BI Sulsel Dorong Penguatan UMKM & Digitalisasi Ekraf Lewat Wastra Heritage Market
Kamis, 30 Jul 2026 08:33
BI Sulsel bersama IFC Chapter Makassar menggelar Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) x DIGIFEST 2026 Presents Wastra Heritage Market di MaRI Makassar. Foto/Dok BI Sulsel
MAKASSAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar menggelar Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) x DIGIFEST 2026 Presents Wastra Heritage Market di Mal Ratu Indah (MaRI), Makassar, pada 28 Juli–2 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat daya saing UMKM melalui perluasan akses pasar, digitalisasi, pembiayaan, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Mengusung tema Wastra Heritage Market, kegiatan ini menempatkan wastra sebagai representasi kekayaan budaya Sulawesi Selatan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah dan berorientasi ekspor.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki E. Wimanda, mengatakan penyelenggaraan KKS x DIGIFEST 2026 diarahkan untuk membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat, adaptif, dan siap memasuki era ekonomi digital.
"Melalui KKS x DIGIFEST Presents Wastra Heritage Market 2026, kami berharap lahir ekosistem UMKM yang semakin kuat, adaptif, berdaya saing, serta siap memasuki ekosistem ekonomi digital. Wastra tidak hanya menjadi representasi budaya Sulawesi Selatan, tetapi juga bagian dari industri kreatif yang didukung inovasi, teknologi digital, akses pembiayaan, dan perluasan pasar," ujar Rizki.
Penyelenggaraan KKS x DIGIFEST 2026 mengusung lima strategi utama. Pertama, memperluas akses pasar melalui business matching, pameran produk UMKM, fashion show, dan talkshow bersama IFC Chapter Makassar. Upaya ini melanjutkan keberhasilan Bank Indonesia pada Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 yang menghasilkan komitmen transaksi lebih dari Rp4,4 miliar.
Selain itu, perluasan pasar ekspor juga terus dilakukan melalui business matching dengan pembeli potensial dari luar negeri. Pada Anging Mamiri Business Fair (AMBF) tahun lalu, sebanyak 30 UMKM binaan mencatat komitmen ekspor senilai Rp228 miliar ke 17 negara. Hingga Juli 2026, realisasi ekspor telah mencapai Rp123,5 miliar atau sekitar 54,2 persen, termasuk ekspor whole candlenut milik UMKM binaan PT Onstar Pop Farm (OSP Farm) ke Jeddah, Arab Saudi, pada 23 Juli 2026.
Kedua, memperluas akses pembiayaan melalui business matching bersama Bank Mandiri dan Bank Sulselbar. Program ini dilengkapi workshop pengelolaan keuangan guna meningkatkan kapasitas UMKM sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan.
Ketiga, memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya, khususnya pada subsektor fesyen, melalui Lomba Desain Motif Wastra Sulawesi Selatan, Inspirational Talk bertema Wastra Traditional Reimagined and Discover the Future of Fashion, serta berbagi pengalaman sukses alumni program UMKM REWAKO.
Keempat, mendorong penguatan keuangan sosial syariah melalui Aplikasi Satu Wakaf Indonesia bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan. Program ini mendukung pemberdayaan ibu rumah tangga melalui Pekarangan Pangan Terpadu di Desa Lamakkaraseng, Kabupaten Bone. Implementasinya dilakukan melalui booth "Wakafein" yang ditargetkan melayani sekitar 250 pengunjung setiap hari.
Kelima, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran melalui edukasi dan sosialisasi QRIS TAP, pelindungan konsumen, serta implementasi transaksi QRIS di seluruh tenant UMKM. Berbagai kompetisi juga digelar untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, mulai dari Colouring Contest, QRIS Modern Dance Competition, QRIS TAP Competition, Stand Up Comedy Competition, hingga turnamen E-Sport Mobile Legends.
Secara nasional, sektor ekonomi kreatif berkontribusi sekitar 7 persen terhadap perekonomian Indonesia dan menyerap 18,7 persen tenaga kerja, dengan fesyen, kuliner, dan kriya sebagai tiga subsektor utama. Di Sulawesi Selatan, potensi wastra, fesyen, aksesori, kerajinan, dan budaya dinilai mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekspor daerah di era ekonomi digital.
Pembukaan KKS x DIGIFEST 2026 dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Anggota DPR RI Komisi XIII Meity Rahmatia, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, Ketua Harian Dekranasda Sulsel Wiwik Elnangti Wijaya, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Fuad Zaen, Ketua Ikatan Wanita Perbankan Sulsel Josita Mayadewi Rizki, perwakilan OJK Sulselbar, Forkopimda, pimpinan perbankan, serta asosiasi industri di Sulawesi Selatan.
Mengusung tema Wastra Heritage Market, kegiatan ini menempatkan wastra sebagai representasi kekayaan budaya Sulawesi Selatan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah dan berorientasi ekspor.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki E. Wimanda, mengatakan penyelenggaraan KKS x DIGIFEST 2026 diarahkan untuk membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat, adaptif, dan siap memasuki era ekonomi digital.
"Melalui KKS x DIGIFEST Presents Wastra Heritage Market 2026, kami berharap lahir ekosistem UMKM yang semakin kuat, adaptif, berdaya saing, serta siap memasuki ekosistem ekonomi digital. Wastra tidak hanya menjadi representasi budaya Sulawesi Selatan, tetapi juga bagian dari industri kreatif yang didukung inovasi, teknologi digital, akses pembiayaan, dan perluasan pasar," ujar Rizki.
Penyelenggaraan KKS x DIGIFEST 2026 mengusung lima strategi utama. Pertama, memperluas akses pasar melalui business matching, pameran produk UMKM, fashion show, dan talkshow bersama IFC Chapter Makassar. Upaya ini melanjutkan keberhasilan Bank Indonesia pada Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 yang menghasilkan komitmen transaksi lebih dari Rp4,4 miliar.
Selain itu, perluasan pasar ekspor juga terus dilakukan melalui business matching dengan pembeli potensial dari luar negeri. Pada Anging Mamiri Business Fair (AMBF) tahun lalu, sebanyak 30 UMKM binaan mencatat komitmen ekspor senilai Rp228 miliar ke 17 negara. Hingga Juli 2026, realisasi ekspor telah mencapai Rp123,5 miliar atau sekitar 54,2 persen, termasuk ekspor whole candlenut milik UMKM binaan PT Onstar Pop Farm (OSP Farm) ke Jeddah, Arab Saudi, pada 23 Juli 2026.
Kedua, memperluas akses pembiayaan melalui business matching bersama Bank Mandiri dan Bank Sulselbar. Program ini dilengkapi workshop pengelolaan keuangan guna meningkatkan kapasitas UMKM sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan.
Ketiga, memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya, khususnya pada subsektor fesyen, melalui Lomba Desain Motif Wastra Sulawesi Selatan, Inspirational Talk bertema Wastra Traditional Reimagined and Discover the Future of Fashion, serta berbagi pengalaman sukses alumni program UMKM REWAKO.
Keempat, mendorong penguatan keuangan sosial syariah melalui Aplikasi Satu Wakaf Indonesia bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan. Program ini mendukung pemberdayaan ibu rumah tangga melalui Pekarangan Pangan Terpadu di Desa Lamakkaraseng, Kabupaten Bone. Implementasinya dilakukan melalui booth "Wakafein" yang ditargetkan melayani sekitar 250 pengunjung setiap hari.
Kelima, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran melalui edukasi dan sosialisasi QRIS TAP, pelindungan konsumen, serta implementasi transaksi QRIS di seluruh tenant UMKM. Berbagai kompetisi juga digelar untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, mulai dari Colouring Contest, QRIS Modern Dance Competition, QRIS TAP Competition, Stand Up Comedy Competition, hingga turnamen E-Sport Mobile Legends.
Secara nasional, sektor ekonomi kreatif berkontribusi sekitar 7 persen terhadap perekonomian Indonesia dan menyerap 18,7 persen tenaga kerja, dengan fesyen, kuliner, dan kriya sebagai tiga subsektor utama. Di Sulawesi Selatan, potensi wastra, fesyen, aksesori, kerajinan, dan budaya dinilai mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekspor daerah di era ekonomi digital.
Pembukaan KKS x DIGIFEST 2026 dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Anggota DPR RI Komisi XIII Meity Rahmatia, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, Ketua Harian Dekranasda Sulsel Wiwik Elnangti Wijaya, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Fuad Zaen, Ketua Ikatan Wanita Perbankan Sulsel Josita Mayadewi Rizki, perwakilan OJK Sulselbar, Forkopimda, pimpinan perbankan, serta asosiasi industri di Sulawesi Selatan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
PT Vale Indonesia Tbk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan koperasi.
Minggu, 11 Okt 2026 10:02
Ekbis
BI Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat BEKS 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan berbagai mitra strategis memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Jum'at, 09 Okt 2026 18:58
Ekbis
Pertamina Buka Jalan Wastra Sulsel Menuju Pasar Global
Brand fashion dan kerajinan tangan asal Makassar itu membawa karya berbasis wastra Sulawesi Selatan ke ajang INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Jakarta.
Kamis, 08 Okt 2026 12:34
Ekbis
Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.949 Triliun, OJK Perkuat Basis Data
Hingga Juli 2026, total pembiayaan UMKM dari berbagai sektor jasa keuangan mencapai Rp1.949 triliun, tumbuh 3,09 persen secara tahunan.
Rabu, 07 Okt 2026 08:21
News
Expo K-UMKM Sulsel Disambut 2.500 Peserta, Bupati Irwan Siagakan Tim Medis dan Rescue
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiagakan tim medis dan penyelamatan menjelang pembukaan Pekan Expo Koperasi dan UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Selasa, 06 Okt 2026 18:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal