Perbaikan Jalan Hertasning Dikebut dan Mulai Tunjukkan Progres Nyata
Selasa, 13 Jan 2026 16:09
Proses pengaspalan ruas Jalan Hertasning Kota Makassar, kini menunjukkan perkembangan nyata dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1, khususnya ruas Jalan Hertasning Kota Makassar, kini menunjukkan perkembangan nyata dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ruas jalan dengan panjang 1,8 kilometer dan lebar 11 meter tersebut merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pengerjaan Jalan Hertasning yang diresmikan pada 17 Desember 2025 lalu oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, terus berjalan secara bertahap. Aktivitas perbaikan terlihat di sejumlah titik, terutama pada bagian jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Proyek infrastruktur ini menjadi perhatian masyarakat karena Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital penghubung antara Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa dengan lalu lintas padat setiap harinya.
Iksan, salah satu pengendara ojek online yang rutin melintasi Jalan Hertasning, mengaku sering mendengar keluhan masyarakat terkait kondisi jalan sebelum dilakukan penanganan.
“Banyak yang bertanya-tanya kapan pengaspalan, kenapa cuma ditambal-tambal pakai paving blok di lubang-lubang jalan? Sekarang sudah mulai kelihatan progresnya,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Sementara itu, Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan metode pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Menurutnya, penutupan pada titik aspal rusak dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum masuk ke lapisan aspal terakhir atau lapis pondasi akhir. “Aspal yang rusak kita tutup dulu, kita tambal sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing,” jelasnya.
Bima mengungkapkan, pengerjaan juga memperhatikan rekayasa lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Untuk wilayah Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak (Kabupaten Gowa), penanganan dilakukan dengan menutup separuh badan jalan terlebih dahulu.
“Setelah satu sisi selesai, baru dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pengerjaan dimulai Desember dan diproyeksikan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli ini,” ungkapnya.
Dukungan dan apresiasi datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, salah seorang warga Jalan Hertasning, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemprov Sulsel terhadap perbaikan infrastruktur di wilayahnya. “terima kasih banyak untuk Pak Gubernur karena ada perbaikan jalan khususnya di daerah hertasning apalagi untuk warga di sekitar sini,” tuturnya.
Diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) yang dimulai dari Jalan Hertasning dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar.
Program tersebut mencakup penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.
Ruas jalan dengan panjang 1,8 kilometer dan lebar 11 meter tersebut merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pengerjaan Jalan Hertasning yang diresmikan pada 17 Desember 2025 lalu oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, terus berjalan secara bertahap. Aktivitas perbaikan terlihat di sejumlah titik, terutama pada bagian jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Proyek infrastruktur ini menjadi perhatian masyarakat karena Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital penghubung antara Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa dengan lalu lintas padat setiap harinya.
Iksan, salah satu pengendara ojek online yang rutin melintasi Jalan Hertasning, mengaku sering mendengar keluhan masyarakat terkait kondisi jalan sebelum dilakukan penanganan.
“Banyak yang bertanya-tanya kapan pengaspalan, kenapa cuma ditambal-tambal pakai paving blok di lubang-lubang jalan? Sekarang sudah mulai kelihatan progresnya,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Sementara itu, Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan metode pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Menurutnya, penutupan pada titik aspal rusak dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum masuk ke lapisan aspal terakhir atau lapis pondasi akhir. “Aspal yang rusak kita tutup dulu, kita tambal sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing,” jelasnya.
Bima mengungkapkan, pengerjaan juga memperhatikan rekayasa lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Untuk wilayah Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak (Kabupaten Gowa), penanganan dilakukan dengan menutup separuh badan jalan terlebih dahulu.
“Setelah satu sisi selesai, baru dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pengerjaan dimulai Desember dan diproyeksikan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli ini,” ungkapnya.
Dukungan dan apresiasi datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, salah seorang warga Jalan Hertasning, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemprov Sulsel terhadap perbaikan infrastruktur di wilayahnya. “terima kasih banyak untuk Pak Gubernur karena ada perbaikan jalan khususnya di daerah hertasning apalagi untuk warga di sekitar sini,” tuturnya.
Diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) yang dimulai dari Jalan Hertasning dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar.
Program tersebut mencakup penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Sejumlah Ruas Jalan di Sulsel Mulai Diaspal, Program MYP Dikebut Bertahap
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai memasuki tahap pengaspalan pada sejumlah ruas jalan dalam program Multi Years Project (MYP).
Sabtu, 04 Apr 2026 06:35
Sulsel
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
Pembangunan Infrastruktur jalan di Kabupaten Wajo terus di genjot. Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam kategori rusak berat dan sedang kini telah di perbaiki
Jum'at, 03 Apr 2026 17:30
News
Pastikan Penanganan Darurat Jalan Rusak Moncongloe, Talud dan Aspal Disiapkan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan bahwa Pemprov Sulsel saat ini tengah melakukan penanganan sementara pada ruas Jalan Poros Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros
Minggu, 29 Mar 2026 09:07
News
Faisal Surur Lanjutkan Pembangunan Jalan Beton 344 Meter di Pompanua
Ketua Yayasan Haji Ahmad Surur, H. Faisal Ibrahim Surur, Lc., M.Si., kembali membangun infrastruktur di kampung halamannya.
Sabtu, 14 Mar 2026 11:51
Sulsel
Sufriadi Arif Bahas Jalan Nasional Rusak dengan BBPJN, Dorong Perbaikan Cepat
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menggelar rapat dengar pendapat bersama Kepala BBPJN guna membahas penanganan kerusakan jalan nasional di sejumlah titik di Sulawesi Selatan.
Rabu, 11 Mar 2026 12:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
2
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
3
Kader Nasdem Sulsel Turun ke Jalan, Protes Narasi Pemberitaan Tempo
4
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
5
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
2
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
3
Kader Nasdem Sulsel Turun ke Jalan, Protes Narasi Pemberitaan Tempo
4
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
5
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat