UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 08 Jun 2026 16:07
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
Acara Internasional Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context resmi dibuka di Auditorium Al-Jibra l, UMI. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Comment
Share
MAKASSAR - Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar International Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (8/6/2026).

Konferensi internasional tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Milad ke-72 UMI dan menghadirkan akademisi, peneliti, serta pakar dari berbagai negara untuk membahas isu pembangunan berkelanjutan dalam konteks Asia dan global.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Masrurah Mokhtar, mengatakan UMI melalui Program Pascasarjana berkomitmen menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan global yang dibahas dalam forum tersebut.

"Rekomendasi yang muncul di hasil konferensi ini, semoga melahirkan policy brief yang dapat diadopsi pemerintah, industri, dan masyarakat. Semoga diskusi ilmiah ini membawa manfaat luas bukan hanya untuk ASEAN tetapi juga untuk kemanusiaan," ujarnya.

Menurut dia, Yayasan Wakaf UMI mendukung kolaborasi lintas disiplin ilmu dan lintas negara untuk menjawab berbagai tantangan global.

"Masalah global tidak bisa diselesaikan sendirian. Jaringan yang lahir dan berkembang hari ini harus berlanjut menjadi riset bersama dan implementasi," ucapnya.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menyebut Milad ke-72 UMI bukan sekadar perayaan usia, tetapi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

"Di tengah kecerdasan buatan, perubahan iklim, transisi energi, ketahanan pangan, ketidakpastian ekonomi global, serta dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi tempat belajar. Perguruan tinggi harus menjadi pusat solusi. Saya menyampaikan satu komitmen besar Universitas Muslim Indonesia. UMI tidak ingin hanya menjadi penghasil ijazah, UMI ingin menjadi penghasil solusi," katanya.

Menurut Prof. Hambali, hasil riset perguruan tinggi perlu dikembangkan menjadi teknologi tepat guna, perusahaan rintisan berbasis inovasi kampus, produk industri, hingga solusi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kami ingin mengubah paradigma dari orientasi pada kuantitas publikasi menjadi orientasi pada dampak kebermanfaatan dan pengembangan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan talenta unggul menjadi prioritas strategis Universitas Muslim Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa UMI tengah memperkuat kemitraan internasional, termasuk menjajaki kerja sama teknologi dengan mitra dari China untuk mempercepat transformasi digital di bidang akademik, tata kelola, riset, dan layanan universitas.

"Kami tidak memandang kecerdasan buatan sebagai ancaman. Kami memandangnya sebagai mitra strategis peradaban. Namun, kami juga meyakini bahwa kecerdasan buatan harus berjalan bersama kecerdasan moral. Oleh karena itu, Universitas Muslim Indonesia sedang membangun model kemanfaatan kecerdasan buatan yang tetap menjaga etika, karakter, dan nilai kemanusiaan serta nilai keislaman," katanya.

Prof. Hambali menambahkan, UMI memandang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi.

"Kami tidak menginginkan kerja sama yang berhenti pada penandatanganan dokumen. Kami menginginkan kerja sama yang melahirkan laboratorium bersama, peneliti bersama, inovasi bersama, dan dampak secara bersama. Oleh karena itu, kami menawarkan sebuah gagasan besar, Universitas Muslim Indonesia sebagai laboratorium hidup Indonesia Timur untuk hilirisasi inovasi, industri halal, ketahanan pangan, energi hijau, dan kecerdasan buatan berbasis nilai keislaman," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, UMI juga menjadi tuan rumah deklarasi ASEAN Law Networking Group.

"Kehadiran jejaring ini memperkuat posisi UMI dalam membangun kolaborasi regional ASEAN melalui penelitian bersama, publikasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kurikulum dan penguatan tata kelola berbasis ilmu pengetahuan. Selamat mengikuti International Conference Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia dalam rangka Milad UMI ke-72 2026. Semoga forum ini, Insyaallah, akan melahirkan gagasan besar, kolaborasi strategis, dan inovasi yang memberi manfaat bagi kemanusiaan," pungkasnya.

Direktur Program Pascasarjana UMI, Prof. La Ode Husen, mengatakan konferensi tersebut digelar untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

"UMI mengusung nilai-nilai keislaman, kami memandang bahwa sustainable development atau pembangunan berkelanjutan bukan hanya sekadar konsep modern, melainkan pengejawantahan tugas manusia sebagai khalifatul fil ardh, pemimpin yang berkewajiban menjaga, merawat, dan memakmurkan bumi, bukan untuk merusaknya," paparnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama Pascasarjana UMI, PT Pasqapro Andalan Profesi, dan ASEAN Law Networking Group.

"Kegiatan ini dapat terlaksana atas kerja sama Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia dengan PT Pasqapro Andalan Profesi dan ASEAN Law Networking Group yang Insyaallah pada hari ini dilakukan pengukuhan di tempat ini dan deklarasi di tempat ini, Auditorium Al-Jibra, yang selanjutnya dengan Makassar Declaration ASEAN Law Networking Group. Pada akhirnya, pada semua pihak yang telah memberikan support atas terselenggaranya kegiatan ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Kepala BRIN, Arif Satria, yang hadir sebagai keynote speaker, menegaskan pentingnya penelitian berbasis data untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

"Isu SDGs ini ditargetkan tercapai pada tahun 2030. Karena sudah menjadi komitmen global, kita perlu melakukan langkah-langkah yang didasari oleh bukti dan data yang kuat sehingga apa yang kita lakukan memiliki akuntabilitas yang besar. Jadi semoga dengan konferensi ini semakin banyak perspektif yang bermunculan terkait dengan penyelesaian Sustainable Development Goals," katanya.

Konferensi ini menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar dari berbagai negara, antara lain Prof. Dr. Sybe de Vries dari Utrecht University, Belanda; Prof. Kazuma Ogawa dari Kanazawa University, Jepang; Prof. Dr. Sihong Kim dari Korea Selatan; Prof. Jose Maria De Dios Marcer dan Prof. Juan Emilio dari Universitat Autònoma de Barcelona, Spanyol; Prof. Dr. Jady Zaidi Hassim dari Universiti Kebangsaan Malaysia; Prof. Bambang Rudyanto dari Wako University Tokyo, Jepang; serta Dr. Gautam Kumar Jha dari Jawaharlal Nehru University, India.

Sebelum konferensi berlangsung, UMI lebih dahulu menggelar prosesi pengibaran bendera ASEAN di Taman Firdaus, Kampus UMI Makassar, pada Kamis (4/6/2026).
(MAN)
Berita Terkait
BRIN Siapkan Fasilitas Iradiasi Pangan dan Teknologi Energi Alternatif
News
BRIN Siapkan Fasilitas Iradiasi Pangan dan Teknologi Energi Alternatif
BRIN terus mengembangkan berbagai riset strategis untuk menjawab tantangan global, terutama perubahan iklim serta upaya mewujudkan kemandirian energi dan pangan nasional.
Senin, 08 Jun 2026 16:50
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
Sulsel
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka rangkaian peringatan Milad ke-34 melalui kegiatan Studium Generale yang digelar di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (6/6/2026).
Sabtu, 06 Jun 2026 16:15
UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026
Sulsel
UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026
Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencatatkan capaian akademik baru dengan masuk dalam lima besar perguruan tinggi di Kota Makassar yang memiliki jumlah jurnal ilmiah terbanyak berdasarkan data resmi GARUDA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Tahun 2026.
Jum'at, 05 Jun 2026 23:34
Milad ke-34 FK UMI Diramaikan Studium Generale hingga Layanan Kesehatan Gratis
Sulsel
Milad ke-34 FK UMI Diramaikan Studium Generale hingga Layanan Kesehatan Gratis
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menggelar rangkaian peringatan Milad ke-34 pada 6-8 Juni 2026. Mengusung tema "Berdampak", perayaan tahun ini menjadi momentum bagi FK UMI untuk memperkuat pengembangan institusi, termasuk menargetkan akreditasi internasional dan ekspansi program studi.
Jum'at, 05 Jun 2026 09:12
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
Sulsel
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
Program Pascasarjana UMI memulai rangkaian awal Internasional Conference on Sustainable Development and Its Impact in Asian and Global Context, Kamis (4/6/2026).
Kamis, 04 Jun 2026 12:33
Berita Terbaru