ia menyebut dukungan PLN memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal.
“Kami berterima kasih kepada PLN atas kunjungan langsung Direksi PLN untuk memastikan keamanan pasokan listrik. Saya mewakili pihak gereja mengapresiasi kerja sama dan dukungan PLN, karena listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah. Selain itu, PLN juga menyiapkan UPS, sehingga ibadah dapat berlangsung dengan baik,” ujar Pastor Yulius.
Menurutnya, komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik saat Natal menjadi wujud nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa selama masa siaga Nataru yang berlangsung pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, PLN UID Sulselrabar mengoperasikan 79 posko siaga dengan dukungan 2.454 personel di seluruh wilayah layanan.
“Kunjungan ini merupakan wujud kesiapan PLN dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejak jauh hari, kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima, sekaligus menyiapkan sistem pengamanan berlapis di 226 titik prioritas. Khusus Gereja Katolik Katedral Makassar, kami menyiapkan tiga unit Uninterruptible Power Supply dengan total kapasitas 176 kVA,” ujar Edyansyah.
Dari sisi pasokan, Edyansyah memaparkan bahwa proyeksi Beban Puncak (BP) Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) pada periode Nataru mencapai 1.852,6 megawatt (MW). Dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 2.185,1 MW, sistem kelistrikan Sulbagsel masih memiliki cadangan daya sekitar 332,4 MW.
“Seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan masyarakat, khususnya umat Nasrani, dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Hal ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sebagai langkah penguatan, PLN UID Sulselrabar membentuk Special Force Siaga Nataru yang melibatkan 2.454 personel di 79 posko siaga. Tim ini didukung berbagai peralatan, antara lain 144 unit genset, 25 unit UPS, serta 46 unit Gardu Bergerak (UGB) guna menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Untuk mempercepat penanganan gangguan, PLN juga menyiapkan sarana operasional berupa 12 unit truk crane, 157 unit sepeda motor, dan 295 unit kendaraan operasional.
“Menghadapi potensi cuaca ekstrem, kami memperkuat sistem melalui penerapan digitalisasi smart distribution sehingga pemantauan dan penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” jelas Edyansyah.
Selain penguatan sistem, PLN turut melakukan inspeksi langsung ke sejumlah gereja guna memastikan kesiapan pasokan listrik agar ibadah Natal dapat berlangsung dengan aman dan khidmat.
“Di tengah suasana damai Natal, insan PLN tetap bersiaga di lapangan untuk menjaga keandalan listrik. Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung lancar tanpa kendala. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan selamat sampai tujuan,” tutup Edyansyah.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sulselrabar juga memastikan kesiapan 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang beroperasi di 52 lokasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kendaraan Listrik di Sulselrabar Tumbuh 53,7 Persen, PLN Perluas Jaringan SPKLU
Pertumbuhan kendaraan listrik di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat mendorong kebutuhan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas.
Senin, 19 Okt 2026 14:14
News
PLN Raih Sector Champion dan Runner Up di Danantara CX100 Award 2026
PLN meraih predikat Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik pada ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026.
Rabu, 14 Okt 2026 13:36
Ekbis
Listrik Andal, UMKM Tumbuh: PLN UID Sulselrabar Perkuat Ekonomi Masyarakat
PLN UID Sulselrabar memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui penyediaan energi listrik sekaligus program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha lokal.
Rabu, 14 Okt 2026 08:46
News
PLN Gandeng Koperasi Desa Merah Putih, Bayar Listrik Kini Lebih Dekat
PT PLN (Persero) memperluas akses layanan kelistrikan bagi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Selasa, 13 Okt 2026 19:10
News
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
Sejak dijalankan pada 2021, Electrifying Agriculture terus berkembang. Hingga September 2026, jumlah pelanggannya mencapai 4.438 dengan total daya tersambung 208.553,3 kVA.
Minggu, 11 Okt 2026 19:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh