LAZ Hadji Kalla Paparkan Program 2026, Fokus Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Jum'at, 27 Feb 2026 13:21
KALLA menggelar buka puasa bersama sejumlah jurnalis dan para mitra Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla di Lobby Wisma Kalla, Kamis (26/2/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - KALLA menggelar buka puasa bersama sejumlah jurnalis dan para mitra Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla di Lobby Wisma Kalla, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus momentum berbagi gagasan kebaikan di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam acara ini, LAZ Hadji Kalla memaparkan arah program kerja tahun 2026 yang terangkum dalam lima bidang program yakni Islamic Care, Educare, Humanity and Environment, Community and Development, dan Economic Care. Pemaparan ini menjadi bagian dari komitmen transparansi serta penguatan kolaborasi bersama media dan mitra.
Direktur Eksekutif LAZ Hadji Kalla, Mohammad Zuhair menjelaskan bahwa pada tahun 2026 LAZ Hadji Kalla menguatkan lima bidang program yang dimiliki, dengan fokus jangka panjang menyasar kelompok asnaf fakir dan miskin sebagai penerima manfaat (mustahik) utama dan terbesar dalam penyaluran ZIS pada 2025, 2026 dan seterusnya.
Fokus ini ditegaskan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah Pulau Sulawesi.
Ia menambahkan, LAZ Hadji Kalla terus meningkatkan nilai penyaluran ZIS dalam bentuk program pemberdayaan untuk mencapai target tersebut.
“Sebagai konsekuensinya, jumlah penerima bantuan mungkin terlihat stagnan. Namun kami berharap peluang mustahik untuk benar-benar terentaskan dari kondisi fakir atau miskin semakin besar,” ujarnya.
LAZ Hadji Kalla juga berupaya bekerja lebih efektif dengan menerapkan praktik baik dari pengalaman internal maupun metode yang telah terbukti di berbagai lembaga, agar dana ZIS memberikan manfaat berkelanjutan dan sesuai kebutuhan mustahik.
Lebih lanjut, Zuhair menegaskan bahwa LAZ Hadji Kalla tetap mengalokasikan penyaluran ZIS kepada kelompok asnaf lainnya seperti muallaf, fi sabilillah, dan gharimin. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan, baik berupa penguatan pengetahuan, keterampilan, bantuan barang maupun modal usaha.
Sebagai LAZ yang menghimpun ZIS dari perusahaan-perusahaan di bawah naungan KALLA, LAZ Hadji Kalla juga memegang prinsip bahwa zakat dikumpulkan di suatu wilayah, maka di wilayah tersebut pula seharusnya disalurkan. Karena itu, mayoritas penyaluran ZIS berada di Pulau Sulawesi sebagai wilayah kerja terbesar perusahaan-perusahaan Kalla.
Bidang Islamic Care memayungi berbagai program keumatan, yakni Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, Tebar Dai DBS, Gema Soundsystem, Dakwah Qur’an Inklusif, Pemberdayaan Asnaf, dan Majelis Taklim Inspiratif. Khusus pada Ramadan 1447 Hijriah, tiga program telah berjalan yakni Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, dan Tebar Dai sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat di bulan suci.
Program Manager Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Salman Febriansyah menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis untuk memperluas dampak layanan keumatan.
“Kami memastikan program seperti Berbagi Iftar dan Idul Fitri Bahagia tidak hanya bersifat seremonial, tetapi tepat sasaran dan menjangkau masjid, komunitas dhuafa, panti asuhan, hingga pondok tahfidz di berbagai wilayah. Sementara Tebar Dai kami hadirkan untuk memperkuat literasi keislaman dan pendampingan masyarakat selama Ramadan,” jelasnya.
Pada Bidang Educare, program yang dijalankan antara lain Beasiswa Kalla, Beasiswa Keluarga Kalla, Keluarga Tangguh dan Akreditasi Mandiri, serta bantuan pendidikan Sekolah Islam Athirah (SIA) Bone sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan.
Adapun Bidang Humanity and Environment pada 2026 meliputi fokus bantuan penanggulangan bencana dan mitigasi pengurangan risiko bencana, untuk fokus kesehatan ada program sianak-layanan sirkusisi sehat khitanan anak keluarga dhuafa dan komunitas aktif jantung sehat, rumah sehat cegah stunting, kampung hijau energi serta aksi hijau tangguh iklim melalui pusat edukasi mangrove lestari.
Bidang Community and Development berfokus pada program DBS sebagai wujud penguatan komunitas, sementara Bidang Economic Care menghadirkan Pesantren Berdaya dan Mandiri, kesiapan magang ke luar negeri, serta Kalla Preneur yang mendorong lahirnya wirausaha tangguh dan berkelanjutan.
Program-program tersebut menyasar seluruh wilayah kerja KALLA di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Jakarta dan sekitarnya untuk Program Berbagi Iftar dan Idul Fitri Bahagia.
Melalui silaturahmi ini, LAZ Hadji Kalla menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi memperluas manfaat bagi masyarakat.
Dalam acara ini, LAZ Hadji Kalla memaparkan arah program kerja tahun 2026 yang terangkum dalam lima bidang program yakni Islamic Care, Educare, Humanity and Environment, Community and Development, dan Economic Care. Pemaparan ini menjadi bagian dari komitmen transparansi serta penguatan kolaborasi bersama media dan mitra.
Direktur Eksekutif LAZ Hadji Kalla, Mohammad Zuhair menjelaskan bahwa pada tahun 2026 LAZ Hadji Kalla menguatkan lima bidang program yang dimiliki, dengan fokus jangka panjang menyasar kelompok asnaf fakir dan miskin sebagai penerima manfaat (mustahik) utama dan terbesar dalam penyaluran ZIS pada 2025, 2026 dan seterusnya.
Fokus ini ditegaskan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah Pulau Sulawesi.
Ia menambahkan, LAZ Hadji Kalla terus meningkatkan nilai penyaluran ZIS dalam bentuk program pemberdayaan untuk mencapai target tersebut.
“Sebagai konsekuensinya, jumlah penerima bantuan mungkin terlihat stagnan. Namun kami berharap peluang mustahik untuk benar-benar terentaskan dari kondisi fakir atau miskin semakin besar,” ujarnya.
LAZ Hadji Kalla juga berupaya bekerja lebih efektif dengan menerapkan praktik baik dari pengalaman internal maupun metode yang telah terbukti di berbagai lembaga, agar dana ZIS memberikan manfaat berkelanjutan dan sesuai kebutuhan mustahik.
Lebih lanjut, Zuhair menegaskan bahwa LAZ Hadji Kalla tetap mengalokasikan penyaluran ZIS kepada kelompok asnaf lainnya seperti muallaf, fi sabilillah, dan gharimin. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan, baik berupa penguatan pengetahuan, keterampilan, bantuan barang maupun modal usaha.
Sebagai LAZ yang menghimpun ZIS dari perusahaan-perusahaan di bawah naungan KALLA, LAZ Hadji Kalla juga memegang prinsip bahwa zakat dikumpulkan di suatu wilayah, maka di wilayah tersebut pula seharusnya disalurkan. Karena itu, mayoritas penyaluran ZIS berada di Pulau Sulawesi sebagai wilayah kerja terbesar perusahaan-perusahaan Kalla.
Bidang Islamic Care memayungi berbagai program keumatan, yakni Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, Tebar Dai DBS, Gema Soundsystem, Dakwah Qur’an Inklusif, Pemberdayaan Asnaf, dan Majelis Taklim Inspiratif. Khusus pada Ramadan 1447 Hijriah, tiga program telah berjalan yakni Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, dan Tebar Dai sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat di bulan suci.
Program Manager Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Salman Febriansyah menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis untuk memperluas dampak layanan keumatan.
“Kami memastikan program seperti Berbagi Iftar dan Idul Fitri Bahagia tidak hanya bersifat seremonial, tetapi tepat sasaran dan menjangkau masjid, komunitas dhuafa, panti asuhan, hingga pondok tahfidz di berbagai wilayah. Sementara Tebar Dai kami hadirkan untuk memperkuat literasi keislaman dan pendampingan masyarakat selama Ramadan,” jelasnya.
Pada Bidang Educare, program yang dijalankan antara lain Beasiswa Kalla, Beasiswa Keluarga Kalla, Keluarga Tangguh dan Akreditasi Mandiri, serta bantuan pendidikan Sekolah Islam Athirah (SIA) Bone sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan.
Adapun Bidang Humanity and Environment pada 2026 meliputi fokus bantuan penanggulangan bencana dan mitigasi pengurangan risiko bencana, untuk fokus kesehatan ada program sianak-layanan sirkusisi sehat khitanan anak keluarga dhuafa dan komunitas aktif jantung sehat, rumah sehat cegah stunting, kampung hijau energi serta aksi hijau tangguh iklim melalui pusat edukasi mangrove lestari.
Bidang Community and Development berfokus pada program DBS sebagai wujud penguatan komunitas, sementara Bidang Economic Care menghadirkan Pesantren Berdaya dan Mandiri, kesiapan magang ke luar negeri, serta Kalla Preneur yang mendorong lahirnya wirausaha tangguh dan berkelanjutan.
Program-program tersebut menyasar seluruh wilayah kerja KALLA di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Jakarta dan sekitarnya untuk Program Berbagi Iftar dan Idul Fitri Bahagia.
Melalui silaturahmi ini, LAZ Hadji Kalla menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi memperluas manfaat bagi masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
LAZ Hadji Kalla Bagikan 32.500 Paket Iftar dan 85.000 Paket Sembako
Ramadan 1447 H menjadi ruang berbagi yang kembali dihadirkan oleh LAZ Hadji Kalla. Tahun 2026, sebanyak 32.500 paket iftar dan 85.000 paket sembako
Senin, 23 Feb 2026 11:12
News
Kampung Hijau Energi LAZ Hadji Kalla Perkuat Ketahanan Iklim
Upaya memperkuat ketahanan lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim terus didorong melalui Program Kampung Hijau Energi yang digagas oleh Program Humanity and Enviroment, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla.
Rabu, 11 Feb 2026 20:16
Sulsel
LAZ Hadji Kalla Berhasil Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani Lewat Program DBS
LAZ Hadji Kalla melalui Program Desa Bangkit Sejahtera berhasil meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus pendapatan petani di desa binaan. Program ini merupakan salah satu program unggulan LAZ Hadji Kalla
Senin, 26 Jan 2026 17:33
News
LAZ Hadji Kalla Raih Predikat GOLD Cegah Stunting Nasional
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla meraih predikat GOLD sebagai Mitra LSM/Komunitas Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dalam ajang Genting Collaboration Summit 2025.
Senin, 15 Des 2025 11:06
Sulbar
LAZ Hadji Kalla Bangun Kemandirian Petani Loka Pere di Majene
Melalui dukungan LAZ Hadji Kalla lewat program Desa Bangkit Sejahtera (DBS), mereka bertransformasi menjadi petani yang lebih terampil dan mandiri.
Jum'at, 31 Okt 2025 17:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
2
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
3
Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
4
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
5
OJK dan Perbankan Kolaborasi Perkuat Ketahanan Risiko Iklim
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
2
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
3
Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
4
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
5
OJK dan Perbankan Kolaborasi Perkuat Ketahanan Risiko Iklim