Kades Matompi Dukung Program Ibas-Puspa, Beasiswa Lutim Disebut Ringankan Beban Orang Tua

Selasa, 08 Sep 2026 16:29
Kades Matompi Dukung Program Ibas-Puspa, Beasiswa Lutim Disebut Ringankan Beban Orang Tua
Kepala Desa Matompi, Rustam. Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU TIMUR - Program beasiswa Luwu Timur menjadi salah satu program pemerintah daerah yang mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Matompi.

Program tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi keluarga, khususnya orang tua yang memiliki anak sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Apresiasi itu disampaikan tokoh agama Desa Matompi, Ching Pokui, yang mengaku merasakan langsung manfaat program beasiswa tersebut. Dua anaknya disebut telah mendapatkan dukungan melalui program Beasiswa Luwu Timur.

"Terkait dengan program Bapak Bupati tentang beasiswa, ya Beasiswa Luwu Timur, saya sangat bersyukur karena memang saya punya anak juga yang sedang kuliah sekarang. Anak yang pertama juga sudah dapat, dan yang kedua juga sementara dapat. Kiranya ini tetap dilanjutkan dan luar biasa program ini," tutur Ching Pokui.

Menurutnya, keberlanjutan program beasiswa menjadi harapan penting bagi masyarakat. Dukungan pendidikan dinilai dapat membantu orang tua sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak Luwu Timur untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Dukungan terhadap program pemerintah daerah juga datang dari Kepala Desa Matompi, Rustam. Ia menyatakan masyarakat Desa Matompi mendukung program-program yang telah berjalan maupun yang masih direncanakan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler.

"Sebagai Kepala Desa Matompi, mewakili seluruh masyarakat yang ada di Desa Matompi, mendukung segala semua program yang diwacanakan, baik yang belum dilaksanakan maupun yang sudah dilaksanakan ini, dengan harapan bahwa sama-sama kita menjaga Luwu Timur," ungkap Rustam.

Bagi pemerintah desa, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengawal berbagai program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga tingkat desa.

Selain mengapresiasi sektor pendidikan, Ching Pokui turut menyampaikan aspirasi terkait kemudahan legalitas atau sertifikasi tanah bagi lembaga keagamaan.

Menurutnya, kepastian legalitas aset lembaga keagamaan penting untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Aspirasi tersebut menjadi salah satu harapan masyarakat agar pembangunan tidak hanya menyentuh sektor pendidikan dan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan lembaga sosial dan keagamaan.

Dukungan dari Desa Matompi tersebut menjadi gambaran adanya harapan masyarakat agar program-program pemerintah daerah terus berlanjut dan manfaatnya semakin luas dirasakan warga.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru