PPP Atur Strategi Hadapi Pemilu 2029 di Mukernas I Makassar

Kamis, 12 Feb 2026 00:47
PPP Atur Strategi Hadapi Pemilu 2029 di Mukernas I Makassar
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, saat menghadiri dan Mukernas I PPP di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu malam (11/2/2026). Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menegaskan bahwa Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP harus menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah perjuangan partai menuju Pemilu 2029. Ia mengingatkan agar Mukernas tidak sekadar menjadi agenda seremonial tanpa menghasilkan keputusan konkret.

Penegasan tersebut disampaikan Mardiono saat membuka Mukernas I PPP di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu malam (11/2/2026).

“Mukernas tidak hanya seremonial. Jika tidak menghasilkan produk keputusan, maka sia-sia kita melaksanakan Mukernas. Saya meminta rekan-rekan mempersiapkan diri agar hasil Mukernas benar-benar menjadi miqot perjuangan menyongsong Pemilu 2029,” tegas Mardiono.

Dalam kesempatan itu, Mardiono juga menyampaikan apresiasi kepada para ketua, sekretaris, dan jajaran pimpinan wilayah PPP di seluruh Indonesia yang telah melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil). Hingga kini, Muswil telah terselenggara di 33 dari total 38 wilayah di Indonesia.

Ia turut mengucapkan selamat kepada para ketua wilayah, sekretaris wilayah, serta jajaran pimpinan harian yang telah memperoleh amanah dari pemegang kedaulatan partai. “Saya berharap amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya dalam rangka mewujudkan cita-cita PPP,” sambungnya.

Mardiono menilai tantangan politik ke depan akan semakin berat, terutama menjelang Pemilu 2029 yang diperkirakan didominasi pemilih dari generasi milenial dan generasi Z. Perubahan demografi tersebut, menurutnya, menuntut penyesuaian cara pandang serta strategi politik partai dalam menghadapi kontestasi.

“Pada Pemilu 2029, kita akan menghadapi pemilih dari generasi milenial dan generasi Z. Ini tentu membawa perubahan cara pandang dan pendekatan dalam pelaksanaan pemilu. Setiap zaman memiliki tantangannya masing-masing,” kata Mardiono.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran PPP dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu memimpin bangsa serta bersaing dengan negara lain di masa depan. “Kita harus mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dalam mengantarkan generasi milenial dan generasi Z agar kelak mampu memimpin bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Mardiono menegaskan bahwa seluruh kader PPP memiliki tanggung jawab bersama untuk terus berjuang demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.

“Berjuang untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara adalah jiwa politisi yang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Itulah tugas kader PPP,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru