YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Gratis di Makassar
Sabtu, 04 Jul 2026 16:22
GM UID Sulselrabar, Edyansyah bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, H Abd Malik Faisal meresmikan secara simbolis Griya Singgah Pasien Makassar. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) meresmikan Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar sebagai fasilitas hunian sementara gratis bagi pasien dhuafa dan keluarga pendamping yang menjalani pengobatan atau rujukan di Kota Makassar.
Griya Singgah Pasien berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo Lorong 2 Nomor 15, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya pasien dari luar daerah yang harus menjalani pengobatan dalam waktu tertentu di Makassar.
Peresmian ditandai dengan seremoni simbolis dan peninjauan fasilitas. Pada kesempatan yang sama, YBM PLN UID Sulselrabar juga menggelar khitan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta menyalurkan santunan kepada anak yatim dhuafa, marbot, dan guru mengaji.
Kegiatan tersebut dihadiri General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah, Camat Panakkukang Syahril, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan H. Abd. Malik Faisal.
General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan, Griya Singgah Pasien merupakan wujud komitmen YBM PLN dalam memperluas manfaat sosial bagi masyarakat, terutama keluarga dhuafa yang menghadapi tantangan selama proses pengobatan.
"Griya Singgah Pasien ini diharapkan dapat menjadi tempat beristirahat yang layak, nyaman, dan aman bagi pasien beserta keluarga pendamping, baik yang berasal dari Kota Makassar maupun dari luar daerah. Kami ingin memastikan masyarakat yang sedang berjuang untuk kesembuhan tidak lagi terbebani oleh biaya tempat tinggal selama menjalani pengobatan. Semoga fasilitas ini menjadi ladang keberkahan sekaligus memberikan kemudahan bagi para penerima manfaat," ujar Edyansyah.
Griya Singgah Pasien memiliki kapasitas 12 kamar dengan 16 tempat tidur. Selain tempat menginap yang nyaman, fasilitas ini juga menyediakan konsumsi gratis bagi pasien dan pendamping serta layanan ambulans tanpa biaya.
Menurut Edyansyah, program tersebut merupakan bagian dari kontribusi sosial YBM PLN dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Camat Panakkukang Syahril mengapresiasi inisiatif YBM PLN UID Sulselrabar yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Panakkukang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada YBM PLN UID Sulselrabar atas hadirnya Griya Singgah Pasien ini. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya oleh pasien dari luar Kota Makassar yang sedang menjalani pengobatan, sehingga dapat meringankan beban mereka selama berada di Makassar. Semoga Griya Singgah Pasien ini terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," katanya.
Melalui Griya Singgah Pasien, YBM PLN menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan manfaat melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan yang memberikan harapan serta kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Griya Singgah Pasien berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo Lorong 2 Nomor 15, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya pasien dari luar daerah yang harus menjalani pengobatan dalam waktu tertentu di Makassar.
Peresmian ditandai dengan seremoni simbolis dan peninjauan fasilitas. Pada kesempatan yang sama, YBM PLN UID Sulselrabar juga menggelar khitan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta menyalurkan santunan kepada anak yatim dhuafa, marbot, dan guru mengaji.
Kegiatan tersebut dihadiri General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah, Camat Panakkukang Syahril, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan H. Abd. Malik Faisal.
General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan, Griya Singgah Pasien merupakan wujud komitmen YBM PLN dalam memperluas manfaat sosial bagi masyarakat, terutama keluarga dhuafa yang menghadapi tantangan selama proses pengobatan.
"Griya Singgah Pasien ini diharapkan dapat menjadi tempat beristirahat yang layak, nyaman, dan aman bagi pasien beserta keluarga pendamping, baik yang berasal dari Kota Makassar maupun dari luar daerah. Kami ingin memastikan masyarakat yang sedang berjuang untuk kesembuhan tidak lagi terbebani oleh biaya tempat tinggal selama menjalani pengobatan. Semoga fasilitas ini menjadi ladang keberkahan sekaligus memberikan kemudahan bagi para penerima manfaat," ujar Edyansyah.
Griya Singgah Pasien memiliki kapasitas 12 kamar dengan 16 tempat tidur. Selain tempat menginap yang nyaman, fasilitas ini juga menyediakan konsumsi gratis bagi pasien dan pendamping serta layanan ambulans tanpa biaya.
Menurut Edyansyah, program tersebut merupakan bagian dari kontribusi sosial YBM PLN dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Camat Panakkukang Syahril mengapresiasi inisiatif YBM PLN UID Sulselrabar yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Panakkukang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada YBM PLN UID Sulselrabar atas hadirnya Griya Singgah Pasien ini. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya oleh pasien dari luar Kota Makassar yang sedang menjalani pengobatan, sehingga dapat meringankan beban mereka selama berada di Makassar. Semoga Griya Singgah Pasien ini terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," katanya.
Melalui Griya Singgah Pasien, YBM PLN menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan manfaat melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan yang memberikan harapan serta kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Buruan! Promo Merdeka Daya PLN Berakhir 25 Agustus 2026
Pelanggan PLN masih memiliki kesempatan untuk menikmati diskon 50 persen biaya tambah daya listrik bertajuk promo Merdeka Daya hingga 25 Agustus 2026.
Kamis, 20 Agu 2026 14:31
News
YBM PLN UIP Sulawesi Bantu 15 Mahasiswa FPIK UMI
Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima bantuan pendidikan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi.
Rabu, 19 Agu 2026 15:44
News
Merdeka Daya, PLN UID Sulselrabar Hadirkan Diskon 50% Tambah Daya
PLN memberikan diskon 50 persen biaya penyambungan tambah daya listrik melalui program Merdeka Daya dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selasa, 18 Agu 2026 20:36
News
PLN UID Sulselrabar Raih Penghargaan Pemprov Sulsel atas Dukungan Mudik Gratis
Pemprov Sulsel memberikan penghargaan kepada PLN UID Sulselrabar atas kontribusinya dalam mendukung program strategis daerah, khususnya pelaksanaan Mudik Gratis Pemprov Sulsel 2026.
Selasa, 18 Agu 2026 13:50
News
HUT ke-81 RI, PLN se-Regional Makassar Perkuat Komitmen Hadirkan Listrik Andal
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi insan PLN se-Regional Kota Makassar untuk memperkuat komitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal.
Selasa, 18 Agu 2026 10:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
3
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
4
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
5
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
3
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
4
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
5
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa