Ayah Betrand Apresiasi Kapolda Sulsel, Percayakan Sepenuhnya Penanganan Kasus kepada Kepolisian

Kamis, 05 Mar 2026 20:41
Ayah Betrand Apresiasi Kapolda Sulsel, Percayakan Sepenuhnya Penanganan Kasus kepada Kepolisian
Kolase foto ayah Betrand, Yaya dengan suasana demonstrasi di Makassar. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Penanganan kasus penembakan yang menewaskan seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo Radiman di Kota Makassar terus menjadi perhatian publik.

Kepolisian memastikan bahwa proses penanganan perkara tersebut telah dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan aturan serta prosedur hukum yang berlaku.

Sejak peristiwa tersebut terjadi, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan langkah-langkah penegakan hukum secara terukur. Mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, pemeriksaan sejumlah saksi, hingga pelaksanaan gelar perkara untuk memastikan konstruksi hukum dari kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil rangkaian penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan secara intensif, penyidik akhirnya menetapkan seorang oknum anggota kepolisian sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh alat bukti yang cukup sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

Selain proses pidana, institusi kepolisian juga memastikan bahwa proses penegakan kode etik terhadap oknum anggota yang terlibat turut berjalan. Hal ini sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga profesionalisme serta akuntabilitas aparat penegak hukum.

Dalam wawancara dengan media, ayah kandung almarhum Bertrand, Yaya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kapolda Sulawesi Selatan beserta jajaran atas penanganan kasus yang dinilai cepat dan sesuai prosedur hukum.

“Kami dari pihak keluarga, khususnya sebagai ayah dari almarhum, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulsel beserta jajaran yang telah menangani kasus ini secara serius hingga menetapkan tersangka. Kami berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak memperkeruh keadaan," ucapnya.

"Kami mempercayakan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan agar dapat diselesaikan secara adil sesuai aturan yang berlaku. Kami juga berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,” sambungnya.

Kepolisian juga memastikan akan terus memberikan perkembangan informasi kepada publik secara terbuka guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Dengan penetapan tersangka tersebut, diharapkan proses hukum dapat berjalan secara objektif serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak.
(UMI)
Berita Terkait
Sengketa Lahan di Maros Berujung Aduan ke Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel Terlapor
News
Sengketa Lahan di Maros Berujung Aduan ke Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel Terlapor
Seorang warga Kota Makassar, Andi Sarman melaporkan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Zulham Effendy, ke Divisi Propam Mabes Polri atas dugaan intervensi dalam penanganan perkara sengketa lahan di Moncongloe, Kabupaten Maros.
Jum'at, 10 Apr 2026 17:42
Viral Dugaan Penganiayaan di Toraja Utara, Dua Polisi Diperiksa
News
Viral Dugaan Penganiayaan di Toraja Utara, Dua Polisi Diperiksa
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan personel Polres Toraja Utara dalam kasus penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara.
Senin, 06 Apr 2026 16:37
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
News
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menuntaskan persiapan peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Fakultas Hukum (FH) Unhas. Pusat studi tersebut dijadwalkan akan diresmikan oleh Kapolri.
Jum'at, 03 Apr 2026 05:22
Muhammadiyah Sulsel Laporkan Kronologi Dugaan Pengambilalihan Masjid di Barru, Minta Atensi Polda
Sulsel
Muhammadiyah Sulsel Laporkan Kronologi Dugaan Pengambilalihan Masjid di Barru, Minta Atensi Polda
Penyerahan laporan kronologis tersebut disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof Gagaring Pagalung, di Mapolda Sulsel, Kamis, 2 April 2026.
Kamis, 02 Apr 2026 10:45
Berita Terbaru