Pemkab Maros Percepat Swasembada Lewat Perbaikan Irigasi
Selasa, 27 Jan 2026 06:55
Bupati Maros AS Chaidir Syam bersama jajarannya saat berada di tanggul salah satu wilayah. Foto: Istimewa
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros mempercepat program swasembada pangan melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi di sejumlah kecamatan. Perbaikan ini ditargetkan mampu mengairi ratusan hektare sawah dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, irigasi menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan sistem irigasi yang optimal, petani dapat meningkatkan indeks pertanaman hingga tiga kali panen dalam setahun.
“Kalau irigasi bagus, maka indeks pertanaman bisa IP 3, artinya petani bisa panen tiga kali. Ini tentu sangat mendukung program swasembada pangan,” ujar Chaidir Syam, Senin (26/1/2026).
Chaidir menjelaskan, pemerintah pusat turut memberikan dukungan melalui perbaikan puluhan daerah irigasi di Maros. Selain itu, sejumlah proyek irigasi juga dibiayai murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maros, dengan anggaran sekitar Rp1 miliar per titik pekerjaan.
“Yang kita resmikan ini pembiayaannya murni dari APBD kabupaten,” jelasnya.
Adapun proyek peningkatan dan rehabilitasi irigasi meliputi peningkatan jaringan irigasi di Bulu-Bulu, Desa Mattampapole, Kecamatan Mallawa, dengan panjang saluran primer 537 meter dan luas layanan sekitar 36 hektare.
Selain itu, dilakukan peningkatan jaringan irigasi DI Bulumarapa, Dusun Pattiro, Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu, dengan pembangunan saluran primer sepanjang 653 meter, rehabilitasi satu bendung, pembangunan satu bendung baru, dan area layanan sekitar 70 hektare.
Chaidir berharap, perbaikan irigasi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
“Kita harapkan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani dan berkontribusi pada swasembada pangan,” pungkasnya.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, irigasi menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan sistem irigasi yang optimal, petani dapat meningkatkan indeks pertanaman hingga tiga kali panen dalam setahun.
“Kalau irigasi bagus, maka indeks pertanaman bisa IP 3, artinya petani bisa panen tiga kali. Ini tentu sangat mendukung program swasembada pangan,” ujar Chaidir Syam, Senin (26/1/2026).
Chaidir menjelaskan, pemerintah pusat turut memberikan dukungan melalui perbaikan puluhan daerah irigasi di Maros. Selain itu, sejumlah proyek irigasi juga dibiayai murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maros, dengan anggaran sekitar Rp1 miliar per titik pekerjaan.
“Yang kita resmikan ini pembiayaannya murni dari APBD kabupaten,” jelasnya.
Adapun proyek peningkatan dan rehabilitasi irigasi meliputi peningkatan jaringan irigasi di Bulu-Bulu, Desa Mattampapole, Kecamatan Mallawa, dengan panjang saluran primer 537 meter dan luas layanan sekitar 36 hektare.
Selain itu, dilakukan peningkatan jaringan irigasi DI Bulumarapa, Dusun Pattiro, Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu, dengan pembangunan saluran primer sepanjang 653 meter, rehabilitasi satu bendung, pembangunan satu bendung baru, dan area layanan sekitar 70 hektare.
Chaidir berharap, perbaikan irigasi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
“Kita harapkan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani dan berkontribusi pada swasembada pangan,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Sulsel
Maros Matangkan Persiapan Penilaian Piala Adipura 2026
Menjelang penilaian piala Adipura 2026 pada Oktober mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mematangkan berbagai persiapan.
Selasa, 29 Sep 2026 11:44
News
Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Bahaya Narkoba Lewat Seni
Sebanyak 32 finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2026 unjuk gigi mengkampanyekan bahaya Narkoba lewat panggung seni di Grand Mall Maros, Minggu (27/9/2026) malam.
Senin, 28 Sep 2026 10:55
Sulsel
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 15:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
3
IAS Instruksikan Fraksi Golkar Kawal Pengembangan Pariwisata Selayar
4
Kapolri Mutasi 88 Pati-Pamen, Mantan Ajudan JK Jadi Kapolda Sulsel
5
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
3
IAS Instruksikan Fraksi Golkar Kawal Pengembangan Pariwisata Selayar
4
Kapolri Mutasi 88 Pati-Pamen, Mantan Ajudan JK Jadi Kapolda Sulsel
5
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih