Viral Dugaan Penganiayaan di Toraja Utara, Dua Polisi Diperiksa

Senin, 06 Apr 2026 16:37
Viral Dugaan Penganiayaan di Toraja Utara, Dua Polisi Diperiksa
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H. Foto: Humas Polrestabes Makassar
Comment
Share
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan personel Polres Toraja Utara dalam kasus penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 2 April 2026 dini hari di sebuah kafe di wilayah Rantepao. Insiden ini melibatkan sejumlah pengunjung, termasuk oknum anggota Polres Toraja Utara. Beberapa orang dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dan telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi awal, dua personel Polres Toraja Utara berinisial Aiptu AS dan Bripka IA diduga berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan saat ini sedang melakukan penanganan.

“Terhadap Personel Polres Toraja Utara berinisial Aiptu AS dan Bripka IA yang diduga terlibat, saat ini telah dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam. Proses penegakan kode etik dan disiplin akan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kabid Humas, dikutip laman Polrestabes Makassar, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, laporan korban telah diterima secara resmi oleh Polres Toraja Utara dan kini tengah ditangani oleh penyidik Satreskrim.

Proses penyelidikan dan penyidikan masih berlangsung. Polisi saat ini terus mendalami keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk memastikan penanganan perkara berjalan secara profesional, proporsional, dan akuntabel.

Polda Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara objektif dan transparan sebagai upaya menjaga kepercayaan publik.
(MAN)
Berita Terkait
Bantaeng Jadi Lokasi Penanaman Bawang Putih Serentak Polri
Sulsel
Bantaeng Jadi Lokasi Penanaman Bawang Putih Serentak Polri
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro bersama Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin dan jajaran Forkopimda mengikuti gerakan penanaman bawang putih serentak di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Bantaeng, Rabu (19/8/2026).
Rabu, 19 Agu 2026 21:14
Polda Sulsel Ungkap 12 Kasus Narkoba selama Agustus 2026, Sita 2,5 Kg Sabu
News
Polda Sulsel Ungkap 12 Kasus Narkoba selama Agustus 2026, Sita 2,5 Kg Sabu
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan menggelar konferensi pers terkait hasil pengungkapan tindak pidana narkotika di Aula Narkoba Mapolda Sulsel, Selasa (11/8/2026).
Selasa, 11 Agu 2026 18:14
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
Berita Terbaru