Huabao Resmikan 3 Masjid di Lingkar Industri, Gelontorkan Rp11 Miliar

Sabtu, 21 Mar 2026 15:44
Huabao Resmikan 3 Masjid di Lingkar Industri, Gelontorkan Rp11 Miliar
Huabao merampungkan pembangunan tiga masjid dengan total investasi mencapai Rp11 miliar, yang berada di wilayah lingkar industri. Foto/Istimewa
Comment
Share
MOROWALI - Komitmen terhadap pembangunan sosial kembali ditunjukkan sektor industri di Morowali. Kali ini, Huabao Indonesia menghadirkan tiga masjid baru di wilayah lingkar industri sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus upaya mendukung kebutuhan spiritual masyarakat.

Perusahaan tersebut merampungkan pembangunan tiga masjid dengan total investasi mencapai Rp11 miliar. Ketiganya berada di Desa Tondo, Desa Ambunu, dan Desa Topogaro, yakni Masjid Nurul Hasanah, Masjid Nurul Falah, serta Masjid Raudhatul Jannah. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, pada Rabu (18/3).

Vice Director Huabao Indonesia, Gao Chunhua, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan masjid ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," kata dia.

Gao Chunhua menambahkan, bagi PT Baoshuo Taman Industry Investment Group Indonesia, kehadiran perusahaan tidak semata berfokus pada pembangunan industri dan ekonomi, tetapi juga harus selaras dengan perkembangan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat setempat.

”Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah kawasan industri tidak terlepas dari hubungan yang harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Oleh sebab itu, melalui program CSR ini, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di desa-desa lingkar industri. Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tokoh agama, panitia pembangunan masjid, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong dan memberikan dukungan sehingga pembangunan masjid ini dapat terlaksana dengan baik. Semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan penuh rasa persaudaraan," jelasnya sembari menutup sambutannya.

Sementara itu, Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, menyampaikan apresiasi atas langkah Huabao Indonesia dalam menyalurkan program CSR. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan warga.

Menurutnya, kehadiran investasi industri harus memberi dampak nyata, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.

“Hari ini kita mungkin terbuka mata, pikiran dan khususnya untuk masyarakat Morowali. Kita melihat ada perkembangan industri yang tentunya tidak melepas diri dari peran seluruh stakeholder untuk tetap memperhatikan persoalan sosial,” tegas Iksan.

Ia juga menyoroti besarnya nilai investasi sosial yang digelontorkan dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.

“Pembangunan tiga masjid dengan total anggaran sekitar Rp11 miliar ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Menurutnya, anggaran tersebut memberikan dampak signifikan, terutama dalam penyediaan sarana ibadah yang lebih layak bagi umat Muslim di Morowali. Kehadiran masjid baru ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.

Peresmian Masjid Nurul Hasanah di Desa Tondo pun menjadi simbol bahwa kemajuan industri di Morowali tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia dan aspek spiritual.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Tondo, Iwan Bawi, yang mewakili masyarakat setempat.“Kami berterimakasih kepada perusahaan telah memberikan kami yang terbaik seperti pembangunan fasilitas ini," tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru