Dilema Buruh: Penggerak Utama Roda Ekonomi, Ancaman PHK Terus Menghantui
Jum'at, 01 Mei 2026 23:48
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sari Yuliati. Foto: Istimewa
JAKARTA - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun ini tidak hanya menjadi momentum apresiasi, tetapi juga pengingat atas berbagai persoalan serius yang masih dihadapi pekerja di Indonesia. Hal itu mulai dari upah yang belum layak hingga ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sari Yuliati, menyampaikan penghargaan kepada para pekerja atas kontribusi besar mereka dalam pembangunan nasional. Namun, ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut harus diiringi dengan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan yang terus berulang.
“Pekerja (buruh) adalah penggerak utama roda ekonomi. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak yang menghadapi tekanan, baik dari sisi upah yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak maupun meningkatnya risiko PHK,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (01/05/2026).
Sari menyoroti pentingnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja, terutama dalam menjamin upah yang adil dan perlindungan kerja yang memadai. Ia juga menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja, sistem kerja yang tidak pasti dan minim jaminan sosial.
Selain itu, isu gelombang PHK di sejumlah sektor menjadi perhatian serius. DPR RI mendorong pemerintah untuk mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas lapangan kerja serta memastikan adanya perlindungan bagi pekerja terdampak.
“Jangan sampai pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan dalam situasi ekonomi yang menantang. Negara harus hadir memastikan ada perlindungan dan solusi,” tegasnya.
Dalam momentum Hari Buruh ini, ia juga mengajak Pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk memperkuat dialog dan mencari solusi bersama demi menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi refleksi bahwa perjuangan pekerja belum usai, dan komitmen kolektif masih sangat dibutuhkan untuk memastikan keadilan sosial benar-benar terwujud di dunia kerja.
“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026. Semoga kerja keras para pekerja hari ini benar-benar berbuah pada kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera,” tutup Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sari Yuliati, menyampaikan penghargaan kepada para pekerja atas kontribusi besar mereka dalam pembangunan nasional. Namun, ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut harus diiringi dengan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan yang terus berulang.
“Pekerja (buruh) adalah penggerak utama roda ekonomi. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak yang menghadapi tekanan, baik dari sisi upah yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak maupun meningkatnya risiko PHK,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (01/05/2026).
Sari menyoroti pentingnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja, terutama dalam menjamin upah yang adil dan perlindungan kerja yang memadai. Ia juga menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja, sistem kerja yang tidak pasti dan minim jaminan sosial.
Selain itu, isu gelombang PHK di sejumlah sektor menjadi perhatian serius. DPR RI mendorong pemerintah untuk mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas lapangan kerja serta memastikan adanya perlindungan bagi pekerja terdampak.
“Jangan sampai pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan dalam situasi ekonomi yang menantang. Negara harus hadir memastikan ada perlindungan dan solusi,” tegasnya.
Dalam momentum Hari Buruh ini, ia juga mengajak Pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk memperkuat dialog dan mencari solusi bersama demi menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi refleksi bahwa perjuangan pekerja belum usai, dan komitmen kolektif masih sangat dibutuhkan untuk memastikan keadilan sosial benar-benar terwujud di dunia kerja.
“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026. Semoga kerja keras para pekerja hari ini benar-benar berbuah pada kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera,” tutup Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Wali Kota Makassar Buka Ruang Aspirasi Lebar di Hari Buruh 2026
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh elemen buruh, pengusaha, dan pemerintah untuk membangun kolaborasi demi memecahkan kebuntuan komunikasi terkait kesejahteraan pekerja.
Jum'at, 01 Mei 2026 23:54
News
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Hunian Terjangkau bagi Pekerja
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penyediaan hunian layak dan terjangkau.
Jum'at, 01 Mei 2026 23:44
Makassar City
Tradisi Aksi Buruh Berubah, Kapolda Sulsel Apresiasi Kegiatan Terpusat
Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menghadiri langsung kegiatan May Day Fest 2026 di depan Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (1/5/2026).
Jum'at, 01 Mei 2026 18:55
News
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar
Hari Buruh Internasional yang lebih populer disebut May Day, kembali hadir sebagai panggung tahunan yang penuh semangat. Spanduk dibentangkan, orasi dikumandangkan, dan janji-janji kembali diproduksi dengan rapi.
Jum'at, 01 Mei 2026 17:04
News
Pertamina Salurkan Bantuan Ratusan Paket Sembako Jelang May Day 2026 di Sulsel
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menunjukkan kepeduliannya melalui aksi sosial.
Kamis, 30 Apr 2026 21:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
5
Hardiknas 2026, Pemkab Bantaeng Gelar Jalan Sehat Libatkan 5.000 Peserta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
5
Hardiknas 2026, Pemkab Bantaeng Gelar Jalan Sehat Libatkan 5.000 Peserta