150 Tenant UMKM Siap Meriahkan MTQ Sulsel XXXIV di Maros
Senin, 06 Apr 2026 10:03
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Syam Sophyan. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sulawesi Selatan ke-XXXIV di Kabupaten Maros, panitia menyiapkan 150 tenant atau tenda bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sepanjang Jalan Boulevard.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 tenant diperuntukkan bagi UMKM lokal Maros, sedangkan 40 tenant lainnya dialokasikan untuk pelaku UMKM dari luar daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Syam Sophyan, mengatakan penyiapan tenant ini dilakukan untuk menata kawasan agar aktivitas UMKM lebih tertib selama pelaksanaan MTQ.
"Karena ini event besar, tentunya harus ada penataan UMKM yang rapi agar para tamu yang datang dari 23 kabupaten kota, bisa lebih nyaman," katanya, Senin (5/4/2026).
Ia menjelaskan, pengadaan tenant untuk UMKM tidak dianggarkan oleh panitia. Namun, tenant pameran yang akan diisi oleh 24 kabupaten/kota di Alun-alun Sulselbar disediakan secara gratis.
Untuk UMKM lokal Maros, panitia memberikan keringanan biaya akomodasi sebesar Rp2 juta per tenant beserta fasilitasnya. Sementara itu, UMKM dari luar daerah dikenakan biaya Rp3,5 juta.
"Tenant dan seluruh fasilitasnya ini akan digunakan selama acara berlangsung. Kenapa harganya beda, ini karena bentuk perhatian kita ke UMKM Lokal Maros," ujarnya.
Syam Sophyan merinci, biaya akomodasi tersebut mencakup tenda berukuran 3x3 meter, instalasi listrik, meja, kursi, backdrop frame, hingga biaya kebersihan selama tujuh hari kegiatan.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah berupa satu paket umrah gratis bagi pelaku UMKM lokal Maros yang akan diundi pada penutupan MTQ.
"Jadi ini memang perlu kita atur dengan baik. Seperti halnya kelistrikan, jangan sampai terjadi korsleting kalau tidak disiapkan instalasinya. Bisa juga satu tenant itu diisi dua UMKM. Biar ringan akomodasinya," paparnya.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 40 UMKM lokal Maros dan 32 UMKM dari luar daerah telah mendaftar dan akan mendapatkan nomor tenda dari panitia.
"Alhamdulillah sejak diumumkan beberapa hari lalu. UMKM Lokal yang mendaftar sudah 40an dan 32 UMKM luar," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan MTQ diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.000 hingga 4.000 orang dari 24 kafilah. Seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang.
"Total peserta saja itu lebih dari seribu orang. Saat pembukaan nanti pasti akan membludak karena kita juga mengundang artis Haddad Alwi. Pusat kegiatan itu ada di Pallantikang jadi sangat strategis," pungkasnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 tenant diperuntukkan bagi UMKM lokal Maros, sedangkan 40 tenant lainnya dialokasikan untuk pelaku UMKM dari luar daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Syam Sophyan, mengatakan penyiapan tenant ini dilakukan untuk menata kawasan agar aktivitas UMKM lebih tertib selama pelaksanaan MTQ.
"Karena ini event besar, tentunya harus ada penataan UMKM yang rapi agar para tamu yang datang dari 23 kabupaten kota, bisa lebih nyaman," katanya, Senin (5/4/2026).
Ia menjelaskan, pengadaan tenant untuk UMKM tidak dianggarkan oleh panitia. Namun, tenant pameran yang akan diisi oleh 24 kabupaten/kota di Alun-alun Sulselbar disediakan secara gratis.
Untuk UMKM lokal Maros, panitia memberikan keringanan biaya akomodasi sebesar Rp2 juta per tenant beserta fasilitasnya. Sementara itu, UMKM dari luar daerah dikenakan biaya Rp3,5 juta.
"Tenant dan seluruh fasilitasnya ini akan digunakan selama acara berlangsung. Kenapa harganya beda, ini karena bentuk perhatian kita ke UMKM Lokal Maros," ujarnya.
Syam Sophyan merinci, biaya akomodasi tersebut mencakup tenda berukuran 3x3 meter, instalasi listrik, meja, kursi, backdrop frame, hingga biaya kebersihan selama tujuh hari kegiatan.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah berupa satu paket umrah gratis bagi pelaku UMKM lokal Maros yang akan diundi pada penutupan MTQ.
"Jadi ini memang perlu kita atur dengan baik. Seperti halnya kelistrikan, jangan sampai terjadi korsleting kalau tidak disiapkan instalasinya. Bisa juga satu tenant itu diisi dua UMKM. Biar ringan akomodasinya," paparnya.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 40 UMKM lokal Maros dan 32 UMKM dari luar daerah telah mendaftar dan akan mendapatkan nomor tenda dari panitia.
"Alhamdulillah sejak diumumkan beberapa hari lalu. UMKM Lokal yang mendaftar sudah 40an dan 32 UMKM luar," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan MTQ diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.000 hingga 4.000 orang dari 24 kafilah. Seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang.
"Total peserta saja itu lebih dari seribu orang. Saat pembukaan nanti pasti akan membludak karena kita juga mengundang artis Haddad Alwi. Pusat kegiatan itu ada di Pallantikang jadi sangat strategis," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Bupati Maros Ancam Tindak Tegas ASN Terlibat Narkoba
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menegaskan akan menindak tegas seluruh pegawai baik ASN dan P3K yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba dengan penonaktifan hingga pemecatan.
Senin, 06 Jul 2026 15:09
Sulsel
OPD Berprestasi Terima Penghargaan pada Rangkaian HUT ke-67 Maros
Pemerintah Kabupaten Maros memberikan penghargaan kepada sejumlah OPD yang menunjukkan kinerja terbaik sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Maros.
Senin, 06 Jul 2026 10:05
Sulsel
KPPU Gandeng MUI Kawal Kemitraan UMKM dan Persaingan Usaha di Sektor Syariah
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkuat kolaborasi untuk mengawal kemitraan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong persaingan usaha yang sehat di sektor syariah.
Senin, 06 Jul 2026 01:01
Ekbis
Pertamina Sulawesi Bekali UMKM Perkuat Literasi Keuangan & Akses Permodalan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah.
Selasa, 30 Jun 2026 21:35
Sulsel
Maros Peringati HUT ke-67 dengan Zikir, Jalan Santai, dan Rapat Paripurna
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sejumlah kegiatan sederhana untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros.
Selasa, 30 Jun 2026 13:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
5
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
5
DPRD Makassar Target Pindah ke Kantor Sementara di Jalan Pettarani Oktober 2026