Pemprov Sulsel Terima Anggaran Rp3 Triliun untuk Pembangunan PSEL
Sabtu, 04 Apr 2026 16:24
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur menandatangani PKS.
MAKASSAR - Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp3 Triliun untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pembangunan ini.
Penandatanganan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026) dan menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan persampahan di kawasan regional Mamminasata. Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan penandatanganan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas Proyek Rp3 Triliiun Pengelohan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional Makassar, Gowa dan Maros,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan PSEL yang direncanakan berlokasi di Tamangapa, Kota Makassar menjadi solusi konkret terhadap persoalan persampahan di wilayah Mamminasata.
"Penandatangan PKS antara Provinsi dan Kabupaten Kota sebagai komitmen untuk memastikan tercukupinya kebutuhan sampah yang akan diolah,” jelas Andi Sudirman.
“Tentu apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang terus mengupayakan dan meyakinkan seluruh stakeholder bahwa pembangunan PSEL ini adalah solusi bersama dalam mendukung program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dari Bapak Presiden,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat telah memastikan kesiapan pasokan sampah sebagai bahan baku PSEL, sehingga keberlanjutan operasional fasilitas tersebut dapat terjamin.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL di Sulsel, yang dinilai sebagai langkah konkret dalam mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) di tiga daerah tersebut.
“Di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulsel dan arahan Bapak Presiden, kami semua mendukung pembangunan PSEL. Kami berharap program ini dapat memotong persoalan persampahan di tiga kabupaten kota dan menjadi sistem pemrosesan akhir yang lebih baik,” ujarnya.
Hanif juga mengapresiasi peran aktif Gubernur Sulsel dalam mengoordinasikan pemerintah daerah serta meyakinkan pemerintah pusat untuk merealisasikan program tersebut.
"Ini murni inisiasi Bapak Presiden Prabowo karena perhatian Beliau terhadap kebersihan. Pak Gubernur Sulsel meyakinkan kami sehingga kita bisa hadirkan di Sulsel,” ungkap Menteri Hanif.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pembangunan ini.
Penandatanganan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026) dan menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan persampahan di kawasan regional Mamminasata. Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan penandatanganan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas Proyek Rp3 Triliiun Pengelohan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional Makassar, Gowa dan Maros,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan PSEL yang direncanakan berlokasi di Tamangapa, Kota Makassar menjadi solusi konkret terhadap persoalan persampahan di wilayah Mamminasata.
"Penandatangan PKS antara Provinsi dan Kabupaten Kota sebagai komitmen untuk memastikan tercukupinya kebutuhan sampah yang akan diolah,” jelas Andi Sudirman.
“Tentu apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang terus mengupayakan dan meyakinkan seluruh stakeholder bahwa pembangunan PSEL ini adalah solusi bersama dalam mendukung program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dari Bapak Presiden,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat telah memastikan kesiapan pasokan sampah sebagai bahan baku PSEL, sehingga keberlanjutan operasional fasilitas tersebut dapat terjamin.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL di Sulsel, yang dinilai sebagai langkah konkret dalam mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) di tiga daerah tersebut.
“Di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulsel dan arahan Bapak Presiden, kami semua mendukung pembangunan PSEL. Kami berharap program ini dapat memotong persoalan persampahan di tiga kabupaten kota dan menjadi sistem pemrosesan akhir yang lebih baik,” ujarnya.
Hanif juga mengapresiasi peran aktif Gubernur Sulsel dalam mengoordinasikan pemerintah daerah serta meyakinkan pemerintah pusat untuk merealisasikan program tersebut.
"Ini murni inisiasi Bapak Presiden Prabowo karena perhatian Beliau terhadap kebersihan. Pak Gubernur Sulsel meyakinkan kami sehingga kita bisa hadirkan di Sulsel,” ungkap Menteri Hanif.
(GUS)
Berita Terkait
News
Sinergi Pertamina, Kementerian ESDM & Pemprov Sulsel Jaga Pasokan BBM
Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pertamina Patra Niaga memperkuat koordinasi untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Selatan.
Rabu, 14 Okt 2026 18:24
News
Pemprov Sulsel Percantik Ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili, Marka Putih dan Bahu Hijau
Penataan ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga lebih rapi dipandang.
Rabu, 14 Okt 2026 15:38
Ekbis
BI Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat BEKS 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan berbagai mitra strategis memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Jum'at, 09 Okt 2026 18:58
News
Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah
BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata membantu penanganan masalah sampah di berbagai wilayah Indonesia.
Kamis, 08 Okt 2026 12:51
News
Andi Winarno Eka Putra Dilantik sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Andi Winarno Eka Putra, sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan.
Senin, 05 Okt 2026 12:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
5
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
5
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami