PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
Direksi PDAM Tirta Bantimurung serahkan laporan laba kepada Bupati AS Chaidir Syam. Foto: SINDO Makasssar/Najmi S Limonu
MAROS - PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025. Capaian ini menunjukkan kondisi perusahaan yang sehat.
Penyerahan laporan dilakukan dalam Rapat Kuasa Pemilik Modal di ruang rapat Sekda Maros, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Maros, Aas Chaidir Syam, dan Direktur PDAM Tirta Bantimurung, Muh Shalahuddin.
"Kami menyerahkan laporan keuangan hasil audit Kantor Akuntan Publik kepada pak Bupati. Tahun ini, PDAM Maros kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan berhasil memperoleh laba Rp 928 juta," kata Shalahuddin.
Ia menjelaskan, laba tersebut merupakan keuntungan bersih setelah pajak. Nilainya meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Itu keuntungan bersih setelah pajak. Tahun lalu itu hanya Rp 380 juta lebih. Kalau persentase kenaikannya mencapai 200 persen dari tahun sebelumnya," ungkapnya.
Menurut Shalahuddin, peningkatan laba dipengaruhi kebijakan penyesuaian tarif yang mulai berlaku sejak 2024.
"Kan sudah ada penyesuaian tarif. Walaupun mungkin nilainya tidak signifikan, tetapi alhamdulillah sudah bisa meningkatkan laba kami," terangnya.
Meski mencatat laba, PDAM belum menetapkan besaran dividen yang akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Maros.
"Kalau di Perda kita itu diatur maksimal 35 persen dari laba bersih. Yah kalau nilainya sekitar 300 jutaan dari laba bersih kami saat ini. Tapi itu kembali ke pak Bupati lagi," paparnya.
Selain itu, PDAM juga menyiapkan pengembangan kapasitas produksi pada tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni Bantimurung, Tanralili, dan Pattontongan.
"Tahun ini kita sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten untuk adanya penambahan kapasitas. Untuk penambahan jaringan kan harus diawali dengan penambahan kapasitas air," sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Maros telah memulai peningkatan kapasitas di IPA Bantimurung sejak tahun lalu.
"Rencananya dari 120 liter per detik menjadi 180 liter per detik. Jadi ada rencana penambahan 60 liter. Sekarang sementara dalam proses," terangnya.
Secara bertahap, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung, seperti rumah pompa dan genset.
"Dengan itu, air dapat didorong ke Bontoa secara luas. Kemudian yang kedua untuk perbaikan pelayanan di daerah kota," terangnya.
Untuk IPA Tanralili dan Pattontongan, pengembangan direncanakan melalui skema pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Total anggaran yang diusulkan mencapai Rp75 miliar untuk tiga IPA.
"Di perencanaan itu juga sudah termasuk untuk pengembangan jaringan di daerah Bontoa dan pembangunan booster di Maros Baru seperti yang ada di Bontoa," pungkasnya.
Penyerahan laporan dilakukan dalam Rapat Kuasa Pemilik Modal di ruang rapat Sekda Maros, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Maros, Aas Chaidir Syam, dan Direktur PDAM Tirta Bantimurung, Muh Shalahuddin.
"Kami menyerahkan laporan keuangan hasil audit Kantor Akuntan Publik kepada pak Bupati. Tahun ini, PDAM Maros kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan berhasil memperoleh laba Rp 928 juta," kata Shalahuddin.
Ia menjelaskan, laba tersebut merupakan keuntungan bersih setelah pajak. Nilainya meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Itu keuntungan bersih setelah pajak. Tahun lalu itu hanya Rp 380 juta lebih. Kalau persentase kenaikannya mencapai 200 persen dari tahun sebelumnya," ungkapnya.
Menurut Shalahuddin, peningkatan laba dipengaruhi kebijakan penyesuaian tarif yang mulai berlaku sejak 2024.
"Kan sudah ada penyesuaian tarif. Walaupun mungkin nilainya tidak signifikan, tetapi alhamdulillah sudah bisa meningkatkan laba kami," terangnya.
Meski mencatat laba, PDAM belum menetapkan besaran dividen yang akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Maros.
"Kalau di Perda kita itu diatur maksimal 35 persen dari laba bersih. Yah kalau nilainya sekitar 300 jutaan dari laba bersih kami saat ini. Tapi itu kembali ke pak Bupati lagi," paparnya.
Selain itu, PDAM juga menyiapkan pengembangan kapasitas produksi pada tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni Bantimurung, Tanralili, dan Pattontongan.
"Tahun ini kita sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten untuk adanya penambahan kapasitas. Untuk penambahan jaringan kan harus diawali dengan penambahan kapasitas air," sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Maros telah memulai peningkatan kapasitas di IPA Bantimurung sejak tahun lalu.
"Rencananya dari 120 liter per detik menjadi 180 liter per detik. Jadi ada rencana penambahan 60 liter. Sekarang sementara dalam proses," terangnya.
Secara bertahap, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung, seperti rumah pompa dan genset.
"Dengan itu, air dapat didorong ke Bontoa secara luas. Kemudian yang kedua untuk perbaikan pelayanan di daerah kota," terangnya.
Untuk IPA Tanralili dan Pattontongan, pengembangan direncanakan melalui skema pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Total anggaran yang diusulkan mencapai Rp75 miliar untuk tiga IPA.
"Di perencanaan itu juga sudah termasuk untuk pengembangan jaringan di daerah Bontoa dan pembangunan booster di Maros Baru seperti yang ada di Bontoa," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
Dua restoran di Kabupaten Maros tercatat menunggak pajak restoran. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros pun turun langsung melakukan penagihan kepada wajib pajak tersebut, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 17:40
News
Menteri Haji Takziah ke Rumah Jemaah Haji Maros yang Wafat di Tanah Suci
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mendatangi rumah duka almarhum Sangkala Manrulu Tonga, jemaah haji asal Kabupaten Maros yang wafat di Arab Saudi.
Minggu, 14 Jun 2026 16:31
Sulsel
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Maros, A Muetazim Mansyur, menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kloter 14 Debarkasi Makassar.
Kamis, 11 Jun 2026 16:03
News
Beroperasi 2 Tahun, Mie Gacoan Maros Diduga Tak Pernah Setor Retribusi Parkir
Gerai Mie Gacoan di Kabupaten Maros yang telah beroperasi selama dua tahun diduga melakukan pungutan liar (pungli) parkir.
Senin, 08 Jun 2026 14:13
Sulsel
Pengelolaan Dana BOS di Dinas Pendidikan Maros Jadi Temuan BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 20 temuan dalam hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kabupaten Maros.
Rabu, 03 Jun 2026 12:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
LG Luncurkan Lini Produk 2026, Perkuat Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI
5
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
LG Luncurkan Lini Produk 2026, Perkuat Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI
5
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi