Kemenkum Sulsel Layani Apostille hingga Pengaduan Notaris
Kamis, 05 Mar 2026 09:41
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan kembali bergerak melayani masyarakat dengan penuh semangat, Selasa (4/3/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan kembali bergerak melayani masyarakat dengan penuh semangat, Selasa (4/3/2026).
Dipandu oleh petugas helpdesk Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Nur Agustini dan Fitriani, berbagai jenis layanan hukum diberikan langsung kepada masyarakat yang datang membutuhkan bantuan, mulai dari layanan dokumen internasional hingga penanganan pengaduan pelanggaran notaris.
Salah satu layanan yang paling menonjol pada hari tersebut adalah pencetakan dan penyerahan Sertifikat Apostille kepada tiga pemohon sekaligus. Ketiga sertifikat tersebut masing-masing ditujukan ke negara Romania, Austria, dan Korea Selatan.
Apostille merupakan legalisasi dokumen yang diakui secara internasional berdasarkan Konvensi Den Haag, dan kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa warga Sulawesi Selatan kian aktif dalam urusan lintas negara, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, maupun urusan hukum lainnya.
Selain melayani apostille, petugas juga memberikan layanan informasi kepada masyarakat terkait prosedur pengesahan badan hukum Perseroan Perorangan. Layanan informasi ini menjadi bagian penting dari upaya Kanwil Kemenkum Sulsel dalam mengedukasi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya memiliki status badan hukum yang resmi dan diakui negara.
Pada hari yang sama, Kanwil Kemenkum Sulsel juga menerima dokumen spesimen alamat kantor Notaris Bulukumba. Penerimaan dokumen ini merupakan bagian dari mekanisme administrasi kenotariatan yang wajib dipenuhi, guna memastikan setiap notaris tercatat dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
Tak hanya itu, pada hari tersebut juga diterima surat pengaduan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik jabatan notaris di salah satu wilayah Kabupaten Gowa. Bergerak cepat, petugas langsung meneruskan surat pengaduan tersebut kepada Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Gowa untuk segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Langkah responsif ini mencerminkan keseriusan Kanwil Kemenkum Sulsel dalam menjaga integritas profesi kenotariatan di Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menegaskan bahwa pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional adalah standar yang tidak bisa ditawar di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
"Setiap warga yang datang ke ruang layanan kita harus pulang dengan membawa kepastian, bukan kebingungan. Itulah mengapa kami terus meningkatkan kapasitas petugas layanan agar setiap kebutuhan hukum masyarakat dapat terlayani dengan sebaik-baiknya," ujar Andi Basmal.
Sementara itu, Kepala divisi pelayanan hukum, Demson Marihot menyoroti pentingnya layanan apostille sebagai jembatan antara warga Sulsel dengan dunia internasional.
"Kenyataan bahwa kita hari ini melayani apostille untuk tiga negara berbeda, yakni Romania, Austria, dan Korea Selatan, menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan semakin go international. Tugas kami adalah memastikan proses legalisasi dokumen ini berjalan cepat dan mudah, sehingga tidak menjadi hambatan bagi mereka yang memiliki urusan penting di luar negeri," ungkapnya.
Lebih lanjut, Demson menekankan bahwa penanganan pengaduan notaris secara cepat dan tepat merupakan wujud nyata dari komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel dalam melindungi hak-hak masyarakat.
"Kami tidak akan membiarkan satu pun pengaduan masyarakat terbengkalai tanpa tindak lanjut yang jelas. Setiap laporan adalah amanah yang harus kami jaga dengan serius. Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar kami, dan kami akan terus bekerja keras untuk mempertahankannya," pungkas Demson.
Dipandu oleh petugas helpdesk Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Nur Agustini dan Fitriani, berbagai jenis layanan hukum diberikan langsung kepada masyarakat yang datang membutuhkan bantuan, mulai dari layanan dokumen internasional hingga penanganan pengaduan pelanggaran notaris.
Salah satu layanan yang paling menonjol pada hari tersebut adalah pencetakan dan penyerahan Sertifikat Apostille kepada tiga pemohon sekaligus. Ketiga sertifikat tersebut masing-masing ditujukan ke negara Romania, Austria, dan Korea Selatan.
Apostille merupakan legalisasi dokumen yang diakui secara internasional berdasarkan Konvensi Den Haag, dan kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa warga Sulawesi Selatan kian aktif dalam urusan lintas negara, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, maupun urusan hukum lainnya.
Selain melayani apostille, petugas juga memberikan layanan informasi kepada masyarakat terkait prosedur pengesahan badan hukum Perseroan Perorangan. Layanan informasi ini menjadi bagian penting dari upaya Kanwil Kemenkum Sulsel dalam mengedukasi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya memiliki status badan hukum yang resmi dan diakui negara.
Pada hari yang sama, Kanwil Kemenkum Sulsel juga menerima dokumen spesimen alamat kantor Notaris Bulukumba. Penerimaan dokumen ini merupakan bagian dari mekanisme administrasi kenotariatan yang wajib dipenuhi, guna memastikan setiap notaris tercatat dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
Tak hanya itu, pada hari tersebut juga diterima surat pengaduan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik jabatan notaris di salah satu wilayah Kabupaten Gowa. Bergerak cepat, petugas langsung meneruskan surat pengaduan tersebut kepada Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Gowa untuk segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Langkah responsif ini mencerminkan keseriusan Kanwil Kemenkum Sulsel dalam menjaga integritas profesi kenotariatan di Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menegaskan bahwa pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional adalah standar yang tidak bisa ditawar di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
"Setiap warga yang datang ke ruang layanan kita harus pulang dengan membawa kepastian, bukan kebingungan. Itulah mengapa kami terus meningkatkan kapasitas petugas layanan agar setiap kebutuhan hukum masyarakat dapat terlayani dengan sebaik-baiknya," ujar Andi Basmal.
Sementara itu, Kepala divisi pelayanan hukum, Demson Marihot menyoroti pentingnya layanan apostille sebagai jembatan antara warga Sulsel dengan dunia internasional.
"Kenyataan bahwa kita hari ini melayani apostille untuk tiga negara berbeda, yakni Romania, Austria, dan Korea Selatan, menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan semakin go international. Tugas kami adalah memastikan proses legalisasi dokumen ini berjalan cepat dan mudah, sehingga tidak menjadi hambatan bagi mereka yang memiliki urusan penting di luar negeri," ungkapnya.
Lebih lanjut, Demson menekankan bahwa penanganan pengaduan notaris secara cepat dan tepat merupakan wujud nyata dari komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel dalam melindungi hak-hak masyarakat.
"Kami tidak akan membiarkan satu pun pengaduan masyarakat terbengkalai tanpa tindak lanjut yang jelas. Setiap laporan adalah amanah yang harus kami jaga dengan serius. Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar kami, dan kami akan terus bekerja keras untuk mempertahankannya," pungkas Demson.
(GUS)
Berita Terkait
News
Penilaian Ombudsman Diharapkan Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik di Sulsel
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui dukungan terhadap Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026
Selasa, 28 Jul 2026 18:09
News
Kemenkum Sulsel Gelar Rapat Inovasi Optimalkan Pelayanan Publik
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Senin, 06 Jul 2026 23:07
Sulsel
Pj Sekda Jeneponto Dorong ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Aspa Muji, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (17/6/2026).
Rabu, 17 Jun 2026 12:30
News
Ombudsman RI Apresiasi Transformasi Layanan Pelindo di Makassar
Ombudsman Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap upaya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kepelabuhanan.
Rabu, 10 Jun 2026 17:17
News
Usai Lebaran, Kemenkum Sulsel Langsung Bergerak Layani Masyarakat
Layanan administrasi hukum umum kembali melayani masyarakat setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri dengan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Rabu, 01 Apr 2026 12:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Hayat Gani Temui Waketum Perindo, Siap Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi di Makassar
3
Antrean BBM Meningkat, Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam di Makassar
4
Perkuat SDM, Bupati Jeneponto Buka PBK Batch 4 Tahun 2026
5
Sinergi PLN dan Pemkab Jeneponto Perkuat Legalitas 69 Tapak Tower SUTT
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Hayat Gani Temui Waketum Perindo, Siap Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi di Makassar
3
Antrean BBM Meningkat, Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam di Makassar
4
Perkuat SDM, Bupati Jeneponto Buka PBK Batch 4 Tahun 2026
5
Sinergi PLN dan Pemkab Jeneponto Perkuat Legalitas 69 Tapak Tower SUTT