Wali Kota Makassar Ingatkan ASN Jangan Abaikan Tugas karena Piala Dunia 2026
Jum'at, 12 Jun 2026 09:24
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat ditemui di Media Center Balai Kota Makassar, Kamis (11/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar agar tidak membiarkan euforia Piala Dunia 2026 mengganggu kinerja dan pelayanan publik.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran bahwa sebagian pertandingan Piala Dunia akan berlangsung pada hari kerja dan berpotensi memengaruhi produktivitas ASN.
Munafri menegaskan bahwa setiap ASN memiliki kewajiban yang harus dipenuhi sesuai perjanjian kerja. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya.
"ASN itu punya akad, punya perjanjian. Datang kantor, pulang kantor, itulah dia mendapatkan haknya. Nah, sehingga kewajiban-kewajiban ini enggak boleh gugur tanpa ada alasan-alasan," tegasnya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Munafri, ASN yang ingin mengikuti perkembangan pertandingan dapat menyaksikan siaran ulang maupun cuplikan pertandingan di luar jam kerja. Ia menekankan agar Piala Dunia tidak ditempatkan di atas tanggung jawab pekerjaan.
"Dikhawatirkan nanti akan menurunkan kinerja dari ASN. Kita juga memahami kalau di hari libur ya silakan. Hari yang tidak kerja ya silakan. Dan jangan sampai Piala Dunia itu mengganggu aktivitas kita," tegasnya saat dikonfirmasi di Media Center Balai Kota Makassar.
Selain menjaga kinerja, Munafri juga mengingatkan ASN untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban saat menonton pertandingan, termasuk berkumpul dan terlibat perselisihan karena perbedaan dukungan terhadap tim sepak bola.
"Apalagi kalau sampai nongkrong, terus karena mendukung salah satu tim, lalu terjadi keributan yang tidak berdasar. Intinya adalah bahwa Piala Dunia tidak lebih penting daripada kita (bekerja)," tutupnya.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran bahwa sebagian pertandingan Piala Dunia akan berlangsung pada hari kerja dan berpotensi memengaruhi produktivitas ASN.
Munafri menegaskan bahwa setiap ASN memiliki kewajiban yang harus dipenuhi sesuai perjanjian kerja. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya.
"ASN itu punya akad, punya perjanjian. Datang kantor, pulang kantor, itulah dia mendapatkan haknya. Nah, sehingga kewajiban-kewajiban ini enggak boleh gugur tanpa ada alasan-alasan," tegasnya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Munafri, ASN yang ingin mengikuti perkembangan pertandingan dapat menyaksikan siaran ulang maupun cuplikan pertandingan di luar jam kerja. Ia menekankan agar Piala Dunia tidak ditempatkan di atas tanggung jawab pekerjaan.
"Dikhawatirkan nanti akan menurunkan kinerja dari ASN. Kita juga memahami kalau di hari libur ya silakan. Hari yang tidak kerja ya silakan. Dan jangan sampai Piala Dunia itu mengganggu aktivitas kita," tegasnya saat dikonfirmasi di Media Center Balai Kota Makassar.
Selain menjaga kinerja, Munafri juga mengingatkan ASN untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban saat menonton pertandingan, termasuk berkumpul dan terlibat perselisihan karena perbedaan dukungan terhadap tim sepak bola.
"Apalagi kalau sampai nongkrong, terus karena mendukung salah satu tim, lalu terjadi keributan yang tidak berdasar. Intinya adalah bahwa Piala Dunia tidak lebih penting daripada kita (bekerja)," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Dampak Kelangkaan BBM, Pemkot Makassar Terapkan Sekolah Daring
Pemerintah Kota Makassar memberlakukan pembelajaran daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, hingga SMP mulai Sabtu (12/9/2026).
Sabtu, 12 Sep 2026 22:26
Sulsel
Pertamina Naikkan Suplai BBM 15% dan Tambah Jam Operasional Sejumlah SPBU
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar.
Sabtu, 12 Sep 2026 05:13
Makassar City
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
?Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengatasi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM).
Jum'at, 11 Sep 2026 16:27
News
Wali Kota Munafri Raih Penghargaan atas Komitmen Pemerataan Pendidikan
Pemerintah Kota Makassar memperkuat pemerataan pendidikan hingga wilayah kepulauan melalui pembenahan infrastruktur sekolah dan pemberian tunjangan bagi guru serta tenaga kependidikan berdasarkan jarak penugasan.
Kamis, 10 Sep 2026 20:44
Makassar City
DPRD Makassar Bahas Polemik Anggaran Seragam Gratis
Komisi A dan Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan untuk membahas dugaan penyimpangan anggaran program pengadaan seragam sekolah gratis tahun anggaran 2025, Rabu (9/9/2026).
Kamis, 10 Sep 2026 06:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
2
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
5
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
2
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
5
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar