FAJI Maros Gelar Kejurda Arung Jeram di Tompobulu pada 7-10 Mei 2026
Selasa, 28 Apr 2026 11:52
Ketua FAJI Maros yang juga Ketua Panitia Kejurda, Mustahir bersama Bupati Maros, AS Chaidir Syam. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) arung jeram di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada 7 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Ketua FAJI Maros yang juga Ketua Panitia Kejurda, Mustahir, mengatakan ada empat kategori yang akan diperlombakan dalam kejuaraan tersebut.
"Empat kategori yang diperlombakan meliputi Sprint, Head to Head (H2H), Slalom, dan Down River Race (DRR)," ujarnya.
Pada kategori Sprint, tim dituntut mencatat waktu tercepat dalam lintasan pendek. Sementara itu, kategori H2H mempertemukan dua tim secara langsung dalam duel cepat menuju garis finis.
Kategori Slalom menjadi salah satu yang paling teknis karena peserta harus melewati rintangan berupa gate di sepanjang lintasan sungai. Adapun kategori Down River Race (DRR) menguji daya tahan dan konsistensi tim dalam lintasan panjang dengan arus yang bervariasi.
"Sudah ada beberapa tim dari berbagai daerah yang mendaftar, semoga nanti sebelum kegiatan sudah full yang mendaftar," bebernya.
Pendaftaran dibuka hingga 4 Mei 2026.
Mustahir menjelaskan, kompetisi ini dilaksanakan di sungai yang memiliki arus menantang, sehingga dapat menguji ketangkasan, kekompakan tim, serta keberanian para peserta.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan kejurda ini menjadi wadah penting untuk mengasah kemampuan sekaligus menjaring bibit unggul di cabang olahraga arung jeram.
"Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga arung jeram. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong promosi potensi wisata alam di Kabupaten Maros yang memiliki sungai-sungai dengan karakteristik ideal untuk olahraga ekstrem tersebut," ujarnya.
Menurutnya, para pemenang dari masing-masing kategori diharapkan dapat mewakili Sulawesi Selatan dalam kejuaraan tingkat nasional mendatang.
Kejurda ini juga menjadi langkah awal dalam pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua FAJI Maros yang juga Ketua Panitia Kejurda, Mustahir, mengatakan ada empat kategori yang akan diperlombakan dalam kejuaraan tersebut.
"Empat kategori yang diperlombakan meliputi Sprint, Head to Head (H2H), Slalom, dan Down River Race (DRR)," ujarnya.
Pada kategori Sprint, tim dituntut mencatat waktu tercepat dalam lintasan pendek. Sementara itu, kategori H2H mempertemukan dua tim secara langsung dalam duel cepat menuju garis finis.
Kategori Slalom menjadi salah satu yang paling teknis karena peserta harus melewati rintangan berupa gate di sepanjang lintasan sungai. Adapun kategori Down River Race (DRR) menguji daya tahan dan konsistensi tim dalam lintasan panjang dengan arus yang bervariasi.
"Sudah ada beberapa tim dari berbagai daerah yang mendaftar, semoga nanti sebelum kegiatan sudah full yang mendaftar," bebernya.
Pendaftaran dibuka hingga 4 Mei 2026.
Mustahir menjelaskan, kompetisi ini dilaksanakan di sungai yang memiliki arus menantang, sehingga dapat menguji ketangkasan, kekompakan tim, serta keberanian para peserta.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan kejurda ini menjadi wadah penting untuk mengasah kemampuan sekaligus menjaring bibit unggul di cabang olahraga arung jeram.
"Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga arung jeram. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong promosi potensi wisata alam di Kabupaten Maros yang memiliki sungai-sungai dengan karakteristik ideal untuk olahraga ekstrem tersebut," ujarnya.
Menurutnya, para pemenang dari masing-masing kategori diharapkan dapat mewakili Sulawesi Selatan dalam kejuaraan tingkat nasional mendatang.
Kejurda ini juga menjadi langkah awal dalam pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025.
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Sulsel
4 SPPG di Maros Kembali Beroperasi, 9 Masih Disuspend
Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali beroperasi setelah sebelumnya disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/4/2026).
Rabu, 22 Apr 2026 17:43
News
Kumpulkan 560 Poin, Maros Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel
Kabupaten Maros berhasil meraih juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Minggu, 19 Apr 2026 07:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi