Rayakan Yaumul Isti'anah, Ribuan Warga DDI Padati Masjid Raya Makassar

Sabtu, 17 Jan 2026 13:32
Rayakan Yaumul Isti'anah, Ribuan Warga DDI Padati Masjid Raya Makassar
Ribuan warga Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) memadati Masjid Raya Kota Makassar mengikuti kegiatan Yaumul Isti’anah sekaligus Silaturahmi Akbar Addariyyin dalam rangka Syiar Isra’ Mi’raj.
Comment
Share
MAKASSAR - Ribuan warga Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) memadati Masjid Raya Kota Makassar mengikuti kegiatan Yaumul Isti’anah sekaligus Silaturahmi Akbar Addariyyin dalam rangka Syiar Isra’ Mi’raj dan Tarhib Ramadan, Sabtu (17/01/2026).

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Ponpes DDI yang juga majelis Mangkoso Prof Farid Wajdi, Ketua PW DDI Sulsel Prof Andi Aderus, Ketua MUI Sulsel Prof Najamuddin, Ketua PD DDI Makassar Ahmad Taslim Matammeng juga hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, H Muhammad.

Selain itu kegiatan tersebur juga dihadiri berbagai elemen organisasi DDI, mulai dari Persatuan Majelis Taklim DDI, Ummahat DDI, Fatayat DDI, IP DDI, IMDI, hingga para alumni.

Tak hanya dari Makassar, jamaah juga berdatangan dari berbagai daerah penyangga seperti Gowa, Maros, dan Pangkep.

Ketua PW DDI Sulsel, Prof Andi Aderus dalam sambutannya mengingatkan para addariyyin agar tetap menjaga kekompakan, dan buktinya ribuan hadir dalam kegiatan ini. "Dalam kegiatan ini juga kita mendoakan para pemimpin mulai dari Presiden, gubernur dan walikota," katanya.

Selain itu kegiatan yang didilakukan doa dan dzikir bersama di awal tahun ini juga ini diharap agar memberikan keselamatan untuk bangsa ini. "Kita do'akan negeri ini untuk mendapatkan perlindungan dari Allah SWT," jelasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, Muhammad, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi DDI. Ia menyebut DDI sebagai organisasi moderat yang memiliki kontribusi nyata melalui berbagai Badan Otonom (Banom), madrasah, pesantren, hingga perguruan tinggi.

"Kemenag Kota Makassar mendukung penuh kegiatan yang digelar oleh DDI karena sangat sejalan dengan program penguatan moderasi beragama. DDI telah membuktikan komitmennya, salah satunya melalui kolaborasi inklusif pada Hari Santri yang menampilkan barongsai bekerja sama dengan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI)," ujar Muhammad.

Sementara itu, AGH Prof Farid Wajdi yang menyampaikan Tausiyah Yaumul Isti’anah, menekankan pentingnya menjaga tradisi berkumpul dalam kebaikan. Menurutnya, majelis zikir dan shalawat adalah amalan mulia yang mendatangkan keberkahan.

"Berkumpul secara berjamaah untuk bershalawat dan berdzikir adalah amalan yang sangat mulia dalam Islam. Malaikat hadir untuk menaungi, mencatat, dan mendoakan para peserta majelis tersebut. Semoga seluruh warga DDI termasuk dalam golongan penghuni surga," pesan Prof Farid Wajdi di hadapan ribuan jemaah.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan pembagian door prize bagi para peserta yang beruntung, menambah kemeriahan suasana menyambut bulan suci Ramadan.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru