LAZ Hadji Kalla Perkuat TPQ di Pinrang Lewat Diklat Guru Mengaji Tilawati
Minggu, 17 Mei 2026 17:59
Peserta Diklat Standardisasi Guru Mengaji Metode Tilawati Level 1 berfoto bersama usai pelatihan di Desa Rajang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Foto/Istimewa
PINRANG - Pendidikan Al-Qur’an di Desa Rajang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, mulai dibangun dengan sistem pembelajaran yang lebih terarah. Melalui program Tebar Dai Desa Bangkit Sejahtera (DBS), LAZ Hadji Kalla menggelar Diklat Standardisasi Guru Mengaji Metode Tilawati Level 1 sebagai upaya memperkuat keberadaan TPQ di tengah masyarakat.
Sebelum program berjalan, aktivitas belajar mengaji di desa tersebut masih berlangsung secara sederhana. Sebagian besar masjid belum memiliki TPQ aktif, padahal jumlah anak usia belajar Al-Qur’an cukup banyak. Kegiatan mengaji pun umumnya dilakukan secara tidak rutin dan masih mengandalkan pola mengaji kampung tanpa metode pembelajaran yang terstruktur.
Melihat kondisi itu, Dai DBS LAZ Hadji Kalla, Abdurrahman Laica, mulai melakukan pendampingan sejak awal penugasannya di Desa Rajang. Selain rutin mengajar anak-anak, ia juga berupaya menghidupkan kembali pembelajaran Al-Qur’an di sejumlah masjid serta menggagas pembentukan TPQ di empat titik.
"Permasalahan utama di sini bukan hanya kurangnya TPQ, tetapi juga belum adanya guru mengaji yang memiliki metode pembelajaran yang seragam dan terstruktur. Karena itu, kami mencoba membangun sistemnya sekaligus menyiapkan SDM pengajarnya," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari pembentukan TPQ tersebut, para calon guru mengaji kemudian difasilitasi mengikuti Diklat Standardisasi Guru Mengaji Level 1 menggunakan Metode Tilawati yang diselenggarakan secara daring dari Surabaya. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan dasar mengajar Al-Qur’an dengan metode yang lebih sistematis dan mudah diterapkan kepada anak-anak.
Kegiatan yang dimulai pada Mei 2026 itu diikuti 31 peserta dari empat masjid di Desa Rajang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 peserta berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan langsung menerapkan praktik pembelajaran di TPQ masing-masing.
Peserta berasal dari Masjid Nurul Huda Buttu-buttu sebanyak 10 orang, Masjid Nurul Yaqin Buttu Rajang 6 orang, Masjid An Nur Buttu 7 orang, dan Masjid Al Ikhlas Kampung Suka 8 orang.
Program Officer Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Muh. Syafei Karsali, mengatakan penguatan kapasitas guru mengaji menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan di desa.
"Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan Al-Qur'an yang bisa terus berjalan di masyarakat. Harapannya, TPQ yang mulai terbentuk dapat berkembang lebih baik dengan dukungan guru mengaji yang memiliki standar pembelajaran yang sama," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rajang, Muhammad Abu, turut mengapresiasi pendampingan yang dilakukan LAZ Hadji Kalla melalui program Tebar Dai DBS.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan di Desa Rajang. Kehadiran program ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menyiapkan guru-guru mengaji yang lebih siap membina anak-anak belajar Al-Qur'an secara teratur dan terarah," pungkasnya.
Sebelum program berjalan, aktivitas belajar mengaji di desa tersebut masih berlangsung secara sederhana. Sebagian besar masjid belum memiliki TPQ aktif, padahal jumlah anak usia belajar Al-Qur’an cukup banyak. Kegiatan mengaji pun umumnya dilakukan secara tidak rutin dan masih mengandalkan pola mengaji kampung tanpa metode pembelajaran yang terstruktur.
Melihat kondisi itu, Dai DBS LAZ Hadji Kalla, Abdurrahman Laica, mulai melakukan pendampingan sejak awal penugasannya di Desa Rajang. Selain rutin mengajar anak-anak, ia juga berupaya menghidupkan kembali pembelajaran Al-Qur’an di sejumlah masjid serta menggagas pembentukan TPQ di empat titik.
"Permasalahan utama di sini bukan hanya kurangnya TPQ, tetapi juga belum adanya guru mengaji yang memiliki metode pembelajaran yang seragam dan terstruktur. Karena itu, kami mencoba membangun sistemnya sekaligus menyiapkan SDM pengajarnya," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari pembentukan TPQ tersebut, para calon guru mengaji kemudian difasilitasi mengikuti Diklat Standardisasi Guru Mengaji Level 1 menggunakan Metode Tilawati yang diselenggarakan secara daring dari Surabaya. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan dasar mengajar Al-Qur’an dengan metode yang lebih sistematis dan mudah diterapkan kepada anak-anak.
Kegiatan yang dimulai pada Mei 2026 itu diikuti 31 peserta dari empat masjid di Desa Rajang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 peserta berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan langsung menerapkan praktik pembelajaran di TPQ masing-masing.
Peserta berasal dari Masjid Nurul Huda Buttu-buttu sebanyak 10 orang, Masjid Nurul Yaqin Buttu Rajang 6 orang, Masjid An Nur Buttu 7 orang, dan Masjid Al Ikhlas Kampung Suka 8 orang.
Program Officer Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Muh. Syafei Karsali, mengatakan penguatan kapasitas guru mengaji menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan di desa.
"Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan Al-Qur'an yang bisa terus berjalan di masyarakat. Harapannya, TPQ yang mulai terbentuk dapat berkembang lebih baik dengan dukungan guru mengaji yang memiliki standar pembelajaran yang sama," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rajang, Muhammad Abu, turut mengapresiasi pendampingan yang dilakukan LAZ Hadji Kalla melalui program Tebar Dai DBS.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan di Desa Rajang. Kehadiran program ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menyiapkan guru-guru mengaji yang lebih siap membina anak-anak belajar Al-Qur'an secara teratur dan terarah," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Sound System untuk 90 Masjid dan 30 Pesantren
Sebanyak 90 masjid dan 30 pesantren di empat provinsi di Sulawesi mendapat dukungan sarana audio melalui Program Gema Sound System yang kembali digelar Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla.
Selasa, 29 Sep 2026 23:57
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Generasi Qur’ani Lewat Tahfidz Camp
Program yang dijalankan melalui Dai Desa Bangkit Sejahtera (DBS) LAZ Hadji Kalla tersebut menjadi bagian dari pembinaan keislaman di desa.
Selasa, 22 Sep 2026 14:51
News
Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Sebanyak 64 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 2026. Total ada ribuan pendaftar.
Selasa, 25 Agu 2026 19:34
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Ummul Qurra
Berawal dari kios kecil dengan omzet sekitar Rp7 juta per bulan, unit usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari kini berkembang menjadi minimarket.
Selasa, 18 Agu 2026 18:06
News
Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja, Pelindo Regional 4 Rutin Gelar Program Mengaji
Program yang diinisiasi Divisi Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4 tersebut akan dilaksanakan setiap Kamis bekerja sama dengan Yayasan Griya Al Qur'an Surabaya.
Kamis, 30 Jul 2026 15:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja