Pertamina Pastikan Operasional Fasilitas Energi Aman Usai Gempa Sulut–Malut

Kamis, 02 Apr 2026 17:10
Pertamina Pastikan Operasional Fasilitas Energi Aman Usai Gempa Sulut–Malut
Setelah gempa bumi 7,6 skala Richter mengguncang wilayah Sulut dan Malut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas operasional tetap dalam kondisi aman. Foto/IST
Comment
Share
MANADO - Setelah gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas operasional tetap dalam kondisi aman. Kegiatan operasional pun terus berjalan normal guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah lokasi, termasuk di Integrated Terminal (IT) Bitung. Menyikapi hal tersebut, tim keamanan bersama Health, Safety, Security & Environment (HSSE) segera bergerak cepat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas di area terdampak.

Berdasarkan hasil inspeksi awal, tidak ditemukan kerusakan signifikan pada sarana maupun infrastruktur. Aktivitas operasional penyaluran energi juga dilaporkan tetap berjalan tanpa hambatan.

Di lokasi lain yang berada di sekitar wilayah terdampak, seperti Fuel Terminal (FT) Tahuna dan Integrated Terminal (IT) Gorontalo, kondisi fasilitas dilaporkan aman. Kegiatan operasional di kedua titik tersebut juga tetap berlangsung seperti biasa.

Sementara itu, pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan di Integrated Terminal Bitung dan fasilitas LPG Amurang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem operasional tetap memenuhi standar keselamatan dan keandalan yang telah ditetapkan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa respons cepat langsung dilakukan begitu gempa terjadi demi menjaga keamanan fasilitas dan kelangsungan distribusi energi.

“Tim di lapangan segera melakukan pengecekan pada seluruh fasilitas operasional sesaat setelah gempa. Hingga kini, penyaluran energi tetap berjalan lancar dan kondisi sarana terpantau aman,” jelas Lilik.

Ia juga menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan kondisi infrastruktur tetap optimal.

“Monitoring dan evaluasi lanjutan terus kami lakukan agar seluruh fasilitas tetap beroperasi sesuai standar keselamatan. Kami juga memastikan distribusi energi kepada masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan kesiapan seluruh tim operasional dalam menghadapi situasi darurat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keandalan distribusi energi, khususnya di tengah kondisi bencana.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru