Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang

Selasa, 08 Sep 2026 16:41
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur menghadiri Khidmad Kemenaj, Selasa (8/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan penambahan tersebut berasal dari jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah berdasarkan nomor porsi.

"Tambahan lansia kita kemarin dari 10 menjadi 17, kemudian ada tambahan dari nomor porsi berangkat itu dari 453 menjadi 455," katanya.

Dari total jemaah tersebut, sekitar 90 persen telah menyetor paspor. Proses bio visa untuk perekaman data sebagai bagian dari penerbitan visa haji juga telah dilakukan oleh sekitar 90 persen jemaah.

Ahmad mengatakan pihaknya mempercepat persiapan administrasi untuk mengantisipasi tahapan penerbitan visa dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

"Kita antisipasi supaya lebih awal semua sudah siap untuk berangkat," ujarnya.

Untuk jemaah lansia, tercatat satu jemaah berusia 90 tahun sebagai jemaah prioritas. Sementara itu, total 17 jemaah lansia rata-rata berusia minimal 85 tahun.

Menurut Ahmad, kondisi kesehatan jemaah menjadi perhatian karena proses pemeriksaan kesehatan tahun ini sedikit lebih diperketat.

"Kita berdoa mudah-mudahan semua bisa sehat berangkat," katanya.

Sementara terkait biaya perjalanan ibadah haji (BPIH), Ahmad menyebut belum ada aturan terbaru mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan jemaah.

Pihaknya masih menunggu Peraturan Menteri Agama (Permenag) terkait biaya haji 2027. Ia berharap besaran biaya tidak mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Saya sudah sampaikan kepada jemaah di awal, siapkan untuk pelunasan minimal Rp30 juta. Kalau pun ada lebihnya dari uang yang kita siapkan, itu bisa dipakai untuk keperluan-keperluan yang lain," jelasnya.

Sebagai gambaran, biaya yang dibayarkan jemaah pada musim haji sebelumnya sekitar Rp28 juta dan masih terdapat pengembalian.

Ahmad juga menyebut jumlah jemaah haji Maros masih berpotensi bertambah. Namun, belum ada angka pasti terkait tambahan kuota tersebut.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru