Puluhan Mahasiswa Antusias Belajar Industri Event di ECC Double Group
Senin, 09 Mar 2026 12:44
Antusiasme puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar mewarnai pelaksanaan Event Campus Community (ECC) Batch 1 yang digelar oleh Double Group. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Antusiasme puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar mewarnai pelaksanaan Event Campus Community (ECC) Batch 1 yang digelar oleh Double Group. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran industri event bagi generasi muda.
Program yang diinisiasi creative company holding Double Group tersebut berhasil menarik minat mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh dunia event organizer, media, hingga produksi kreatif.
Sebanyak 60 peserta tercatat mengikuti kegiatan yang berlangsung di Makassar Government Center pada Jumat hingga Minggu (6–8/3). Para peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.
Mahasiswa yang terlibat di antaranya berasal dari Universitas Ciputra, Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Pariwisata Makassar, STMIK Kharisma, hingga Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Sejak hari pertama, antusiasme peserta sudah terlihat saat mereka mengikuti berbagai sesi materi yang dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai industri event.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi tatap muka pada Jumat, 6 Maret 2026. Sesi ini dipandu langsung oleh Founder sekaligus Chief Operating Officer Double Group, Iksan Bangsawan.
Dalam kesempatan tersebut, Iksan membawakan materi utama mengenai strategi marketing dan dokumentasi event yang menjadi bekal penting bagi peserta yang ingin terjun ke industri tersebut.
Ia menegaskan bahwa dunia event tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga kemampuan teknis, komunikasi, serta manajemen yang baik.Antusiasme peserta juga terlihat saat mengikuti sesi daring melalui Zoom.
Pada sesi ini, peserta mendapatkan materi mengenai peran Liaison Officer yang dibawakan oleh Cahyaning Kartika Devi.
Melalui materi tersebut, peserta dibekali pengetahuan tentang teknik komunikasi, koordinasi, hingga standar pelayanan bagi tamu VIP dalam sebuah event berskala besar.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada Minggu, 8 Maret 2026 dengan sesi Professional Skills. Materi ini membahas etika kerja serta kemampuan problem solving yang dibutuhkan saat menghadapi situasi di lapangan.
Founder dan CEO Double Group, dr. Ichal Tawil, mengatakan tingginya antusiasme mahasiswa pada ECC Batch 1 menunjukkan besarnya minat generasi muda Makassar untuk berkembang di industri kreatif.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat ekosistem kreatif di Kota Makassar. “Makassar memiliki potensi besar di sektor kreatif dan event sehingga penting bagi kami untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara profesional di industri ini,” ujar dr. Ichal Tawil.
Ia menambahkan bahwa melalui Event Campus Community Double Group ingin menghadirkan ruang belajar yang menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan.
“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya memiliki ide kreatif tetapi juga memahami bagaimana sebuah event dirancang, diproduksi hingga dijalankan secara profesional dan terukur,” jelasnya.
Ichal juga menilai kolaborasi antara dunia industri dan kampus menjadi faktor penting dalam mencetak talenta kreatif yang siap kerja. “Ketika kampus dan industri bisa saling terhubung maka proses transfer pengetahuan akan berjalan lebih cepat dan mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” tambahnya.
Salah satu peserta, Bilqiis Putri Ivanca, mahasiswa Event Management dari Politeknik Pariwisata Makassar, mengaku sangat terbantu dengan materi praktis yang diberikan selama kegiatan.
“Kegiatan Event Campus Community ini sangat berguna, terutama bagi saya sebagai Mahasiswa Event Management di Politeknik Pariwisata Makassar. Selama kegiatan ini, ada banyak informasi baru yang saya dapatkan, mulai dari cara membuat konten, teknis videografi yang benar, cara menjadi LO yang baik, dan beberapa materi lainnya. Saya sangat berterima kasih bisa menjadi bagian Event Campus Community ini, semoga dapat terus berlanjut ke tahun tahun berikutnya,” ujarnya.
Testimoni serupa juga disampaikan peserta lainnya, Sahrul Marjaya, yang mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan.“3 Hari, Sejuta Cerita. Terima kasih kepada para Pemateri yang luar biasa hebatnya dan untuk ilmu, tawa, dan kenangannya. Sampai jumpa di Event Campus Comunity Batch 2 berikutnya,” katanya.
Kesuksesan ECC Batch 1 ini sekaligus menegaskan peran Double Group sebagai salah satu penggerak pengembangan talenta muda di industri kreatif Kota Makassar.
Program yang diinisiasi creative company holding Double Group tersebut berhasil menarik minat mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh dunia event organizer, media, hingga produksi kreatif.
Sebanyak 60 peserta tercatat mengikuti kegiatan yang berlangsung di Makassar Government Center pada Jumat hingga Minggu (6–8/3). Para peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.
Mahasiswa yang terlibat di antaranya berasal dari Universitas Ciputra, Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Pariwisata Makassar, STMIK Kharisma, hingga Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Sejak hari pertama, antusiasme peserta sudah terlihat saat mereka mengikuti berbagai sesi materi yang dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai industri event.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi tatap muka pada Jumat, 6 Maret 2026. Sesi ini dipandu langsung oleh Founder sekaligus Chief Operating Officer Double Group, Iksan Bangsawan.
Dalam kesempatan tersebut, Iksan membawakan materi utama mengenai strategi marketing dan dokumentasi event yang menjadi bekal penting bagi peserta yang ingin terjun ke industri tersebut.
Ia menegaskan bahwa dunia event tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga kemampuan teknis, komunikasi, serta manajemen yang baik.Antusiasme peserta juga terlihat saat mengikuti sesi daring melalui Zoom.
Pada sesi ini, peserta mendapatkan materi mengenai peran Liaison Officer yang dibawakan oleh Cahyaning Kartika Devi.
Melalui materi tersebut, peserta dibekali pengetahuan tentang teknik komunikasi, koordinasi, hingga standar pelayanan bagi tamu VIP dalam sebuah event berskala besar.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada Minggu, 8 Maret 2026 dengan sesi Professional Skills. Materi ini membahas etika kerja serta kemampuan problem solving yang dibutuhkan saat menghadapi situasi di lapangan.
Founder dan CEO Double Group, dr. Ichal Tawil, mengatakan tingginya antusiasme mahasiswa pada ECC Batch 1 menunjukkan besarnya minat generasi muda Makassar untuk berkembang di industri kreatif.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat ekosistem kreatif di Kota Makassar. “Makassar memiliki potensi besar di sektor kreatif dan event sehingga penting bagi kami untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara profesional di industri ini,” ujar dr. Ichal Tawil.
Ia menambahkan bahwa melalui Event Campus Community Double Group ingin menghadirkan ruang belajar yang menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan.
“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya memiliki ide kreatif tetapi juga memahami bagaimana sebuah event dirancang, diproduksi hingga dijalankan secara profesional dan terukur,” jelasnya.
Ichal juga menilai kolaborasi antara dunia industri dan kampus menjadi faktor penting dalam mencetak talenta kreatif yang siap kerja. “Ketika kampus dan industri bisa saling terhubung maka proses transfer pengetahuan akan berjalan lebih cepat dan mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” tambahnya.
Salah satu peserta, Bilqiis Putri Ivanca, mahasiswa Event Management dari Politeknik Pariwisata Makassar, mengaku sangat terbantu dengan materi praktis yang diberikan selama kegiatan.
“Kegiatan Event Campus Community ini sangat berguna, terutama bagi saya sebagai Mahasiswa Event Management di Politeknik Pariwisata Makassar. Selama kegiatan ini, ada banyak informasi baru yang saya dapatkan, mulai dari cara membuat konten, teknis videografi yang benar, cara menjadi LO yang baik, dan beberapa materi lainnya. Saya sangat berterima kasih bisa menjadi bagian Event Campus Community ini, semoga dapat terus berlanjut ke tahun tahun berikutnya,” ujarnya.
Testimoni serupa juga disampaikan peserta lainnya, Sahrul Marjaya, yang mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan.“3 Hari, Sejuta Cerita. Terima kasih kepada para Pemateri yang luar biasa hebatnya dan untuk ilmu, tawa, dan kenangannya. Sampai jumpa di Event Campus Comunity Batch 2 berikutnya,” katanya.
Kesuksesan ECC Batch 1 ini sekaligus menegaskan peran Double Group sebagai salah satu penggerak pengembangan talenta muda di industri kreatif Kota Makassar.
(TRI)
Berita Terkait
News
Double Group Latih Mahasiswa Makassar Jadi Talenta Event Profesional
Upaya melahirkan talenta baru di industri kreatif terus didorong di Kota Makassar. Salah satunya melalui program Event Campus Community yang digagas Double Group.
Sabtu, 07 Mar 2026 13:35
Lifestyle
Resmi Diluncurkan! Double Group Siap Bangun Ekosistem Hiburan Terbesar dari Timur Indonesia
Double Group hadir dengan visi ambisius: menjadi ekosistem hiburan dan event terbesar dari Indonesia Timur untuk Indonesia.
Sabtu, 18 Okt 2025 22:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Diduga Dibangun Pakai APBD, Penutupan Akses Jalan Wisma Nirmala Rugikan Warga
3
Pererat Silaturahmi, Alumni SMAN 6 Makassar Angkatan 2002 Gelar Buka Puasa Bersama
4
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
5
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Diduga Dibangun Pakai APBD, Penutupan Akses Jalan Wisma Nirmala Rugikan Warga
3
Pererat Silaturahmi, Alumni SMAN 6 Makassar Angkatan 2002 Gelar Buka Puasa Bersama
4
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
5
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin