Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
Tim Gegana melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA. Foto: Istimewa
PALOPO - Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Bahan peledak itu berjenis granat nanas yang diduga merupakan peninggalan masa perang zaman Belanda. Pemusnahan berlangsung di area Perkuburan Islam Lebang, Jalan Lasaktia, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.
Sebelumnya, sekira pukul 09.40 WITA, Tim Gegana bersama personel Polsek Wara tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi terhadap granat yang ditemukan.
Tim kemudian melakukan penyisiran menggunakan peralatan khusus sebelum akhirnya mengamankan granat tersebut.
Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, Iptu Syahril selaku ketua tim menentukan lokasi yang aman untuk proses pemusnahan. Area peledakan terlebih dahulu disterilisasi guna memastikan keamanan, mengingat lokasi berada tidak jauh dari pemukiman warga.
Proses pemusnahan akhirnya dilakukan pada pukul 10.30 WITA dengan metode peledakan terkendali. Granat berhasil dimusnahkan dalam kondisi aman dan situasi tetap kondusif.
Dalam keterangannya, Iptu Syahril menjelaskan bahwa granat tersebut memiliki daya ledak tinggi meskipun kondisinya sudah berkarat.
“Proses pemusnahan dilakukan dengan metode peledakan terkendali di lokasi yang aman dan jauh dari pemukiman warga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa granat tersebut dipastikan merupakan peninggalan lama dan sudah mengalami korosi.
“Granat ini diduga peninggalan sejarah, kondisinya sudah berkarat, namun masih utuh sehingga tetap berpotensi membahayakan apabila tidak segera ditangani,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iptu Syahril menegaskan bahwa seluruh prosedur keamanan telah dijalankan secara ketat dalam proses penanganan bahan peledak tersebut.
“Kami melaksanakan prosedur keamanan sesuai standar dalam menangani bahan peledak aktif, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Dengan dilaksanakannya pemusnahan tersebut, situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali, serta tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.
Bahan peledak itu berjenis granat nanas yang diduga merupakan peninggalan masa perang zaman Belanda. Pemusnahan berlangsung di area Perkuburan Islam Lebang, Jalan Lasaktia, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.
Sebelumnya, sekira pukul 09.40 WITA, Tim Gegana bersama personel Polsek Wara tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi terhadap granat yang ditemukan.
Tim kemudian melakukan penyisiran menggunakan peralatan khusus sebelum akhirnya mengamankan granat tersebut.
Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, Iptu Syahril selaku ketua tim menentukan lokasi yang aman untuk proses pemusnahan. Area peledakan terlebih dahulu disterilisasi guna memastikan keamanan, mengingat lokasi berada tidak jauh dari pemukiman warga.
Proses pemusnahan akhirnya dilakukan pada pukul 10.30 WITA dengan metode peledakan terkendali. Granat berhasil dimusnahkan dalam kondisi aman dan situasi tetap kondusif.
Dalam keterangannya, Iptu Syahril menjelaskan bahwa granat tersebut memiliki daya ledak tinggi meskipun kondisinya sudah berkarat.
“Proses pemusnahan dilakukan dengan metode peledakan terkendali di lokasi yang aman dan jauh dari pemukiman warga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa granat tersebut dipastikan merupakan peninggalan lama dan sudah mengalami korosi.
“Granat ini diduga peninggalan sejarah, kondisinya sudah berkarat, namun masih utuh sehingga tetap berpotensi membahayakan apabila tidak segera ditangani,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iptu Syahril menegaskan bahwa seluruh prosedur keamanan telah dijalankan secara ketat dalam proses penanganan bahan peledak tersebut.
“Kami melaksanakan prosedur keamanan sesuai standar dalam menangani bahan peledak aktif, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Dengan dilaksanakannya pemusnahan tersebut, situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali, serta tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.
(UMI)
Berita Terkait
News
Tujuh Anggota Polisi Diperiksa usai Insiden Tawuran yang Tewaskan Warga dengan Luka Tembak
Polda Sulawesi Selatan masih mendalami korban tawuran antar kelompok di sekitar Jalan Al Markaz, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu (27/9/2026). Bahkan saat ini sudah tujuh anggota polisi diperiksa usai insiden tersebut.
Senin, 28 Sep 2026 16:12
News
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
Polda Sulsel bersama Kortastipidkor dan Satreskrim Polres Gowa mengungkap perkembangan signifikan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, pemerasan, gratifikasi, dan pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati Gowa Husniah Talenrang
Senin, 28 Sep 2026 13:08
News
Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Bahaya Narkoba Lewat Seni
Sebanyak 32 finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2026 unjuk gigi mengkampanyekan bahaya Narkoba lewat panggung seni di Grand Mall Maros, Minggu (27/9/2026) malam.
Senin, 28 Sep 2026 10:55
News
Tunda Penanganan Kekerasan Jurnalis Selama 7 Tahun, Kapolda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri
Delapan organisasi masyarakat sipil yang mendukung kebebasan pers dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) melaporkan Kepala Polda Sulawesi Selatan ke Kapolri pada Rabu, 16 September 2026.
Kamis, 17 Sep 2026 09:39
News
Polda Sulsel Bongkar Mafia BBM Subsidi, Tangkap 17 Tersangka dari 10 Kasus
Polda Sulawesi Selatan bersama jajaran lima Polres mengungkap 10 perkara penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi dengan total 17 tersangka.
Senin, 14 Sep 2026 11:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Jalan Cemara NTI Protes Jalan Rusak, Dinas PU Pastikan Perbaikan 2027
2
Menakar Keadilan Substantif Putusan MK: Ijazah, Kekuasaan, dan Konstitusi
3
Musda REI Sulsel Memanas, 100 Lebih Pengembang Pilih Tak Hadir
4
Eks Anggota DPRD Sulsel Andi Nurhidayati Dilantik jadi Ketua PAN Soppeng
5
Irmawati Haeruddin Pimpin PUAN PAN Sulsel, Pengurus Diisi Sejumlah Tokoh Perempuan