Kumpulkan 560 Poin, Maros Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel
Minggu, 19 Apr 2026 07:18
Penyerahan hadiah umroh pada penutupan MTQ Sulsel di Lapangan Pallangikang. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kabupaten Maros berhasil meraih juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Maros mengumpulkan nilai tertinggi yakni 560 poin. Posisi kedua ditempati Kota Makassar dengan perolehan 400 poin. Sementara Kabupaten Pinrang berada di peringkat ketiga dengan raihan 285 poin.
Di posisi keempat ada Kabupaten Luwu Timur dengan 191 poin. Sedangkan peringkat kelima ditempati Kabupaten Gowa dengan nilai 186 poin.
Pengumuman juara umum ini dibacakan Ketua Tim Lomba MTQ Sulsel, Wahyadi Syarifuddin saat penutupan MTQ XXXIV di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Sabtu malam (18/4/2026).
Penutupan ajang dua tahunan tersebut turut dihadiri ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga penutupan, berjalan dengan lancar.
Dia mengungkapkan, hanya satu cabang lomba yang sempat dipindahkan akibat kendala suhu panas di lokasi.
"Secara mekanisme, seluruhnya berjalam baik. Hanya saja ada satu perlombaan yang terpaksa harus dipindahkan dari Kecamatan Lau, karena kondisi di lokasi lomba pertama tidak kondusif, dan sangat panas. Makanya dipindahkan ke ruang pola kantor bupati. Pendingin sudah disiapkan, tapi tidak maksimal karena suhu di lokasi juga tinggi,” katanya.
Untuk hadiah, mantan Kepala Seksi Humas Kanwil Kemenag Sulsel ini mengatakan, akan ada hadiah tambahan bagi para pemenang. Juara umum mendapatkan dua paket umrah dari Gubernur Sulawesi Selatan. Sementara juara kedua dan ketiga masing-masing memperoleh hadiah sepeda motor.
“Bahkan untuk juara satu, Pak Gubernur menyiapkan anggaran sekitar Rp200 hingga Rp300 juta,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan MTQ selanjutnya, dia menyebut sudah ada daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah.Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Gubernur Sulawesi Selatan.
"Kami hanya memfasilitasi daerah yang mengajukan diri. Saat ini yang sudah menyatakan kesiapan adalah Luwu Timur," jelasnya.
Dia menambahkan, ke depan kemungkinan akan ada penambahan cabang lomba, yakni cabang Hadits.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengaku sangat bersyukur atas capaian daerahnya.
"Dari awal kita hanya berharap bisa menjadi tuan rumah yang sukses, tapi ternyata kita juga bisa sukses dalam prestasi," imbuhnya.
Mantan Ketua DPRD itu mengatakan , pada pelaksanaan sebelumnya Maros hanya berada di peringkat keenam.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXXIV, Muetazim Mansyur, mengatakan ajang ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi.
Menurutnya, Kabupaten Maros telah menjadi tuan rumah bagi sekitar 1.440 kafilah dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
"Ini menjadi momentum kebersamaan dan memperkuat ukhuwah antar daerah," pungkasnya.
Maros mengumpulkan nilai tertinggi yakni 560 poin. Posisi kedua ditempati Kota Makassar dengan perolehan 400 poin. Sementara Kabupaten Pinrang berada di peringkat ketiga dengan raihan 285 poin.
Di posisi keempat ada Kabupaten Luwu Timur dengan 191 poin. Sedangkan peringkat kelima ditempati Kabupaten Gowa dengan nilai 186 poin.
Pengumuman juara umum ini dibacakan Ketua Tim Lomba MTQ Sulsel, Wahyadi Syarifuddin saat penutupan MTQ XXXIV di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Sabtu malam (18/4/2026).
Penutupan ajang dua tahunan tersebut turut dihadiri ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga penutupan, berjalan dengan lancar.
Dia mengungkapkan, hanya satu cabang lomba yang sempat dipindahkan akibat kendala suhu panas di lokasi.
"Secara mekanisme, seluruhnya berjalam baik. Hanya saja ada satu perlombaan yang terpaksa harus dipindahkan dari Kecamatan Lau, karena kondisi di lokasi lomba pertama tidak kondusif, dan sangat panas. Makanya dipindahkan ke ruang pola kantor bupati. Pendingin sudah disiapkan, tapi tidak maksimal karena suhu di lokasi juga tinggi,” katanya.
Untuk hadiah, mantan Kepala Seksi Humas Kanwil Kemenag Sulsel ini mengatakan, akan ada hadiah tambahan bagi para pemenang. Juara umum mendapatkan dua paket umrah dari Gubernur Sulawesi Selatan. Sementara juara kedua dan ketiga masing-masing memperoleh hadiah sepeda motor.
“Bahkan untuk juara satu, Pak Gubernur menyiapkan anggaran sekitar Rp200 hingga Rp300 juta,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan MTQ selanjutnya, dia menyebut sudah ada daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah.Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Gubernur Sulawesi Selatan.
"Kami hanya memfasilitasi daerah yang mengajukan diri. Saat ini yang sudah menyatakan kesiapan adalah Luwu Timur," jelasnya.
Dia menambahkan, ke depan kemungkinan akan ada penambahan cabang lomba, yakni cabang Hadits.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengaku sangat bersyukur atas capaian daerahnya.
"Dari awal kita hanya berharap bisa menjadi tuan rumah yang sukses, tapi ternyata kita juga bisa sukses dalam prestasi," imbuhnya.
Mantan Ketua DPRD itu mengatakan , pada pelaksanaan sebelumnya Maros hanya berada di peringkat keenam.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXXIV, Muetazim Mansyur, mengatakan ajang ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi.
Menurutnya, Kabupaten Maros telah menjadi tuan rumah bagi sekitar 1.440 kafilah dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
"Ini menjadi momentum kebersamaan dan memperkuat ukhuwah antar daerah," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Capaian PAD di Bawah 70%, Enam OPD Maros Dapat Raport Merah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meminta enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi pendapatannya masih di bawah 70 persen untuk menggenjot capaian hingga mendekati target tersebut pada September 2026.
Rabu, 16 Sep 2026 13:33
Sulsel
Bapenda dan BPN Maros Integrasikan Data Pertanahan dan Perpajakan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Maros untuk mengintegrasikan data pertanahan dan data perpajakan daerah.
Senin, 14 Sep 2026 11:19
Sulsel
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Minggu, 13 Sep 2026 09:37
Sulsel
BBM Langka, Sekolah di Maros Beralih ke Pembelajaran Daring
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengalihkan sementara proses pembelajaran bagi murid jenjang TK, SD, dan SMP ke sistem daring atau online.
Minggu, 13 Sep 2026 07:44
Sulsel
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.
Selasa, 08 Sep 2026 16:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Satu Dekade Kulkas InstaView, LG Indonesia Hadirkan Program Apresiasi Konsumen
2
UMI Tutup Rangkaian Pekan Pesantren Gelombang ke-7, Mahasiswa Ikuti Kegiatan Outbound
3
PLN dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Pulihkan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
4
KALLA Rayakan 74 Tahun, Perkuat Kolaborasi Menuju Masa Depan
5
Prabowo Subianto Sindir Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Satu Dekade Kulkas InstaView, LG Indonesia Hadirkan Program Apresiasi Konsumen
2
UMI Tutup Rangkaian Pekan Pesantren Gelombang ke-7, Mahasiswa Ikuti Kegiatan Outbound
3
PLN dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Pulihkan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
4
KALLA Rayakan 74 Tahun, Perkuat Kolaborasi Menuju Masa Depan
5
Prabowo Subianto Sindir Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok