RHIIBS Hadirkan Sekolah Gratis Berstandar Internasional, Siapkan Anak Yatim jadi Pemimpin
Minggu, 05 Apr 2026 12:22
Sekolah Ranu Harapan Islamic International Boarding School. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Yayasan Ranu Prima melalui Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS) memberi harapan bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu dengan menghadirkan sekolah berasrama berstandar internasional yang memberikan pendidikan gratis secara menyeluruh.
Di balik program ini, sosok Muhammad Ramli Rahim (MRR), Ketua Dewan Pembina Yayasan Ranu Prima, membawa misi besar yakni mencetak generasi pemimpin dunia dari kalangan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.
“Anak yatim dan anak dari keluarga miskin cukup datang bawa diri saja, semuanya kami tanggung,” tegas MRR.
Komitmen tersebut bukan sekadar janji. RHIIBS memastikan seluruh kebutuhan siswa dipenuhi, mulai dari biaya pendidikan, makan dan minum, seragam, pakaian harian, hingga fasilitas asrama dan perlengkapan pribadi.
“Ini bukan hanya soal sekolah gratis, tapi kami ingin memastikan mereka mendapatkan kehidupan yang layak selama belajar. Ini betul-betul berbisnis dengan Allah,” lanjutnya.
Meski tanpa biaya, kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Sistem pendidikan berbasis asrama memungkinkan pembinaan intensif, termasuk target mencetak siswa sebagai penghafal Al-Qur’an 30 juz sebelum lulus.
Tak hanya itu, RHIIBS juga menyiapkan bekal global bagi para siswa. Mereka akan dibimbing untuk menguasai tiga bahasa internasional, yaitu Inggris, Arab, dan Mandarin. Serta memiliki kemampuan kuat di bidang matematika.
“Dengan sistem yang kami siapkan, siswa diharapkan mampu berkomunikasi aktif dalam tiga bahasa tersebut,” jelas MRR.
Cita-cita Yayasan Ranu Prima Ini sesungguhnya bisa menjadi ladang pahala bagi siapapun karena bisa menjadi jembatan siswa miskin dan yatim mendapatkan yang layak
"Saya kira Ini peluang besar bagi mereka yang ingin menanam amal Jariah, bayangkan, berapa besar pahala yang diperoleh dari seorang anak yang karena informasi dari kita kemudian dia bisa menjadi penghafal Al Quran, kemudian bisa mengajarkan kepada orang lain, belum lagi kemampuan berbahasa Arab, Inggris Dan Mandarin yang bisa bermanfaat untuk masa depan mereka" pungkas MRR
RHIIBS akan membuka jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA. Namun, program berasrama difokuskan untuk jenjang SMP Putra dan SMA Putra.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan http://s.id/RHIBS2026. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi 085256557367.
Di balik program ini, sosok Muhammad Ramli Rahim (MRR), Ketua Dewan Pembina Yayasan Ranu Prima, membawa misi besar yakni mencetak generasi pemimpin dunia dari kalangan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.
“Anak yatim dan anak dari keluarga miskin cukup datang bawa diri saja, semuanya kami tanggung,” tegas MRR.
Komitmen tersebut bukan sekadar janji. RHIIBS memastikan seluruh kebutuhan siswa dipenuhi, mulai dari biaya pendidikan, makan dan minum, seragam, pakaian harian, hingga fasilitas asrama dan perlengkapan pribadi.
“Ini bukan hanya soal sekolah gratis, tapi kami ingin memastikan mereka mendapatkan kehidupan yang layak selama belajar. Ini betul-betul berbisnis dengan Allah,” lanjutnya.
Meski tanpa biaya, kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Sistem pendidikan berbasis asrama memungkinkan pembinaan intensif, termasuk target mencetak siswa sebagai penghafal Al-Qur’an 30 juz sebelum lulus.
Tak hanya itu, RHIIBS juga menyiapkan bekal global bagi para siswa. Mereka akan dibimbing untuk menguasai tiga bahasa internasional, yaitu Inggris, Arab, dan Mandarin. Serta memiliki kemampuan kuat di bidang matematika.
“Dengan sistem yang kami siapkan, siswa diharapkan mampu berkomunikasi aktif dalam tiga bahasa tersebut,” jelas MRR.
Cita-cita Yayasan Ranu Prima Ini sesungguhnya bisa menjadi ladang pahala bagi siapapun karena bisa menjadi jembatan siswa miskin dan yatim mendapatkan yang layak
"Saya kira Ini peluang besar bagi mereka yang ingin menanam amal Jariah, bayangkan, berapa besar pahala yang diperoleh dari seorang anak yang karena informasi dari kita kemudian dia bisa menjadi penghafal Al Quran, kemudian bisa mengajarkan kepada orang lain, belum lagi kemampuan berbahasa Arab, Inggris Dan Mandarin yang bisa bermanfaat untuk masa depan mereka" pungkas MRR
RHIIBS akan membuka jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA. Namun, program berasrama difokuskan untuk jenjang SMP Putra dan SMA Putra.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan http://s.id/RHIBS2026. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi 085256557367.
(UMI)
Berita Terkait
News
Dari Bone untuk Dunia, Sekolah Unggulan KKSS Siap Cetak Generasi Global
Proyek yang digagas Ketua Umum BPP KKSS Andi Amran Sulaiman sejak peletakan batu pertama pada 20 April 2025 tersebut berhasil direalisasikan dalam waktu kurang dari satu tahun.
Senin, 23 Mar 2026 18:30
Sulsel
IKA SMAN 2 Maros Sukses Gelar Buka Puasa Bersama dan Diskusi Alumni
IKA SMAN 2 Maros menggelar buka puasa bersama dan diskusi alumni yang dilaksanakan di dua tempat, yaitu Aula Panti Al-Mubarak dan Warkop Labaka.
Senin, 16 Mar 2026 09:19
News
Sekolah Tahfidz Bertaraf Internasional Dibuka di Maros, Kuota Hanya 144 Siswa
Melanjutkan kiprah delapan tahun di dunia pendidikan Islam, Ranu Harapan Islamic School kembali menghadirkan lembaga pendidikan baru bertaraf internasional melalui Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIBS).
Minggu, 22 Feb 2026 16:22
News
Rapat Perdana, Ramli Rahim Cek Persiapan Panitia Mubes IKA Unhas
Musyawarah Besar Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) segera akan digelar. Rencananya, ajang empat tahunan ini digelar 27 hingga 28 April 2026 mendatang.
Senin, 09 Feb 2026 21:22
News
RHIS Hadirkan Islamic International Boarding School di Maros
Setelah delapan tahun berkiprah dan mencetak berbagai prestasi di dunia pendidikan Islam, Ranu Harapan Islamic School kembali memperluas kontribusinya dengan menghadirkan lembaga pendidikan baru bernama Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIBS).
Rabu, 21 Jan 2026 08:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persis Amankan Poin Krusial dari PSM Makassar, Milo Akui Berat Bermain di Parepare
2
Etno Adventure Ajak Anak Pesisir Paotere Lestarikan Budaya Lewat Permainan Tradisional
3
Kasus Curanmor di Jeneponto Terbongkar, Pelaku Utama Ditangkap di Kelara
4
Jelang Makassar Half Marathon 2026, Munafri Ajak Warga Rutin Lari Tiap Akhir Pekan
5
Spirit Jogja Harus Lahir Kembali, IKAJO Sulsel Formulasikan Kekuatan Alumni
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persis Amankan Poin Krusial dari PSM Makassar, Milo Akui Berat Bermain di Parepare
2
Etno Adventure Ajak Anak Pesisir Paotere Lestarikan Budaya Lewat Permainan Tradisional
3
Kasus Curanmor di Jeneponto Terbongkar, Pelaku Utama Ditangkap di Kelara
4
Jelang Makassar Half Marathon 2026, Munafri Ajak Warga Rutin Lari Tiap Akhir Pekan
5
Spirit Jogja Harus Lahir Kembali, IKAJO Sulsel Formulasikan Kekuatan Alumni