Pimpin FT UMI, Prof St Maryam Prioritaskan Digitalisasi dan Akreditasi Unggul
Senin, 06 Apr 2026 15:06
Dekan FT UMI periode 2026–2030, Prof. St. Maryam H., memberikan keterangan usai pelantikan di Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI, Senin (6/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Prof. St. Maryam H. resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Auditorium Al Jibra, Kampus 2 UMI, Senin (6/4/2026).
Pelantikan tersebut juga diikuti sejumlah pejabat lain, yakni Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Fakultas Teknologi Industri, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dekan Fakultas Agama Islam, serta Direktur Pascasarjana UMI.
Usai pelantikan, Prof. St. Maryam menyampaikan bahwa jabatan yang diembannya merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat.
"Tentu saja melalui proses-proses ya, proses penjaringan. Terus kemudian fit and proper test, ada beberapa tahapan-tahapan penilaian untuk menduduki jabatan seperti ini," ungkapnya kepada SINDO Makassar.
Dalam masa kepemimpinannya periode 2026–2030, ia menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi digital, khususnya pada sistem pelayanan administrasi di Fakultas Teknik.
"Khusus di Fakultas Teknik itu, terutama pelayanan ya. Pelayanan administrasi akan seperti digitalisasi. Lalu pengembangan dosen, karier, pengabdian, dan penelitian dosen. Terus mahasiswa juga, kegiatan-kegiatan mahasiswa akan kita lebih kembangkan lagi," ujarnya.
Selain itu, Prof. St. Maryam juga berencana menerapkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) guna menjawab kebutuhan dunia kerja.
"Insyaallah nanti kurikulum akan berbasis OBE. Kita akan usahakan untuk berbasis OBE dan sesuai dengan program pemerintah juga akan kita terapkan," tegasnya.
Peningkatan akreditasi menjadi salah satu prioritas utama selama masa jabatannya. Ia menargetkan Fakultas Teknik UMI dapat meraih predikat unggul.
"Insyaallah Fakultas Teknik akan lebih baik lagi dan lebih unggul akreditasinya. Kita usahakan itu semua, yang tadinya 'Baik Sekali', Insyaallah akan kita target Fakultas Teknik akan 'Unggul'," harapnya.
Terkait pengembangan infrastruktur, Prof. St. Maryam menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tetap mengacu pada arahan pimpinan universitas serta dokumen perencanaan yang telah ditetapkan.
"Infrastruktur kita kan satu ini dari atas ya (pimpinan UMI). Jadi sekalipun kita misalnya program merencanakan apa, kita selalu mengacu ke Renop (Rencana Operasional) dan Renstra (Rencana Strategis) UMI tentunya," pungkasnya.
Pelantikan tersebut juga diikuti sejumlah pejabat lain, yakni Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Fakultas Teknologi Industri, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dekan Fakultas Agama Islam, serta Direktur Pascasarjana UMI.
Usai pelantikan, Prof. St. Maryam menyampaikan bahwa jabatan yang diembannya merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat.
"Tentu saja melalui proses-proses ya, proses penjaringan. Terus kemudian fit and proper test, ada beberapa tahapan-tahapan penilaian untuk menduduki jabatan seperti ini," ungkapnya kepada SINDO Makassar.
Dalam masa kepemimpinannya periode 2026–2030, ia menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi digital, khususnya pada sistem pelayanan administrasi di Fakultas Teknik.
"Khusus di Fakultas Teknik itu, terutama pelayanan ya. Pelayanan administrasi akan seperti digitalisasi. Lalu pengembangan dosen, karier, pengabdian, dan penelitian dosen. Terus mahasiswa juga, kegiatan-kegiatan mahasiswa akan kita lebih kembangkan lagi," ujarnya.
Selain itu, Prof. St. Maryam juga berencana menerapkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) guna menjawab kebutuhan dunia kerja.
"Insyaallah nanti kurikulum akan berbasis OBE. Kita akan usahakan untuk berbasis OBE dan sesuai dengan program pemerintah juga akan kita terapkan," tegasnya.
Peningkatan akreditasi menjadi salah satu prioritas utama selama masa jabatannya. Ia menargetkan Fakultas Teknik UMI dapat meraih predikat unggul.
"Insyaallah Fakultas Teknik akan lebih baik lagi dan lebih unggul akreditasinya. Kita usahakan itu semua, yang tadinya 'Baik Sekali', Insyaallah akan kita target Fakultas Teknik akan 'Unggul'," harapnya.
Terkait pengembangan infrastruktur, Prof. St. Maryam menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tetap mengacu pada arahan pimpinan universitas serta dokumen perencanaan yang telah ditetapkan.
"Infrastruktur kita kan satu ini dari atas ya (pimpinan UMI). Jadi sekalipun kita misalnya program merencanakan apa, kita selalu mengacu ke Renop (Rencana Operasional) dan Renstra (Rencana Strategis) UMI tentunya," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
UMI dan Bank Syariah Kolaborasi, Fokus Pendidikan hingga Kesejahteraan Dosen
Yayasan Wakaf UMI menjalin kerja sama strategis dengan Bank Syariah Nasional. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Menara BSN, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Selasa, 07 Apr 2026 17:09
News
Pascasarjana UMI Mulai Transformasi Digital, Semua Layanan Berbasis Paperless
Pascasarjana UMI memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Laode Husen untuk periode 2026–2030. Transformasi digital menjadi fokus utama guna menjawab tantangan era Society 5.0.
Senin, 06 Apr 2026 18:01
Sulsel
Rektor UMI Lantik Dekan dan Direktur Pascasarjana 2026–2030
Universitas Muslim Indonesia (UMI) melantik dekan dan Direktur Pascasarjana untuk periode 2026–2030 di Auditorium Al Jibra, Kampus II UMI, Jalan Urip Sumoharjo KM 05, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Senin (6/4/2026).
Senin, 06 Apr 2026 11:21
News
UniRank 2026 Catat Lonjakan UMI ke Peringkat 73 Nasional, Melompat 58 Peringkat
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi pada tahun 2026 melalui berbagai pemeringkatan internasional.
Senin, 30 Mar 2026 20:37
News
UMI Kokoh sebagai PTS Terbaik di Makassar versi EduRank 2026
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta terdepan di Kota Makassar. Dalam pemeringkatan EduRank 2026, UMI berada pada peringkat 114 nasional, peringkat 2.999 di Asia, dan peringkat 4 di Kota Makassar
Minggu, 29 Mar 2026 16:15
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
2
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
3
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
4
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
5
Pilot Project Penanganan Sampah, Tamalanrea Fokus Kurangi Limbah Organik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
2
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
3
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
4
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
5
Pilot Project Penanganan Sampah, Tamalanrea Fokus Kurangi Limbah Organik