Kisah Inspiratif Keluarga Penghafal Al-Qur’an di Bone, Borong 4 Emas MTQ

Sabtu, 02 Mei 2026 09:03
Kisah Inspiratif Keluarga Penghafal Al-Qur’an di Bone, Borong 4 Emas MTQ
Empat anggota keluarga di Kabupaten Bone berhasil meraih emas di ajang MTQ Sulsel. Foto: Istimewa
Comment
Share
BONE - Momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 diwarnai kabar membanggakan dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Satu keluarga berhasil meraih empat medali emas pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi tersebut menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh Muhammad Ashar melalui akun Facebook miliknya pada Jumat (1/5/2026) dan viral di media sosial.

Empat anggota keluarga tersebut meraih juara terbaik pertama di cabang berbeda. Mereka adalah Nashriah Mursalin M., S.Pd sebagai Juara Terbaik 1 Tilawah Dewasa Putri, Auliya Al Husna sebagai Juara Terbaik 1 Tafsir Bahasa Indonesia Putri, Afifa Qarira sebagai Juara Terbaik 1 Tilawah Anak-anak Putri, serta Qonita Al Aliyah sebagai Juara Terbaik 1 Hifzhil Qur’an 30 Juz Putri.

Atas capaian tersebut, keempatnya berhak mewakili Sulawesi Selatan pada ajang MTQ Nasional 2026 yang akan digelar di Provinsi Jawa Tengah.

Nashriah Mursalin saat dikonfirmasi membenarkan capaian tersebut. Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraih bersama tiga keponakannya setelah melalui proses panjang.

“Alhamdulillah, ini semua berkat kerja keras dan doa. Kami bersyukur bisa meraih juara dan membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Nashriah diketahui berdomisili di Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Ia juga merupakan bagian dari keluarga pendiri TK TPA Nurul Falah Desa Pattiro.

Lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut didirikan oleh orang tuanya, almarhum Mursalin bersama Hj. Amanah Hasan, yang dikenal sebagai qari dan qariah. Sejak berdiri puluhan tahun lalu, TK TPA Nurul Falah telah melahirkan ribuan alumni dan menjadi salah satu pusat pembinaan generasi Qurani di wilayah tersebut.

Keberhasilan keluarga ini menunjukkan kuatnya tradisi pendidikan Al-Qur’an berbasis keluarga serta konsistensi pembinaan sejak usia dini. Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru