Tatap Pemilu 2029, PKS Makassar Mulai Pemetaan Kekuatan dan Rekrut Caleg Baru
Selasa, 07 Apr 2026 10:38
Ketua DPD PKS Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso. Foto: SINDO Makassar/Dok
MAKASSAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Makassar mulai memanaskan mesin partai sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan struktur organisasi dan memperkuat basis massa hingga tingkat akar rumput. PKS Makassar juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pemilu sebelumnya serta memetakan kekuatan di 15 kecamatan di Kota Makassar.
Ketua DPD PKS Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, mengatakan pihaknya saat ini fokus pada penguatan struktur di tengah dinamika regulasi pemilu.
"Tapi kami belum mendapatkan kejelasan terkait dengan hal itu karena masih secara umum digambarkan, belum secara ada aturan yang detail tentang bagaimana setelah 2029 itu apakah dilanjutkan saja," ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia juga menyoroti aspek teknis terkait komposisi kader yang akan diusung pada kontestasi mendatang. Menurutnya, masih diperlukan kejelasan apakah penentuan kader sepenuhnya menjadi kewenangan internal partai atau akan diatur melalui regulasi baru.
"Tahun ini adalah tahun bagaimana mencari nama-nama kandidat untuk menempati dapil masing-masing sehingga kita sudah berjalan masalah pencalegan dini di setiap dapil yang ada," jelasnya kepada wartawan.
Di tengah ketidakpastian regulasi, PKS Makassar tetap memprioritaskan penguatan internal melalui program K2 dan P2 yang berfokus pada pengembangan kader dan sistem kaderisasi.
"Sehingga nanti di tahun politik mesin ini bekerja sesuai dengan kader, penambahan kader-kader di lapangan dan tentu pelayanan publik yang kami maksud itu adalah pelayanan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat paling rendah sehingga kita nantinya agak tidak terlalu panjang bekerja dalam proses Pemilu 2029 karena mesin kita sisa hidupkan dan mereka akan bekerja sesuai dengan teritori masing-masing," bebernya.
Meski Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi, PKS Makassar telah membuka penjaringan bakal calon legislatif (caleg) secara terbuka. Sejumlah nama, termasuk figur dengan perolehan suara signifikan pada pemilu sebelumnya, disebut telah mendaftar.
"Tahun ini sudah ada bahkan beberapa politisi yang punya suara-suara kemarin cukup bagus itu sudah mendaftar dan kita memang sudah membuka selebar-lebarnya kepada masyarakat Kota Makassar yang ingin bergabung dalam proses pencalegan. Sebenarnya sudah jalan, sudah beberapa nama yang masuk," ungkapnya.
Selain itu, PKS Makassar juga tengah mengkaji kader yang telah menjabat dua periode di DPRD Kota Makassar untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah tetap bertarung di tingkat kota atau mendapat penugasan lain.
"Sehingga kan intinya ini penambahan kursi, jangan sampai kita naikkan juga di kota yang kosong, kursi yang ditinggalkan ini kan juga menjadi bumerang. Alangkah bagusnya kalau dia masih di situ dan bertambah lagi kursi yang ada di situ," terangnya.
Dalam waktu dekat, PKS Makassar juga akan menggelar kegiatan halalbihalal sebagai tindak lanjut instruksi pengurus pusat. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi pengurus, kader, dan simpatisan usai Idulfitri.
"Setelah melakukan lagi puasa Syawal, kita ada kegiatan halal bihalal bersama kader yang sifatnya tentu bersifat silaturahim dan mungkin secara acara family gathering yang membawa anak-anak dan keluarga," kata Andi Hadi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan dikemas lebih santai untuk mempererat hubungan emosional antarkader dan keluarga besar partai.
"Sehingga ada ikatan persaudaraan yang tentu bukan hanya secara acara formalitas yang selalu kita adakan, tetapi berwisata untuk saling kenal-mengenal di antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain, penting untuk kita lakukan," pungkasnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan struktur organisasi dan memperkuat basis massa hingga tingkat akar rumput. PKS Makassar juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pemilu sebelumnya serta memetakan kekuatan di 15 kecamatan di Kota Makassar.
Ketua DPD PKS Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, mengatakan pihaknya saat ini fokus pada penguatan struktur di tengah dinamika regulasi pemilu.
"Tapi kami belum mendapatkan kejelasan terkait dengan hal itu karena masih secara umum digambarkan, belum secara ada aturan yang detail tentang bagaimana setelah 2029 itu apakah dilanjutkan saja," ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia juga menyoroti aspek teknis terkait komposisi kader yang akan diusung pada kontestasi mendatang. Menurutnya, masih diperlukan kejelasan apakah penentuan kader sepenuhnya menjadi kewenangan internal partai atau akan diatur melalui regulasi baru.
"Tahun ini adalah tahun bagaimana mencari nama-nama kandidat untuk menempati dapil masing-masing sehingga kita sudah berjalan masalah pencalegan dini di setiap dapil yang ada," jelasnya kepada wartawan.
Di tengah ketidakpastian regulasi, PKS Makassar tetap memprioritaskan penguatan internal melalui program K2 dan P2 yang berfokus pada pengembangan kader dan sistem kaderisasi.
"Sehingga nanti di tahun politik mesin ini bekerja sesuai dengan kader, penambahan kader-kader di lapangan dan tentu pelayanan publik yang kami maksud itu adalah pelayanan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat paling rendah sehingga kita nantinya agak tidak terlalu panjang bekerja dalam proses Pemilu 2029 karena mesin kita sisa hidupkan dan mereka akan bekerja sesuai dengan teritori masing-masing," bebernya.
Meski Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi, PKS Makassar telah membuka penjaringan bakal calon legislatif (caleg) secara terbuka. Sejumlah nama, termasuk figur dengan perolehan suara signifikan pada pemilu sebelumnya, disebut telah mendaftar.
"Tahun ini sudah ada bahkan beberapa politisi yang punya suara-suara kemarin cukup bagus itu sudah mendaftar dan kita memang sudah membuka selebar-lebarnya kepada masyarakat Kota Makassar yang ingin bergabung dalam proses pencalegan. Sebenarnya sudah jalan, sudah beberapa nama yang masuk," ungkapnya.
Selain itu, PKS Makassar juga tengah mengkaji kader yang telah menjabat dua periode di DPRD Kota Makassar untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah tetap bertarung di tingkat kota atau mendapat penugasan lain.
"Sehingga kan intinya ini penambahan kursi, jangan sampai kita naikkan juga di kota yang kosong, kursi yang ditinggalkan ini kan juga menjadi bumerang. Alangkah bagusnya kalau dia masih di situ dan bertambah lagi kursi yang ada di situ," terangnya.
Dalam waktu dekat, PKS Makassar juga akan menggelar kegiatan halalbihalal sebagai tindak lanjut instruksi pengurus pusat. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi pengurus, kader, dan simpatisan usai Idulfitri.
"Setelah melakukan lagi puasa Syawal, kita ada kegiatan halal bihalal bersama kader yang sifatnya tentu bersifat silaturahim dan mungkin secara acara family gathering yang membawa anak-anak dan keluarga," kata Andi Hadi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan dikemas lebih santai untuk mempererat hubungan emosional antarkader dan keluarga besar partai.
"Sehingga ada ikatan persaudaraan yang tentu bukan hanya secara acara formalitas yang selalu kita adakan, tetapi berwisata untuk saling kenal-mengenal di antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain, penting untuk kita lakukan," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
FGD KPU RI di Gowa, Husniah Soroti Peran SDM dalam Kualitas Pemilu
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kompetensi SDM berbasis Learning Management System (LMS) yang diselenggarakan oleh KPU RI.
Rabu, 01 Apr 2026 16:57
News
Ramadan 2026, PKS Makassar Fokus Penguatan Kader dan Syiar
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kota Makassar menyiapkan rangkaian program Ramadan 2026 yang berfokus pada penguatan kader, keluarga, dan syiar di tengah masyarakat.
Sabtu, 21 Feb 2026 05:13
News
Struktur Diperkuat, PKS Makassar Incar 10 Kursi DPRD pada Pemilu Mendatang
DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di lantai 6 Hotel Karebosi Condotel, Jalan Jenderal M. Yusuf, Kota Makassar, Minggu (7/12/2025).
Minggu, 07 Des 2025 15:56
Sulsel
Bawaslu Jeneponto Gelar Evaluasi Penguatan Kelembagaan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Penguatan Kelembagaan dengan tema “Struktur Penyelenggara Adhoc”.
Sabtu, 01 Nov 2025 13:13
Sulsel
Bawaslu Gowa Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu, Sepakat Perkuat Kelembagaan
Bawaslu Gowa menggelar kegiatan fasilitasi dan pembinaan penguatan kelembagaan pemilu di Hotel Four Point by Sheraton Makassar pada Jumat (08/08/2025).
Jum'at, 08 Agu 2025 11:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Anshar Dorong Penyatuan KNPI di Daerah, Bulukumba Jadi Awal
2
Himatik FT-UNM Gelar Upgrading, Tingkatkan Kompetensi Pengurus 2025–2026
3
Agya Stylix Makin Digemari Anak Muda, Penjualan Terus Melonjak
4
Pimpin FT UMI, Prof St Maryam Prioritaskan Digitalisasi dan Akreditasi Unggul
5
Spanduk Misterius Usut Korupsi Pupuk Subsidi Rp6 Miliar Terpasang di Kejari Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Anshar Dorong Penyatuan KNPI di Daerah, Bulukumba Jadi Awal
2
Himatik FT-UNM Gelar Upgrading, Tingkatkan Kompetensi Pengurus 2025–2026
3
Agya Stylix Makin Digemari Anak Muda, Penjualan Terus Melonjak
4
Pimpin FT UMI, Prof St Maryam Prioritaskan Digitalisasi dan Akreditasi Unggul
5
Spanduk Misterius Usut Korupsi Pupuk Subsidi Rp6 Miliar Terpasang di Kejari Jeneponto