Angkasa Pura Bayar PBB Rp17,4 Miliar, Jadi Penyumbang Pajak Terbesar di Maros
Jum'at, 24 Jul 2026 17:00
Suasana di area check-in Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - PT Angkasa Pura Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kewajiban perpajakan dengan membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp17,4 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Maros.
Pembayaran tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Maros pada tahun 2026. Kontribusi itu sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengapresiasi kepatuhan PT Angkasa Pura yang secara konsisten memenuhi kewajiban pajaknya. Menurutnya, pembayaran PBB tersebut menjadi bukti nyata dukungan dunia usaha terhadap pembangunan daerah.
“Kontribusi ini sangat berarti bagi Kabupaten Maros. Dana yang diterima akan kembali dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros Ferdiansyah mengatakan, pembayaran PBB dari PT Angkasa Pura Indonesia memberikan dorongan signifikan terhadap realisasi penerimaan PBB-P2 tahun ini.
Selain PBB, PT Angkasa Pura juga penyumbang pajak parkir, pajak air tanah, pajak makan minum dan pajak reklame.
“Angkasa pura juga tiap tahun menjadi penerima Bapenda Award, artinya Angkasa Pura sebagai wajib pajak konsisten dalam menyelesaikan kewajibannya,” bebernya.
Ia berharap kepatuhan wajib pajak besar tersebut dapat menjadi contoh bagi wajib pajak lainnya agar memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu.
“Kami terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak, digitalisasi layanan perpajakan, serta berbagai program yang mendorong kesadaran masyarakat dan pelaku usaha dalam membayar pajak,” jelasnya.
Dengan kontribusi Rp17,4 miliar dari PT Angkasa Pura, target penerimaan PBB-P2 Kabupaten Maros diharapkan dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan pada tahun 2026.
Pembayaran tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Maros pada tahun 2026. Kontribusi itu sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengapresiasi kepatuhan PT Angkasa Pura yang secara konsisten memenuhi kewajiban pajaknya. Menurutnya, pembayaran PBB tersebut menjadi bukti nyata dukungan dunia usaha terhadap pembangunan daerah.
“Kontribusi ini sangat berarti bagi Kabupaten Maros. Dana yang diterima akan kembali dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros Ferdiansyah mengatakan, pembayaran PBB dari PT Angkasa Pura Indonesia memberikan dorongan signifikan terhadap realisasi penerimaan PBB-P2 tahun ini.
Selain PBB, PT Angkasa Pura juga penyumbang pajak parkir, pajak air tanah, pajak makan minum dan pajak reklame.
“Angkasa pura juga tiap tahun menjadi penerima Bapenda Award, artinya Angkasa Pura sebagai wajib pajak konsisten dalam menyelesaikan kewajibannya,” bebernya.
Ia berharap kepatuhan wajib pajak besar tersebut dapat menjadi contoh bagi wajib pajak lainnya agar memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu.
“Kami terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak, digitalisasi layanan perpajakan, serta berbagai program yang mendorong kesadaran masyarakat dan pelaku usaha dalam membayar pajak,” jelasnya.
Dengan kontribusi Rp17,4 miliar dari PT Angkasa Pura, target penerimaan PBB-P2 Kabupaten Maros diharapkan dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan pada tahun 2026.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.
Selasa, 08 Sep 2026 16:41
News
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengusulkan agar pemberangkatan jemaah haji asal Maros pada musim haji mendatang dipusatkan di satu lokasi, yakni Masjid Al-Markaz.
Selasa, 08 Sep 2026 15:22
News
Garuda Indonesia Batalkan 10 Penerbangan Makassar-Jakarta
Sebanyak 10 penerbangan Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, menuju Jakarta dibatalkan dalam dua hari terakhir.
Senin, 07 Sep 2026 18:07
News
Peringati HUT ke-2, InJourney Serahkan Alat Bantu untuk Penyandang Disabilitas
Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport) menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah lembaga inklusi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (7/9/2026).
Senin, 07 Sep 2026 14:13
News
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih terkendala akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Senin, 07 Sep 2026 11:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros