Dukung Penguatan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Hasilkan Kebijakan Berkualitas
Rabu, 17 Jun 2026 15:03
Kanwil Kemenkum Sulsel mendukung penguatan Forum Komunikasi Kebijakan (FKK) sebagai wadah kolaboratif dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas, responsif, dan berbasis bukti. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendukung penguatan Forum Komunikasi Kebijakan (FKK) sebagai wadah kolaboratif dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas, responsif, dan berbasis bukti.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, dalam Kick Off Meeting Forum Komunikasi Kebijakan yang dilaksanakan secara virtual dari Ruang Rapat Baharuddin Lopa Kanwil Sulsel, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot, serta jajaran Analis Kebijakan dan Analis Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel.
Dalam sambutannya, Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menegaskan pentingnya Forum Komunikasi Kebijakan sebagai wadah perumusan kebijakan strategis berbasis kajian. Menurutnya, FKK merupakan proyek perubahan yang diinisiasi oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan dan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan terhadap berbagai isu strategis nasional.
Menteri Hukum menekankan bahwa tantangan terbesar bukan hanya terletak pada penyusunan kajian, tetapi bagaimana hasil kajian tersebut dapat diimplementasikan dan dievaluasi secara berkelanjutan. Seluruh pihak diharapkan tidak hanya fokus pada diskusi dan kajian tematik, tetapi juga memastikan adanya perubahan nyata dalam tata kelola birokrasi dan pelayanan publik.
“Keberhasilan reformasi dapat diukur dari implementasi kebijakan yang berjalan efektif, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta komitmen yang terlihat secara konkret dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan,” ujar Supratman.
Selain itu, Menteri Hukum juga mengingatkan pentingnya penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di seluruh kementerian dan lembaga. Menurutnya, digitalisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperbaiki tata kelola internal, menciptakan standar kerja yang seragam, serta mendukung sistem penilaian kinerja yang lebih objektif dan terukur.
Sebelumnya, Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum, Andry Indrady, melaporkan bahwa Forum Komunikasi Kebijakan diposisikan sebagai ekosistem kolaboratif yang menghubungkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghasilkan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang berkualitas, responsif, dan berdampak.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, FKK diarahkan menghasilkan keluaran strategis berupa policy brief, policy expose, serta integrasi berbagai hasil kajian kebijakan guna mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum di seluruh provinsi, FKK juga akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga terkait dalam merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di tingkat daerah maupun nasional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi brainstorming yang membahas berbagai langkah strategis pelaksanaan Forum Komunikasi Kebijakan ke depan. Kick Off Meeting Forum Komunikasi Kebijakan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan komitmennya untuk mendukung implementasi Forum Komunikasi Kebijakan di daerah melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Forum Komunikasi Kebijakan menjadi wadah yang sangat strategis untuk mempertemukan berbagai pemikiran dan perspektif dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Kanwil Kemenkum Sulsel siap mengambil peran aktif dalam mendukung pelaksanaan forum ini agar dapat melahirkan kebijakan yang berkualitas, implementatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, dalam Kick Off Meeting Forum Komunikasi Kebijakan yang dilaksanakan secara virtual dari Ruang Rapat Baharuddin Lopa Kanwil Sulsel, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot, serta jajaran Analis Kebijakan dan Analis Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel.
Dalam sambutannya, Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menegaskan pentingnya Forum Komunikasi Kebijakan sebagai wadah perumusan kebijakan strategis berbasis kajian. Menurutnya, FKK merupakan proyek perubahan yang diinisiasi oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan dan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan terhadap berbagai isu strategis nasional.
Menteri Hukum menekankan bahwa tantangan terbesar bukan hanya terletak pada penyusunan kajian, tetapi bagaimana hasil kajian tersebut dapat diimplementasikan dan dievaluasi secara berkelanjutan. Seluruh pihak diharapkan tidak hanya fokus pada diskusi dan kajian tematik, tetapi juga memastikan adanya perubahan nyata dalam tata kelola birokrasi dan pelayanan publik.
“Keberhasilan reformasi dapat diukur dari implementasi kebijakan yang berjalan efektif, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta komitmen yang terlihat secara konkret dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan,” ujar Supratman.
Selain itu, Menteri Hukum juga mengingatkan pentingnya penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di seluruh kementerian dan lembaga. Menurutnya, digitalisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperbaiki tata kelola internal, menciptakan standar kerja yang seragam, serta mendukung sistem penilaian kinerja yang lebih objektif dan terukur.
Sebelumnya, Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum, Andry Indrady, melaporkan bahwa Forum Komunikasi Kebijakan diposisikan sebagai ekosistem kolaboratif yang menghubungkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghasilkan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang berkualitas, responsif, dan berdampak.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, FKK diarahkan menghasilkan keluaran strategis berupa policy brief, policy expose, serta integrasi berbagai hasil kajian kebijakan guna mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum di seluruh provinsi, FKK juga akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga terkait dalam merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di tingkat daerah maupun nasional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi brainstorming yang membahas berbagai langkah strategis pelaksanaan Forum Komunikasi Kebijakan ke depan. Kick Off Meeting Forum Komunikasi Kebijakan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyampaikan komitmennya untuk mendukung implementasi Forum Komunikasi Kebijakan di daerah melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Forum Komunikasi Kebijakan menjadi wadah yang sangat strategis untuk mempertemukan berbagai pemikiran dan perspektif dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Kanwil Kemenkum Sulsel siap mengambil peran aktif dalam mendukung pelaksanaan forum ini agar dapat melahirkan kebijakan yang berkualitas, implementatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Matangkan Persiapan Puncak Peringatan Hari Pengayoman ke-81
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) matangkan persiapan puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 melalui rapat optimalisasi yang digelar di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Selasa (18/8/2026).
Selasa, 18 Agu 2026 18:38
News
Ragam Perlombaan Semarakkan HUT RI dan Hari Pengayoman ke 81
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menghadirkan beragam perlombaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pengayoman ke-81.
Selasa, 18 Agu 2026 08:43
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Peringati Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-81 RI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), memperingati detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) melalui upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Sulsel
Senin, 17 Agu 2026 12:24
News
Evaluasi Pelayanan Publik Kemenkum Sulsel, Dorong Kualitas dan Kepuasan Masyarakat
Evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus didorong untuk memastikan kualitas layanan semakin baik dan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat.
Sabtu, 15 Agu 2026 09:38
News
Kemenkum Sulsel Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan Kinerja Pelayanan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menindaklanjuti hasil pemeriksaan kinerja pendahuluan atas pelayanan Kekayaan Intelektual (KI)
Jum'at, 14 Agu 2026 13:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
2
Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja
5
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
2
Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja
5
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal