Rakor Kemenkum Sulsel Soroti Capaian Strategis 2025 dari Harmonisasi Produk Hukum
Rabu, 11 Feb 2026 15:14
Rapat Koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menyoroti capaian strategis kinerja Tahun 2025, mulai dari pengharmonisasian ribuan produk hukum daerah.
MAKASSAR - Rapat Koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menyoroti capaian strategis kinerja Tahun 2025, mulai dari pengharmonisasian ribuan produk hukum daerah hingga terbentuknya 3.059 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang memperluas akses masyarakat terhadap keadilan di 24 kabupaten/kota.
Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati di Aula Pancasila Kanwil Sulsel, Rabu (11/2/2025).
Dalam paparannya, Heny menyampaikan bahwa sepanjang Tahun 2025, Kanwil Kemenkum Sulsel telah melaksanakan pengharmonisasian terhadap 1.112 rancangan produk hukum daerah, terdiri atas 198 Rancangan Peraturan Daerah dan 914 Rancangan Peraturan Kepala Daerah. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan pemerintah daerah terhadap regulasi yang berkualitas dan selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, dalam pelaksanaan analisis dan evaluasi peraturan perundang-undangan, Kanwil Kemenkum Sulsel telah memberikan rekomendasi kepada 6 pemerintah daerah dengan tema “Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan”. Sementara itu, sebanyak 20 Peraturan Daerah bertema “Bantuan Hukum” telah diinventarisasi untuk dilakukan analisis dan evaluasi pada Tahun 2026.
Pada aspek pembinaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), tercatat 45 anggota JDIH di Provinsi Sulawesi Selatan telah menyampaikan laporan melalui E-Report sebagai bagian dari penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dokumentasi hukum.
Dalam mendukung Reformasi Hukum melalui Indeks Reformasi Hukum (IRH), sebanyak 25 pemerintah daerah telah mengikuti Penilaian dan Pendampingan Mandiri IRH Tahun 2025, dengan hasil 14 daerah meraih predikat Istimewa, 8 daerah Sangat Baik, dan 3 daerah Baik.
Sementara itu, keberadaan 3.059 Posbankum yang tersebar di 24 kabupaten/kota menjadi wujud nyata komitmen Kemenkum dalam memastikan akses keadilan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Melalui rakor ini, Kanwil Kemenkum Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas regulasi daerah, mendorong reformasi hukum, dan menghadirkan layanan hukum yang semakin dekat dengan masyarakat.
Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati di Aula Pancasila Kanwil Sulsel, Rabu (11/2/2025).
Dalam paparannya, Heny menyampaikan bahwa sepanjang Tahun 2025, Kanwil Kemenkum Sulsel telah melaksanakan pengharmonisasian terhadap 1.112 rancangan produk hukum daerah, terdiri atas 198 Rancangan Peraturan Daerah dan 914 Rancangan Peraturan Kepala Daerah. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan pemerintah daerah terhadap regulasi yang berkualitas dan selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, dalam pelaksanaan analisis dan evaluasi peraturan perundang-undangan, Kanwil Kemenkum Sulsel telah memberikan rekomendasi kepada 6 pemerintah daerah dengan tema “Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan”. Sementara itu, sebanyak 20 Peraturan Daerah bertema “Bantuan Hukum” telah diinventarisasi untuk dilakukan analisis dan evaluasi pada Tahun 2026.
Pada aspek pembinaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), tercatat 45 anggota JDIH di Provinsi Sulawesi Selatan telah menyampaikan laporan melalui E-Report sebagai bagian dari penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dokumentasi hukum.
Dalam mendukung Reformasi Hukum melalui Indeks Reformasi Hukum (IRH), sebanyak 25 pemerintah daerah telah mengikuti Penilaian dan Pendampingan Mandiri IRH Tahun 2025, dengan hasil 14 daerah meraih predikat Istimewa, 8 daerah Sangat Baik, dan 3 daerah Baik.
Sementara itu, keberadaan 3.059 Posbankum yang tersebar di 24 kabupaten/kota menjadi wujud nyata komitmen Kemenkum dalam memastikan akses keadilan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Melalui rakor ini, Kanwil Kemenkum Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas regulasi daerah, mendorong reformasi hukum, dan menghadirkan layanan hukum yang semakin dekat dengan masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
News
Lantik PPNS dan Notaris Pengganti, Tekankan Integritas dan Kepastian Hukum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Selatan serta pengambilan sumpah Notaris Pengganti Kota Makassar, Jumat (2/10).
Jum'at, 02 Okt 2026 19:21
News
Perkuat Silaturahmi, Andi Basmal Kunjungi Kakanwil Kementerian HAM Sulsel
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan, Daniel Rumsowek, Kamis (1/10).
Jum'at, 02 Okt 2026 16:04
News
Komdigi Buka Peluang Pelatihan Digital Gratis untuk ASN
Balai Besar Pelatihan Pengembangan SDM Komdigi Makassar melakukan sosialisasi program pelatihan yang dapat diakses instansi pemerintah, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel)
Rabu, 30 Sep 2026 21:47
News
Terima Asistensi Ditjen AHU, Kemenkum Sulsel Siap Pedomani Pertanggungjawaban Keuangan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menerima asistensi dan pembinaan pertanggungjawaban keuangan DIPA Administrasi Hukum Umum (AHU) sebagai upaya memperkuat tata kelola anggaran yang tertib, transparan, dan akuntabel. Kegiatan yang berlangsung pada, Senin (28/9/2026), diikuti pengelola keuangan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Selasa, 29 Sep 2026 21:52
News
Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Jadi Simpul Pemetaan Potensi KI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendorong pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk memperkuat peran sebagai simpul dalam mengidentifikasi, memetakan, melindungi, mengelola, dan memanfaatkan potensi kekayaan intelektual
Selasa, 29 Sep 2026 11:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
2
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
2
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota