Wali Kota Makassar Komitmen Percepat Pembangunan di Kepulauan Sangkarrang
Jum'at, 12 Jun 2026 22:12
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat berada di Masjid Pulau Bonetambung, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jumat (12/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bonetambung, Jumat (12/6/2026).
Menurut Munafri, kehadiran layanan Pete-Pete Laut tidak hanya bertujuan mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung pemerintah dalam menjangkau dan memperhatikan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.
"Saya ingin memastikan dengan kehadiran Pete-Pete Laut ini akses untuk masyarakat, kita juga sebagai pemerintah itu bisa lebih dekat untuk melihat pulau-pulau yang kita miliki," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa wilayah kepulauan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kota Makassar sehingga harus mendapatkan perhatian pembangunan yang sama dengan wilayah daratan.
"Pulau-pulau ini adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari wilayah Kota Makassar yang harus kita jaga bersama-sama. Kita lagi menyusun di anggaran pemerintah untuk memaksimalkan berbagai macam bentuk bantuan yang kita sampaikan ke pulau untuk mereka bisa mengakselerasi pembangunan," ucapnya.
Selain pengoperasian Pete-Pete Laut dan pelayanan administrasi kependudukan, Pemkot Makassar juga berencana membangun Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang pada tahun depan.
"Tahun depan Insyaallah kita bangun juga bersama-sama dengan Kementerian Agama kantor KUA. Tadi juga ada bantuan, beberapa bantuan-bantuan beasiswa, akan masuk juga bantuan dari PU seperti jamban masyarakat dan sebagainya. Tentu perbaikan sekolah, perbaikan Puskesmas, dan ini menjadi mandatory yang harus kita jalankan," harap Appi.
Ia mengatakan pembangunan di Pulau Bonetambung ditargetkan mulai berjalan melalui penganggaran tahun 2027 dan selanjutnya akan diperluas ke pulau-pulau lainnya di wilayah Sangkarrang.
"Pendidikan, kesehatan, dermaga ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan kehadiran pemerintah. Saya pastikan sekolah yang bermasalah terhadap gedung untuk perbaikannya, tadi rencananya kita mau masukkan ke anggaran perubahan di tahun 2026 ini. Tapi kondisinya tidak memungkinkan, jadi diharuskan untuk membenahi secara keseluruhan," kata Munafri.
Selain itu, Pemkot Makassar juga akan menindaklanjuti kebutuhan perpanjangan dermaga guna mendukung kelancaran transportasi masyarakat antarpulau.
Dalam bidang kesehatan, Munafri mengaku telah menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan pengadaan ambulans laut guna mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.
"Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa ada. Karena pada saat ada pengiriman pasien, yang menjadi kendalanya dua. Biasanya cuaca, yang kedua transportasinya. Biasanya ada transportasi, cuacanya jelek, nggak ada (transportasi laut)," paparnya di hadapan warga.
Pemkot Makassar juga akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang agar pembangunan dapat berjalan merata di seluruh pulau.
"Ini harus mampu memperhatikan kondisi-kondisi bukan hanya di pulau ini, tetapi di seluruh pulau-pulau yang ada sehingga pemerataan dalam pembangunan ini bisa kita jalankan secara bersama," tegas Appi.
Pada kesempatan tersebut, Munafri juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas dan sarana yang telah disediakan pemerintah agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Saya berharap, lagi-lagi sekali lagi, bahwa ini adalah milik kita semua, milik warga pulau yang difasilitasi oleh pemerintah yang akan dipakai sebagai sarana alur transportasi antar pulau yang ada di kecamatan ini," pungkasnya.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bonetambung, Jumat (12/6/2026).
Menurut Munafri, kehadiran layanan Pete-Pete Laut tidak hanya bertujuan mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung pemerintah dalam menjangkau dan memperhatikan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.
"Saya ingin memastikan dengan kehadiran Pete-Pete Laut ini akses untuk masyarakat, kita juga sebagai pemerintah itu bisa lebih dekat untuk melihat pulau-pulau yang kita miliki," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa wilayah kepulauan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kota Makassar sehingga harus mendapatkan perhatian pembangunan yang sama dengan wilayah daratan.
"Pulau-pulau ini adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari wilayah Kota Makassar yang harus kita jaga bersama-sama. Kita lagi menyusun di anggaran pemerintah untuk memaksimalkan berbagai macam bentuk bantuan yang kita sampaikan ke pulau untuk mereka bisa mengakselerasi pembangunan," ucapnya.
Selain pengoperasian Pete-Pete Laut dan pelayanan administrasi kependudukan, Pemkot Makassar juga berencana membangun Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang pada tahun depan.
"Tahun depan Insyaallah kita bangun juga bersama-sama dengan Kementerian Agama kantor KUA. Tadi juga ada bantuan, beberapa bantuan-bantuan beasiswa, akan masuk juga bantuan dari PU seperti jamban masyarakat dan sebagainya. Tentu perbaikan sekolah, perbaikan Puskesmas, dan ini menjadi mandatory yang harus kita jalankan," harap Appi.
Ia mengatakan pembangunan di Pulau Bonetambung ditargetkan mulai berjalan melalui penganggaran tahun 2027 dan selanjutnya akan diperluas ke pulau-pulau lainnya di wilayah Sangkarrang.
"Pendidikan, kesehatan, dermaga ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan kehadiran pemerintah. Saya pastikan sekolah yang bermasalah terhadap gedung untuk perbaikannya, tadi rencananya kita mau masukkan ke anggaran perubahan di tahun 2026 ini. Tapi kondisinya tidak memungkinkan, jadi diharuskan untuk membenahi secara keseluruhan," kata Munafri.
Selain itu, Pemkot Makassar juga akan menindaklanjuti kebutuhan perpanjangan dermaga guna mendukung kelancaran transportasi masyarakat antarpulau.
Dalam bidang kesehatan, Munafri mengaku telah menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan pengadaan ambulans laut guna mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.
"Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa ada. Karena pada saat ada pengiriman pasien, yang menjadi kendalanya dua. Biasanya cuaca, yang kedua transportasinya. Biasanya ada transportasi, cuacanya jelek, nggak ada (transportasi laut)," paparnya di hadapan warga.
Pemkot Makassar juga akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang agar pembangunan dapat berjalan merata di seluruh pulau.
"Ini harus mampu memperhatikan kondisi-kondisi bukan hanya di pulau ini, tetapi di seluruh pulau-pulau yang ada sehingga pemerataan dalam pembangunan ini bisa kita jalankan secara bersama," tegas Appi.
Pada kesempatan tersebut, Munafri juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas dan sarana yang telah disediakan pemerintah agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Saya berharap, lagi-lagi sekali lagi, bahwa ini adalah milik kita semua, milik warga pulau yang difasilitasi oleh pemerintah yang akan dipakai sebagai sarana alur transportasi antar pulau yang ada di kecamatan ini," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkot Makassar Luncurkan Pete-Pete Laut Gratis, Ini Jadwal dan Rutenya
Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan uji coba layanan transportasi antarpulau "Pete-Pete Laut" yang akan melayani masyarakat di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang secara gratis.
Jum'at, 12 Jun 2026 22:08
Sports
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Makassar agar tidak membiarkan euforia Piala Dunia 2026 mengganggu kinerja dan pelayanan publik.
Jum'at, 12 Jun 2026 09:24
Makassar City
Wali Kota Makassar Tegaskan Ranperda Perhubungan Perkuat Tata Transportasi
Wali Kota Munafri Arifuddin menilai Kota Makassar membutuhkan payung hukum yang kuat dan komprehensif untuk mengatur sistem transportasi seiring meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi di kota tersebut.
Jum'at, 12 Jun 2026 05:32
Makassar City
Pemkot Makassar Perkuat Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Pemkot Makassar akan mengintegrasikan pengelolaan sampah melalui TPS3R dengan program urban farming untuk memperkuat ekonomi sirkular dan ketahanan pangan masyarakat.
Rabu, 10 Jun 2026 18:57
Makassar City
Pete-Pete Laut Makassar Diluncurkan Pekan Ini, Kapasitas 30 Penumpang
Pemerintah Kota Makassar akan meluncurkan program Pete-Pete Laut pada Jumat (12/6/2026) sebagai layanan transportasi laut bagi masyarakat kepulauan.
Rabu, 10 Jun 2026 18:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
4
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Sulsel Cek Langsung Progres Pekerjaan Jalan Hertasning-Aroepala dan Poros Pattallassang
2
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
3
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
4
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
5
Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026