Usai Lebaran, Kemenkum Sulsel Langsung Bergerak Layani Masyarakat

Rabu, 01 Apr 2026 12:10
Usai Lebaran, Kemenkum Sulsel Langsung Bergerak Layani Masyarakat
Layanan administrasi hukum umum kembali melayani masyarakat setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri dengan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Comment
Share
MAKASSAR - Semangat baru pasca Idul Fitri langsung terpancar dari Ruang Layanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Selasa (31/3/2026). Layanan administrasi hukum umum kembali melayani masyarakat setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri dengan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Menurut Kepala Bidang AHU, Ramli, salah satu layanan yang langsung ditangani adalah penerimaan surat pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang notaris di Kota Makassar. Bergerak cepat dan responsif, petugas langsung memproses surat pengaduan tersebut sesuai prosedur yang berlaku untuk segera ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan notaris yang telah ditetapkan. Langkah sigap ini menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sulsel tidak membiarkan satupun pengaduan masyarakat menunggu tanpa kepastian.

Pada hari yang sama, petugas juga aktif memberikan layanan informasi kepada masyarakat terkait pendirian Commanditaire Vennootschap (CV) dan Perseroan Perorangan. Kedua jenis badan usaha ini terus menjadi topik yang diminati oleh para pelaku UMKM yang semakin sadar akan pentingnya memiliki status hukum yang jelas bagi usaha mereka. Antusiasme masyarakat dalam mencari informasi ini menjadi pertanda baik bahwa semangat berbisnis dan bergerak maju tidak ikut berlibur bersama momen Idul Fitri.

Kanwil Kemenkum Sulsel juga menerima berkas spesimen alamat kantor notaris baru dari Kabupaten Jeneponto pada hari tersebut. Penerimaan berkas spesimen ini merupakan bagian dari rangkaian kewajiban administratif yang harus dipenuhi oleh setiap notaris yang baru dilantik, guna memastikan keabsahan dan kelengkapan data kantor notaris dalam sistem administrasi kenotariatan. Kehadiran notaris baru di Kabupaten Jeneponto diharapkan semakin memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kenotariatan yang berkualitas di daerah tersebut.

Melengkapi hari yang padat tersebut, tim Bidang AHU Kanwil Kemenkum Sulsel juga berhasil mencetak dan menyerahkan 13 Sertifikat Apostille kepada para pemohon, dengan negara tujuan Romania dan Korea Selatan. Ini membuktikan bahwa meski baru masuk kerja usai libur panjang, produktivitas tim layanan Kanwil Kemenkum Sulsel tidak sedikitpun mengendur. Kebutuhan masyarakat akan legalisasi dokumen internasional terus mengalir, dan Kanwil Kemenkum Sulsel hadir memastikan setiap kebutuhan itu terlayani dengan cepat dan tepat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, mengungkapkan kebanggaannya atas kinerja tim yang langsung menunjukkan performa terbaik pasca lebaran. "Setelah libur panjang kerap menjadi ujian semangat dan kedisiplinan. Tapi tim kita sudah membuktikan bahwa semangat Idul Fitri yang membawa pembaruan diri itu benar-benar tercermin dalam cara kita bekerja. Menerima pengaduan, melayani konsultasi, mencetak apostille, semua diselesaikan dengan tuntas. Inilah yang saya sebut sebagai jiwa melayani yang sesungguhnya," ujar Andi Basmal

Andi Basmal juga menegaskan bahwa penanganan pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran notaris yang langsung diproses di hari ini adalah cerminan dari komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel dalam menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama yang tidak bisa ditunda.

"Tidak ada pengaduan yang bisa menunggu hanya karena kita baru saja selesai berlibur. Masyarakat yang datang membawa pengaduannya kepada kita adalah masyarakat yang menaruh kepercayaan kepada institusi ini. Kepercayaan itu harus kita balas dengan tindakan yang cepat, serius, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot mendorong seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel untuk menjadikan semangat ini sebagai energi yang terus dipelihara sepanjang tahun, terlepas dari momentum apapun.

"Idul Fitri mengajarkan kita untuk kembali fitri, bersih, tulus, dan penuh semangat dalam menjalani setiap amanah. Bawa semangat itu ke dalam setiap pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat. Karena pada akhirnya, pengabdian kita yang tulus dan konsisten adalah bentuk syukur terbaik atas nikmat yang telah diberikan kepada kita semua," ungkap Demson
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru